Jokowi Sediakan 1,2 Juta Sambungan Listrik Gratis Bagi Warga Miskin

2 menit
Shutterstock
Shutterstock

Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyiapkan sekitar satu juta sambungan listrik gratis. Layanan tersebut diperuntukkan bagi penduduk miskin yang belum tersambung listrik di tahun ini.

Bantuan layanan dasar ini diharapkan dapat meningkatan rasio elektrifikasi nasional hingga 99,9 persen di 2019. Untuk membiayai pemasangan tersebut, akan ada tambahan penyertaan modal negara bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN) sekitar Rp 6 triliun.

“Jumlahnya kira-kira 1,2 juta sambungan baru khusus bagi warga yang kurang mampu,” kata Jonan seperti dikutip dari katadata.co.id.

Jumlah sambungan tersebut kemungkinan masih bertambah dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM. Dari daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) di Kementerian ESDM kemungkinan akan ada 100.000-150.000 sambungan atau layanan penerangan.

Gak hanya itu, ada bantuan dari program corporate social responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Ibu Rini Soemarno, Menteri BUMN, sudah sepakat tentang hal itu,” ujar Jonan.

Kolaborasi Antar BUMN

Adapun BUMN yang terlibat dalam program ini di antaranya PLN, Perum Bulog, Jamkrindo, Pegadaian, Semen Indonesia, dan Dahana. Lalu ada Perhutani, BRI, Pindad, Telkom, dan Telkomsel, BNI, Airnav, Askrindo, dan Waskita.

Kemudian PTPN III Holding (PTPN VIII), Jasa Marga, Jasa Raharja, Jasindo, Biofarma, KAI, dan Hutama Karya. Tak ketinggalan pula Telkomsel, Pertamina, Mandiri, Angkasa Pura 2, Pelindo 2, BTN, PIHC, WIKA, PP, PGN, Antam, Taspen, ASDP dan POS.

Jonan mengatakan, pemberian sambungan gratis bagi wilayah tertentu merupakan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan pemerataan energi. “Berpikirnya bukan untung-rugi, tapi pemerataan pembangunan yang lebih baik,” ujar dia.

Pemberian bantuan tersebut merupakan layanan dasar dari pemerintah kepada masyarakat. Harapannya, dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan rasio elektrifikasi nasional yang ditargetkan sebesar 99,9 persen di 2019. Dan Jonan pun optimistis target ini tercapai.

Seperti kita ketahui, listrik masih menjadi masalah mendasar di Indonesia. Belum semua masyarakat teraliri listrik, karena tidak meratanya infrastruktur dan jaringan. Dengan adanya program ini diharapkan semua rumah warga dapat merasakan manfaat energi listrik kedepannya.

 

Ayyi Hidayah
Ayyi Hidayah

Pecinta film yang senang berinvestasi. Menulis merupakan passion, menjadi perencana investasi merupakan panggilan hati

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan