Rizal Ramli Ramalkan Ekonomi, Prediksi 3 Ekonom Ini Pernah Terbukti Gagal

3 menit
Prediksi ahli ekonomi gak selalu benar (Shutterstock).
Prediksi ahli ekonomi gak selalu benar (Shutterstock).

Banyak orang sepakat kalau ekonomi itu penuh dengan ketidakpastian. Walaupun begitu, ada aja ahli ekonomi yang mencoba memprediksi seperti apa kondisi ekonomi di masa yang akan datang. Tujuannya sih baik, yaitu agar orang-orang bersiap dengan kondisi tersebut.

Seperti yang baru-baru ini diberitakan, Rizal Ramli meramalkan ekonomi Indonesia bakal nyungsep. Prediksi yang disampaikan pada Senin (12/8) ini memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia cuma mencapai 4,5 persen.

Prediksi ahli ekonomi Indonesia tersebut tentu aja bertolak belakang dengan target yang pengin dicapai Pemerintah sebesar 5,2 persen. Bagi Rizal Ramli, prediksinya tersebut dibuat berdasarkan pengamatannya terhadap indikator ekonomi.

Walaupun Rizal Ramli punya prediksi ekonomi yang demikian, kita pastinya gak mau kalau hal itu sampai terjadi. Soalnya efek dari melemahnya ekonomi itu menjalarnya ke mana-mana, termasuk ke hajat hidup orang banyak.

Menariknya nih sejarah pernah mencatat beberapa prediksi ekonomi yang gagal total alias meleset. Prediksi ini bukan dibuat sembarang orang, melainkan mereka yang berstatus sebagai ahli ekonomi.

Penasaran siapa ahli ekonomi yang pernah buat prediksi yang meleset? Dikutip dari Foundation for Economic Education, berikut ini ulasannya.

1. Irving Fisher pernah mengatakan harga saham sedang meningkat dan terus berlanjut sebelum crash 1929

Ahli Ekonomi
Irving Fisher

Nama Irving Fisher dikenal sebagai sosok ahli ekonomi kenamaan pada pertengahan abad ke-20. Gak heran kalau pernyataannya menjadi perhatian saat itu.

Banyak sumbangsih yang diberikannya terhadap dunia ekonomi. Mulai dari hubungan antara inflasi dan suku bunga, penggunaan indeks harga, konsep persamaan Fisher, hingga hipotesis Fisher.

Sayangnya, pernyataannya yang mengatakan pasar saham sedang boom dan memprediksi harga saham bakal terus naik rupanya gak menjadi kenyataan. Beberapa hari kemudian setelah pernyataan tersebut disampaikan, harga saham rontok yang dikenang sebagai crash 1929.

2. Ravi Batra prediksi adanya depresi hebat pada tahun 1990-an di Amerika Serikat

Ahli Ekonomi
Ravi Batra

Buku dengan judul The Great Depression of 1990 yang terbit pada tahun 1985 membuat sosok Ravi Batra terkenal. Ahli ekonomi berdarah India – Amerika Serikat ini mengungkapkan prediksinya kalau krisis ekonomi hebat bakal melanda Amerika Serikat pada tahun 1990-an.

Memasuki tahun 1990-an, prediksi yang dibuat Ravi Batra gak menjadi kenyataan. Sepanjang tahun 1990-an, pertumbuhan ekonomi sedang berada dalam kondisinya yang kuat dan relatif stabil. Malahan pasar saham Amerika Serikat tumbuh dalam angka 18 persen per tahun.

3. Alan Greenspan mengklaim suku bunga bakal dua digit

Ahli Ekonomi
Alan Greenspan

Lewat memoar yang berjudul The Age of Turbulence: Adventures in a New World, Alan Greenspan membuat klaim kalau suku bunga bakal berada di angka dua digit. Memoar tersebut diterbitkan pada September 2007. 

Menurut ahli ekonomi ini, bank sentral Amerika Serikat, The Fed, mau gak mau menaikkan suku bunga secara drastis sebagai akibat inflasi yang menekan hebat. Namun, setahun kemudian prediksi ini gak terbukti karena suku bunga The Fed berada di posisi terendah mendekati nol.

Itu tadi beberapa ahli ekonomi yang tercatat dalam sejarah pernah membuat prediksi yang hasilnya meleset. Membuat prediksi ekonomi boleh-boleh aja. Namun, kalau prediksi tersebut memperkirakan kemungkinan terburuk, tentu hal tersebut sangat gak kita harapkan. Setuju? (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!