Jangan Takut! 3 Kendaraan Ini Masih Aman Minum Bensin Premium

3 menit
Kendaraan sedang isi bensin premium (Shutterstock).

Harga BBM Pertamina emang sudah turun jadi lebih murah, itu artinya bensin Premium yang termurah bakal lebih turun lagi. Dulu Rp 7 ribu sekarang cuma Rp 6.450.

Sejatinya, BBM murah yang satu ini punya nilai oktan 88. Dan gak jarang disebutkan bahwa BBM bersubsidi ini memang gak baik buat mobil penumpang karena bisa merusak komponen.

Tapi kenyataannya, gak sedikit kok motor atau mobil di Indonesia yang masih sah menenggak premium. Dan konsumen dari BBM ini juga masih banyak.

Ingin tahu jenis-jenis kendaraan seperti apa yang masih boleh menenggak bensin Premium? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: Gaya Traveling Turis Indonesia Ternyata Lebih Suka Meluangkan Waktu untuk Bersantai

1. Mobil yang diproduksi di bawah tahun 2000 hingga mobil jadul

Great Corolla (Mobil123.com).

Sejak tahun 2003, Indonesia menerapkan standar emisi Euro 2. Tunggu deh, maksudnya Euro itu apa sih? Mata uang atau makanan apa?

Jadi gini, Euro 1 itu mengharuskan mesin diproduksi dengan teknologi yang cuma bisa menerima BBM tanpa timbal. Timbal sendiri adalah senyawa kimia yang dijadikan aditif dalam BBM untuk meningkatkan BBM.

Sedangkan Euro 2, untuk mobil diesel diharuskan menggunakan BBM dengan kadar sulfur di bawah 550 PPM. Intinya ya makin tinggi Euronya, kualitas BBMnya harus makin bersih.

Itu sebabnya mengapa cuma mobil di bawah tahun 2000 saja yang masih layak minum bensin Premium. Bisa dibilang sejak 2003, sudah gak ada lagi mobil baru yang bensinnya cocok pakai premium.

Kalau kamu punya Kijang kotak, Nissan Terrano tahun 1990-an, atau Great Corolla, mungkin gak masalah deh mobil-mobil itu menggunakan premium.

Baca juga: Gak Pengin Keluar Bujet Lebih, Ini Tips Hemat Wisata di Singapura

2.Motor injeksi

Motor injeksi (Kemudiku.com).

Banyak pihak yang bilang kalau motor injeksi sama sekali gak boleh menenggak premium. Anggapan it gak mesti benar, namun bukan berarti sah-sah saja untuk pakai premium setiap hari di motor ya.

Sejatinya, menggunakan bensin premium di motor injeksi masih aman asalkan kamu sudah memeriksa perbandingan kompresinya.

Selama rasio kompresinya masih 9,2 : 1 sebenarnya masih aman-aman saja. Tapi kalau sudah 10:1, tentu tenaga motor itu gak akan jadi optimal jika meminum premium.

Tapi kalau dipikir-pikir, motor itu kan tangki bensinnya juga gak besar. Gak rugi dong pastinya untuk berinvestasi dengan membeli BBM yang lebih berkualitas daripada premium. Itung-itung biar performa motor juga gak terganggu di kemudian hari.

Baca juga: 5 Shio yang Paling Mujur di Tahun 2019 Ini, Kamu Salah Satunya?

3. Motor jadul

Motor Jadul (Kaskus).

Kalau beberapa motor modern dinilai masih aman menenggak bensin premium, motor jadul justru disarankan meminum bensin ini. Jadul itu dalam artian benar-benar produksi lama ya seperti BSA, dan kawan-kawan.

Sejatinya bensin ini memang pas dipakai di motor lawas yang bermesin karburator. Selain itu kompresi motor jadul juga umumnya rendah. Lagipula motor jadul juga rata-rata jarang sekali dipakai operasional bukan. Gak kayak motor-motor sehari-hari.

Itulah jenis-jenis kendaraan yang dinilai aman untuk menenggak bensin premium. Sejatinya kendaraan baru pun bisa menenggak bensin ini asal jangan kebiasaan.

Mau gimana juga, bensin ini gak bakal meningkatkan performa mobilmu. Kalau yang terjadi malah sebaliknya justru kamu yang rugi bukan. (Editor: Winda Destiana Putri).

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.