Banner ImageBanner Image

Jelang Akhir Tahun, Ini 5 Cara Evaluasi Keuangan Pribadi

2 menit
Shutterstock
Shutterstock

Pergantian tahun 2018 ke 2019 tinggal sebentar lagi nih, tapi ada baiknya melakukan evaluasi keuangan pribadi dalam satu tahun berjalan.

Evaluasi ini penting dilakukan agar mengetahui seberapa jauh target yang kamu canangkan pada awal tahun lalu sudah terwujud atau belum.

Evaluasi juga penting mengukur pola konsumsi yang sudah dijalankan, apakah sesuai yang diharapkan atau tidak.

Nah sekarang, mulai yuk evaluasi keuangan kamu dari lima poin penting dibawah ini.

1. Pertumbuhan Aset

Untuk evaluasi keuangan tahunan, kamu bisa memulai dari lihat pertumbuhan aset pribadi. Caranya dengan membuat daftar aset atau investasi yang telah kamu miliki dalam satu tahun kebelakang. Seperti tabungan, emas atau perhiasan, properti, atau bahkan instrumen aset lain yang bertumbuh.

Dengan mengevaluasi aset ini, maka kamu bisa melihat pola aset, apakah mengalami pertumbuhan atau malah berkurang. Ini bisa menjadi tolak ukuran resolusi keuangan tahun depan.

2. Tujuan Finansial yang Tercapai

Kedua, adalah mengevaluasi seberapa banyak tujuan finansial yang telah kamu lampaui. Mulai dari saldo tabungan, membeli properti, atau bahkan menambah nilai investasi.

Dengan ini kamu bisa kembali menetapkan target atau tujuan finansial yang lebih besar. Seperti biaya pernikahan, atau bagi yang telah memiliki keluarga, biaya pendidikan anak masa mendatang.

Akan tetapi, jika ada daftar target atau tujuan yang belum tercapai, lakukan evaluasi dengan benar. Apa yang menjadi penyebab gagal tercapainya targetmu, dan tentukan solusi mencapainya.

3. Investasi

Poin ketiga adalah investasi, dalam satu tahun. Sebaiknya kamu menyisihkan penghasilan setiap bulan untuk meningkatkan investasi. Jangan buang percuma penghasilan kamu untuk konsumsi semata.

Buat daftar instrumen investasi apa saja yang telah kamu lakukan, lihat perkembangannya, apakah mengalami peningkatan atau malah tidak bergerak positif.

Dengan itu kamu bisa mengalihkan investasi yang tidak berkembang kepada instrumen investasi yang lebih menguntungkan.

4. Dana Pensiun

Poin keempat adalah dana pensiun. Untuk saat ini bagi pekerja swasta maupun pekerjaan kreatif juga perlu menyiapkan dana pensiun. Hal ini untuk menyiapkan masa tua nanti ketika sudah tidak produktif masih memiliki dana cadangan.

Evaluasi setiap tahunnya, apakah dana pensiun kamu bertambah atau tidak, tanyakan pada kantor tempatmu bekerja, apakah ada jaminan dana pensiun atau tidak.

Sedangkan untuk pengusaha, jika kamu belum mendaftarkan diri dalam program dana pensiun, sebaiknya segera daftar ya.

5. Rasio Utang

Terkahir penting banget nih, jangan sampai lupa juga dievaluasi, rasio utang dalam satu tahun. Hitung dengan baik rasio utang yang masih kamu tanggung, apakah pembelian rumah, kendaraan, atau bahkan modal usaha.

Yang pasti sesuaikan dengan kemampuan agar keuangan kamu tetap sehat. Ingat ya, rasio utang yang sehat tidak lebih dari 30 persen penghasilan bulanan ya. Jadi sesuaikan keinginan dengan keuanganmu.

Jika melebihi dari 30 persen, itu sudah menjadi warning keuangan kamu ya, segera ubah dan kondisikan pola konsumsi.

Nah gimana? Jangan lupa evaluasi keuangan kamu ya jelang akhir tahun gini, jangan sampai tahun depan, masalah keuangan kamu menghambat kamu menetapkan target finansial selanjutnya.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan