5 Bisnis dalam Dunia Musik yang Ampuh Datangkan Cuan

Bisnis dalam Dunia Musik

Bisnis jika dijalankan tanpa passion pasti bakal berakhir mengenaskan. Paling gak bisnis bakal seret, kalau bukan bangkrut.

Salah satu passion yang kerap mendasari semangat bisnis adalah musik. Ada sejumlah bisnis dalam dunia musik yang populer.

Namun gak bisa dimungkiri, bisnis musik memerlukan passion tersendiri. Semua orang mungkin suka mendengarkan musik, tapi gak semuanya tahu seluk-beluk musik.

Bahkan seorang penyanyi kenamaan belum tentu tahu betul bagaimana suatu lagu tercipta hingga diedarkan luas. Yang ia tahu cuma cara menyanyikan lagu itu dengan baik dan disukai publik.

Nah, buat kamu yang tertarik buka bisnis dalam dunia musik, tentunya gak hanya harus bisa bernyanyi. Bahkan tanpa bisa bernyanyi pun kita bisa merintis bisnis musik.

Berikut ini lima bisnis dalam dunia musik yang bisa kamu coba:

1. Buka studio musik

bisnis dalam dunia musik
Setiap daerah pasti punya anak band. Siapa tahu mereka melejit berkat studio musikmu (dagelan.co)

Studio musik untuk rental anak band masih banyak ditemukan di kota besar hingga desa-desa kecil. Bila ingin buka studio musik, cermati dulu peta pasar yang ditargetkan.

Makin bagus iklim musik di suatu daerah, kebutuhan akan studio musik dengan perlengkapan lengkap makin besar. Hal ini berpengaruh pada persaingan antar-studio. Studio yang lebih lengkap tentunya bakal lebih berpeluang dipilih.

Nilai investasi untuk buka studio musik bervariasi. Alat musik yang paling mendasar adalah satu set drum, dua gitar, satu bas gitar, satu keyboard, dan tiga mikrofon. Adapun kelengkapannya adalah sound, pedal efek, kabel, hingga lampu dan peredam suara.

Hal yang perlu diperhatikan adalah biaya listrik untuk studio. Hitung baik-baik biaya ini untuk menentukan besaran sewa studio per jam.

[Baca: Niat Buka Usaha Sendiri? Jangan Pilih 4 Bisnis Ini!]

2. Additional musician

Bila punya keahlian bermain musik, bisnis dalam dunia musik yang satu ini bisa dilirik. Biasanya, additional musician atau anggota tambahan dalam sebuah band punya kedekatan dengan band yang dibantu.

Makanya, kamu harus ikut nimbrung dalam komunitas musik setempat agar kenal dengan orang-orang di dalamnya. Dengan begitu, kesempatan bergabung dengan sejumlah band sekaligus lebih terbuka lebar.

Jadi musikus additional lebih enteng tanggung jawabnya ketimbang jadi anggota tetap. Sebab, gak perlu ikut bikin lagu atau memikirkan album rekaman. Yang penting menguasai lagu dan bisa tampil apik dalam setiap rekaman ataupun panggung live.

[Baca: 5 Alasan Bisnis Online Cocok Dijalankan Generasi Milenial]

3. Home recording

bisnis dalam dunia musik
Hanya dengan ruangan kecil dan perlengkapan seadanya udah bisa bikin recording sendiri (guitarnoise.com)

Home recording alias rekaman sendiri di rumah sering dijadikan pilihan oleh musikus berbujet cekak. Kita bisa membantu para musikus ini dengan mendirikan bisnis home recording sendiri.

Bagusnya, gak perlu banyak perlengkapan atau ruangan yang luas untuk rekaman. Hanya, pastikan ada laptop dengan program rekaman mumpuni serta perlengkapan penting seperti peredam, recorder, mikrofon, kabel, dan alat musik dasar.

Bisnis home recording pun gak melulu soal rekaman. Kita bisa menawarkan jasa mastering dan mixing lagu, bahkan workshop bagi band dan musikus pemula yang hendak melakukan rekaman perdana.

4. Live sound engineering

Di balik kerennya penampilan musik sebuah band di atas panggung, ada sound engineer yang hebat. Teknisi suara berperan besar dalam penampilan tersebut.

Kita bisa mencoba menekuni bisnis dalam dunia musik yang ini untuk melihat betapa pentingnya peran para teknisi itu. Seorang teknisi sound mesti memahami teknologi sound system serta karakter lagu pemusik yang tampil.

Umumnya teknisi ini menjadi satu kelompok dengan pemusik yang tampil. Tapi ada pula teknisi sound yang tergabung dalam event organizer.

Bisnis yang bisa ditekuni teknisi sound bukan hanya dalam dunia musik, tapi juga game dan periklanan. Itu kalau kamu juga punya keahlian menata suara.

5. Guru musik (privat)

bisnis dalam dunia musik
Guru musik mesti menguasai alat musik lebih dari satu ya, biar lebih luas pasarnya (hipwee.com)

Bisnis dalam dunia musik selanjutnya adalah guru musik privat. Bila mau jadi guru musik, harus bisa baca not nada ya. Apalagi bila musik klasik.

Artinya, harus ada pendidikan musik dulu untuk menjadi guru musik privat. Sertifikat pendidikan musik itu pun bisa dimanfaatkan untuk promosi.

Guru musik privat bisa menentukan jadwal dan tarif sendiri, beda kalau gabung ke institusi pendidikan musik khusus. Tapi tanggung jawab mendidik murid lebih besar. Makanya harus tekun dan serius bila memang berniat jadi guru musik privat.

Dunia musik gak akan ada habisnya untuk diulik. Sebagai aktivitas rekreasi, bermusik memberi kesempatan bisnis yang amat luas.

Baik profesi maupun bisnis dalam dunia musik pun menjanjikan penghasilan yang terbilang lumayan. Lihat saja honor penyanyi pendatang baru Via Vallen yang hingga puluhan juta rupiah. Honor itu bukan hanya untuk sang penyanyi, tapi juga krunya lho. Tertarik?

[Baca: 5 Tips Sukses Usaha Franchise Biar Cepat Berkembang]

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560