Tolak Hidup Miskin dengan Deretan Investasi Masa Depan Berikut Ini

4 menit
Saham, merupakan investasi masa depan
Saham, merupakan investasi masa depan (Shutterstock)

Kesuksesan bisa diraih dengan melakukan investasi masa depan. Lebih dari itu, berinvestasi malah bisa menghindarkan kamu dari nasib menjadi orang miskin lho.

Cukup banyak kok orang-orang yang terbukti bikin hidupnya jadi mapan berkat investasi masa depan. Lagi pula berinvestasi itu menjadi cara buat memenuhi tujuan-tujuan finansial.

Itulah kenapa banyak perencana keuangan atau financial planner sering menyarankan siapa aja buat berinvestasi. Sebab melakukan investasi sama aja dengan mengamankan finansial.

Tentu aja kamu gak mau kan kalau sampai mengalami kebangkrutan ataupun finansialmu gak ada peningkatan sama sekali? Di sinilah investasi masa depan membantumu terhindar dari kondisi buruk hingga buka jalan buat kamu mencapai kebebasan finansial (financial freedom).

Nah, apa aja sih investasi-investasi masa depan itu? Dikutip dari Forbes, berikut ini adalah beberapa pilihan investasi yang dianjurkan buat dilakukan.

Baca juga: Menelisik Lebih Jauh Keuntungan Apple Card, Kartu Kredit yang Ditanam pada iPhone

1. Berinvestasi dalam karier menjadi pilihan terbaik 

Berkarier merupakan investasi masa depan
Berkarier (Shutterstock).

Soal ke depannya kamu bisa berhasil atau gagal dalam hidup sebenarnya tergantung dari karier yang kamu jalani. Ini pun masih belum cukup kalau dari kamu sendiri gak berupaya buat meningkatkan potensi yang dimiliki saat ini.

Makanya berinvestasi dalam karier adalah pilihan investasi masa depan yang harus dapat prioritas. Terus gimana caranya berinvestasi dalam karier?

Seperti yang kamu tahu, berkembangnya karier seseorang dipengaruhi penguasaan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki orang tersebut. Biasanya nih perkembangan karier diikuti juga dengan peningkatan penghasilan lho.

Itulah kenapa pentingnya mengikuti pelatihan atau kuliah, kursus online, hingga membaca buku agar kemampuan dan pengalaman yang dimiliki meningkat. Jadi, mulai dari sekarang sisihkan deh pendapatan yang kamu punya demi mendapatkan ilmu yang lebih banyak lagi.

2. Berinvestasi di kesehatan supaya rekening gak kebobolan

Asuransi kesehatan merupakan investasi masa depan
Memiliki asuransi kesehatan (Shutterstock).

Kesehatan itu mahal harganya. Saking mahalnya, orang-orang yang selesai berobat biasanya kepalanya sakit lho. Gara-garanya uangnya dalam rekening terkuras banyak buat beli obat.

Walaupun ada yang bilang sekarang udah enak berkat adanya BPJS Kesehatan atau asuransi kantor, namanya sakit tetap aja gak enak. Lagi pula pakai BPJS Kesehatan itu ribetnya minta ampun. Sementara pakai asuransi kesehatan, kita masih dibebani dengan tambahan biaya.

Semua itu gak bakal kamu alami selama kesehatan terjaga dengan baik. Caranya mudah kok. Cukup memakan asupan sehat yang kaya gizi, hindari gaya hidup yang gak sehat, dan rutin melakukan olahraga. Mudah bukan menjaga kesehatan itu?

Baca juga: Pekerjaan dengan Gaji Tinggi yang Cocok Untuk Orang Introvert, Kamu Tertarik?

3. Berinvestasi di deposito hingga emas buat menyimpan dana darurat

Emas, merupakan investasi masa depan
Investasi emas (Shutterstock).

Sebaiknya, dana darurat yang kamu punya jangan seluruhnya disimpan di rekening tabungan. Meskipun pengambilannya mudah, dana yang kamu miliki gak berkembang dengan signifikan lho.

Daripada dana darurat yang kamu miliki segitu-segitu aja nilainya, mendingan disimpan di deposito atau emas agar ada peningkatannya sekalipun gak sebanyak saham ataupun reksa dana.

Kenapa deposito atau emas? Kenapa gak saham atau reksa dana? Sebab risiko deposito atau emas gak sebesar saham ataupun reksa dana.

Cuma nih jangan berharap untung gede dari deposito atau emas. Ini karena tujuannya menyimpan di kedua instrumen tersebut supaya uangmu aman dari inflasi.

Nah, menyimpan dana darurat ke deposito atau emas juga jangan seluruhnya. Ambil 50 persennya aja buat disimpan di deposito atau emas. Sisanya lagi biarkan di rekening bank agar kalau sewaktu-waktu dibutuhkan, mudah mengambilnya.

4. Sisihkan 20 persen penghasilan buat investasi di saham, reksa dana, hingga P2P lending

Saham, merupakan investasi masa depan
Investasi saham (Shutterstock).

Selain dana darurat, kamu juga perlu memiliki investasi masa depan dengan menabung dalam bentuk saham ataupun reksa dana. Berinvestasi di kedua instrumen tersebut jelas untungnya lebih menggiurkan ketimbang di deposito ataupun emas.

Kalau di deposito bunga yang kamu peroleh rata-rata 6 persen setahun, di saham ataupun reksa dana kamu bisa mendapat return hingga 20 persen per tahun lho. Namun, kamu juga perlu tahu, berinvestasi saham atau reksa dana merupakan investasi yang berisiko tinggi.

Di sinilah kamu perlu paham dasar-dasar investasi saham ataupun reksa dana. Minimal kamu paham apa itu analisis fundamental ataupun teknikal.

Gak cuma saham atau reksa dana, kamu juga bisa memanfaatkan keberadaan peer to peer lending atau P2P lending. Di instrumen ini kamu bisa meraih return hingga 18 persen per tahun. Sama seperti saham atau reksa dana, instrumen investasi ini juga punya risiko.

Karena ada risiko, bukan berarti kamu jadi ogah berinvestasi ya. Satu hal yang harus kamu tahu hampir semua investasi uang itu ada risikonya. Tinggal disesuaikan aja.

Baca juga: Hati-Hati! 5 Kebiasaan Buruk Ini Menjadi Penyebab Munculnya Utang Lho

Kalau kamu mau untung banyak, bersiaplah tanggung risikonya yang besar. Sebaliknya, investasi dengan risiko yang kecil memberi untung yang kecil.

Nah, udah tahu kan sekarang apa aja pilihan investasi masa depan yang perlu dimiliki kalau gak mau kere? Tinggal kemauan dari kamu aja nih buat menjalankannya. Kalau dilakukan dengan niat sungguh-sungguh, niscaya kamu bakal raih yang namanya financial freedom. (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan