4 Sumber Kekayaan Hotman Paris yang Bikin Duitnya Gak Abis-Abis

2 menit

Kekayaan Hotman Paris emang bikin banyak orang keki. Belum lagi pemberitaan soal dia yang baru-baru ini kabarnya melamar artis Nafa Urbach pakai mobil mewah Lamborghini. Duh, bikin kita iri banget deh.

Emang sih soal lamaran itu guyonan aja. Tapi kekayaannya gak becanda lho. Hotman Paris emang bener-bener kaya. Banyak dari kita, dan mungkin juga kamu, yang bertanya-tanya dari mana sih sumber kekayaan pengacara kondang ini.

Buat kamu yang penasaran dari mana aja sumber kekayaan Hotman Paris, yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Pengacara

Top Singapore Magazine! Mr. Hot Hot Man.

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on

Nama Hotman Paris mulai dikenal masyarakat luas waktu dia menangani kasus perusahaan pailit alias bangkrut waktu krisis moneter tahun 1998. Sebelum itu, pria berusia 58 tahun ini diketahui emang udah menangani banyak kasus di luar negeri.

Sejak menangani kasus krisis moneter itu, Hotman Paris pun mulai dipercaya banyak orang, terutama perusahaan-perusahaan yang terancam gulung tikar.

Keberhasilannya menangani berbagai kasus berat bikin namanya kian melejit dan tentu aja bayarannya pun semakin tinggi.

Sekarang Hotman Paris memasang tarif buat satu kasus minimal US$ 100 ribu atau setara Rp 1,3 miliar. Bahkan, pengacara tiga orang anak ini pernah menangani kasus tambang dan ia dapat bayaran sampai US$ 12 juta atau sekitar Rp 165 miliar.

Coba kamu bayangkan kalau dalam satu tahun ia menangani tiga hingga lima kasus besar aja. Berapa penghasilan yang ia dapatkan? Banyak banget, kan?

Meski gitu, gak jarang juga lho Hotman Paris gak memungut biaya sama sekali saat menangani kasus. Syaratnya, jika ia merasa kalau kasus itu emang wajib ditangani dan klien bukan orang berduit.

[Baca: Suka Gaya Hidup Mewah Kayak Pengacara Setnov ya Monggo, Asal…]

2. Ruko

Hasil bangun subuh jam 3 tiap hari! Orang Batak bilang "seperti rezeki pig di pagi subuh"! Saat banyak masih tidur dengan selingkuhannya tapi Hotman sudah berangkat kerja! Aku 10 tahun jadi asisten banyak lawyer bule dan 10 tahun Hotman jadi bosnya lawyer bule! Apakah salah aku beli mobil mewah dari hasil kerja kerasku? Kenapa anda bilang foolish? Setiap aku beli mobil mewah berarti miliyaran rupiah aku bayar pajak ke negara? Anda yg kritik aku udah berbuat apa ke negara? Aku sudah beli ratusan ruko di Prime Area di Jakarta artinya negara dapat uang pajak dari jual beli dan penjual dan dari sewa! Anda yg kritik pajak apa yg anda pernah bayar ke negara? Target aku punya 50 hotel villa di Bali ! Ini bukan sombong tapi menjawab kritikan sinis di comment ig ini! Minggu ini aku terbang dan terbang subuh cari uang! Anda yg kritik gimana? Binimu berapa? Kalau aku bisa jatuh miskin kalau istriku ceraikan aku karena semua ruko app hotel atas nama istri! Aku si anak kampung kerja 5 tahun cicil 18 lantai office mewah di SCBD dekat Mall PP semua atas nama istri dan anak! I like the art of working hard not the money! Pengakuan jujur: ratusan properti ku tapi aku ngak pernah sentuh uang hasil sewa! Semua di kelola istri! Aku sakit jiwa karena kepuasanku hanya kerja dan uang hasilnya beli properti tapi sesudah beli ngak perduli hasilnya berapa dimana! Semua dikasi mama si Ucok! Aku subuh ini terbang ke Bali ceramah dan debat di Bali tapi semua tiket transport hotel aku bayar sendiri! Aku bela Agus kasus pembunuhan Engeline Bali ada 30 kali terbang ke Bali semua aku bayar sampai banyak konglo marah karena waktu ku tidak ada untuk mereka! Uangku dari kerja keras bukan korupsi karena klien bayar atas prestasiku.

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on

Penghasilan sebagai pengacara aja udah bikin Hotman Paris tajir melintir. Tapi ternyata gak dari sana aja dia dapat uang. Pengacara yang dijuluki “Celebrity Lawyer” ini ternyata juga punya ratusan ruko yang tersebar di Jakarta.

Saking banyaknya ruko yang ia punya, Hotman Paris juga dapat julukan nvestor ruko kelas kakap.

Hingga sekarang, Hotman Paris punya sekitar 200-an ruko dengan harga sewa per ruko per tahun sebesar Rp 200 juta.

Jadi dari bisnis ini seenggaknya Hotman Paris mengantongi uang Rp 40 miliar setiap tahunnya. Wow, gimana gak makin tajir nih Bang Hotman.

[Baca: Investor Pemula Harus Pahami Dulu Untung Rugi Investasi Ruko Sebelum Memutuskan]

3. Hotel dan villa

Gak cuma bisnis ruko, pengacara asal Medan ini juga ternyata memiliki hotel dan vila. Sampai akhir 2017, diketahui kalau Hotman Paris punya 12 unit hotel dan vila yang terletak di beberapa kota di Indonesia seperti di Bali dan Medan.

Buat kamu yang pengin menginap di vila milik Hotman Paris yang terletak di kawasan Seminyak, Bali, kamu harus menyiapkan uang minimal Rp 4 juta per malam.

Penghasilan Hotman Paris dari sini diperkirakan mencapai 30 miliar per tahun.

4. Acara televisi

Pembalap Motor Nabila Putri & Pembalap Hukum Top Hot Man.

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on

Selain aktif sebagai pengacara dan menjalankan bisnis properti, Hotman Paris juga dikenal sebagai tokoh yang eksis di televisi. Bahkan kini pengacara yang identik dengan penampilan bling-bling-nya ini udah punya acara televisi sendiri lho, namanya “Hotman Paris Show”.

Itu dia empat sumber kekayaan Hotman Paris. Sekarang udah gak heran kan kalau lihat pengacara ini tajir melintir? Ya intinya sih Hotman Paris bisa kayak sekarang karena kerja keras. Kesempatan yang sama juga bisa kamu dapat asal punya etos kerja yang sama.

[Baca: 7 Sumber Kekayaan Syahrini yang Bikin Si Princess Makin Tajir]

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan