4 Ide Bisnis Ramadan Inovatif yang Jarang Terpikirkan

Ide-Bisnis

Kebanyakan ide bisnis Ramadan cuma jual ini-itu yang berkaitan dengan bulan penuh hikmah ini. Kenapa gak coba peruntungan buka bisnis yang beda?

Siapa tahu jadi tren dan bisa sukses karena gak ada pesaing. Keputusan mengambil jalan lain alias inovasi kadang diperlukan agar gak terjebak dalam kejumudan yang berujung menghambat kesuksesan.

Bisnis pada bulan Ramadan toh bisa dijalankan sebagai sampingan. Dengan demikian, risiko merugi karena mencoba bisnis yang beda bisa diminimalkan.

Berikut ini ide bisnis Ramadan inovatif yang bisa dipraktikkan:

[Baca: 4 Ide Bisnis Ramadan Buat Mahasiswa yang Kepentok Modal]

1. Katering buat buka puasa bersama

ide-bisnis
Fokusnya ke bukber di komunitas kecil saja, jangan langsung nembusin perusahaan atau kantor pemerintah (malesbanget.com)

Bisa bersama keluarga atau teman, tawarkan jasa katering buat yang mau buka puasa bersama di rumah, lingkungan, komunitas, atau kantor. Seperti katering biasa saja, tapi yang dijual khusus paket buka puasa.

Tawarkan paket paling ekonomis buat komunitas kecil, misalnya bekas geng sekolah yang mau reunian bareng keluarga sambil buka puasa bersama. Orangnya bisa jadi sedikit. Tapi, kalau puas, mereka bisa menyebarkannya dari mulut ke mulut sehingga pelanggan lebih banyak.

Selain untuk kelompok, tawarkan juga menu paket buka puasa buat individu. Misalnya buat anak kos di sekitar rumah kalau ada.

Menu buka puasa tak perlu yang terlalu banyak menguras tenaga dan modal. Salah satu contohnya adalah nasi goreng, yang bisa dimasak bersama untuk beberapa piring.

Bisa juga menu dengan kuah, seperti soto, gule, atau sop, yang bisa dimasak dalam jumlah besar sekaligus. Menu utama itu tinggal dilengkapi dengan pendamping, seperti ayam goreng, tahu/tempe, kerupuk, hingga kue takjil dan minuman segar.

2. Juru masak pribadi

ide-bisnis
Bisa juga membentuk kelompok kecil untuk menjalankan bisnis Ramadan ini (tribunnews)

Beberapa keluarga, khususnya sang ibu, sulit menyiapkan menu sahur dan buka. Bisa jadi karena kesibukan kerja atau hal lainnya. Tawarkan jasa membuat masakan ke mereka pada jam itu. Bisa bikin menu harian, mingguan, dan full selama Ramadan.

Ide bisnis ini mirip dengan yang pertama. Tapi, kamu bisa sendirian menjalankannya dengan syarat hanya memilih sejumlah kecil keluarga saja. Misalnya hanya dua keluarga yang dilayani.

Tenaga bisa jadi terkuras, tapi margin keuntungan bisa dinikmati sendiri. Untuk menyiasatinya, tawarkan menu dengan bahan baku hampir serupa.

Misalnya orak-arik dan sop. Keduanya sama-sama menggunakan buncis, wortel, dan daging ayam. Jadi, tak perlu keluar terlalu banyak modal dan bisa menghemat tenaga karena bisa memproses dua masakan sekaligus.

[Baca: Bisnis Ramadan: Mau Nambah Penghasilan Selama Puasa? Coba 5 Bisnis Dadakan dengan Modal di Bawah Rp 5 Juta Ini]

3. Pengepul mobil rental tambahan

ide-bisnis
Makin banyak mobil yang terkumpul, makin gede peluang untung (assarent.co.id)

Bulan Ramadan adalah masanya ramai-ramai pulang kampung alias mudik. Kamu bisa menjadikan momen ini sebagai sarana untuk menambah penghasilan dengan jadi pengepul mobil rental tambahan.

Kerjanya adalah mengumpulkan orang-orang yang mau menyewakan mobilnya yang menganggur ke rentalan. Tapi harus dipastikan kredibilitas rentalan mobilnya agar gak diselewengkan, soalnya itu mobil orang.

Gak perlu minta pemilik mobil menyerahkannya untuk disimpan di halaman atau pul pengusaha rental. Cukup minta nomor ponselnya. Nantinya, ketika ada yang mencari sewa mobil, barulah kamu menghubunginya untuk mengkonfirmasi ketersediaan mobil.

Kamu bisa ngutip dari dua pihak sekaligus, yakni pemilik mobil dan pengusaha rental. Untuk menghindari hal-hal yang gak diinginkan dan demi transparansi, jelaskan kutipan yang kamu harapkan dari awal.

Dengan begitu, tak ada rasa saling curiga di antara pihak-pihak yang terlibat  dalam bisnis Ramadan ini. Gak perlu keluar modal, hanya waktu dan tenaga untuk mendapatkan pemilik mobil yang mau menyewakan kendaraan itu.

4. Antar-jemput yang mau mudik

ide-bisnis
Telat satu menit saja bisa bikin pemudik yang hendak diantar kelojotan. Makanya, manajemen waktu penting dalam hal ini (ekonomi.kompas)

Tanyakan ke kenalan, tetangga, atau rekan kerja yang punya rencana mudik pakai angkutan umum sekeluarga. Tawarkan diri jadi pengantar dan penjemput ke stasiun, terminal, atau bandara buat mereka daripada pakai taksi atau online yang bisa jadi susah dapetnya dan tarifnya lebih mahal.

Dalam sehari, pemudik bisa jadi lebih dari satu. Atur waktu dengan baik sehingga gak telat mengantar mereka. Perhitungkan kemacetan di jalan raya, misalnya dengan menggunakan aplikasi Google Maps, Waze, atau yang sejenis untuk melihat kondisi lalu lintas terkini dan alternatif jalan yang bisa digunakan.

Butuh nyali dan tekad kuat untuk mencoba ide bisnis Ramadan yang inovatif di atas. Selain jarang terpikirkan, mungkin ada keraguan atau bahkan cibiran karena bisnis tersebut gak lazim dijalankan.

Insting dan potensimu sebagai pebisnis bisa dilihat dari respons terhadap hal-hal itu. Jika yakin bisa, tentu dengan strategi matang yang sudah disusun, coba saja jalankan dulu.

Ingat petuah mendiang Bob Sadino yang terkenal, ide bisnis yang potensinya bagus adalah yang dijalankan, bukan dibicarakan. Artinya, kita tak bakal tahu bagaimana hasil dari suatu bisnis jika kita tak kunjung menjalankannya.

[Baca: Bisnis Ramadan: Cari Usaha yang Gak Cuma Laku Pas Ramadan? Bisnis Katering Rumahan Jawabannya!]

 

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong