5 Negara Ini Katanya Punya Biaya Kuliah yang Terjangkau, Apa Iya?

4 menit
kuliah di luar negeri
(euromag.ru)

Kuliah di luar negeri emang mahal. Selain harus bayar uang kuliah, kamu juga bakal keluar duit buat biaya hidup.

Buat mengukur murah atau enggaknya biaya kuliah, kita bisa berpatok pada tuition fee yang diberlakukan oleh kampus-kampus yang bersangkutan. Tuition fee bisa dikatakan sebagai uang kuliah per semester.

Situs Top University telah merangkum beberapa daftar negara dengan biaya kuliah yang terjangkau. Ada lima yang bakal kita ulas. Tentu aja, di lima negara ini kamu bisa menemukan universitas yang kualitasnya diakui oleh dunia akademik.

Jadi apa nih negara yang biaya kuliahnya murah? Biar gak kelamaan penasarannya, simak langsung ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Jerman

kuliah di luar negeri
Ceko (Thomas Druyen/Flickr)

Bukan rahasia lagi kalau Jerman merupakan salah satu negara terfavorit bagi mereka yang pengin kuliah di luar negeri. Wajar sih, kampus-kampus di Jerman kan udah diakui kualitasnya. Pak Habibie aja lulusan Jerman.

Negara Eropa ini juga tergolong maju dan punya perekonomian stabil.

Tapi sebetulnya faktor utama kenapa Jerman masuk dalam peringkat ini adalah biaya kuliah jenjang sarjana dan magister di sana gratis, gak membeda-bedakan apa kamu dari Jerman atau orang luar. Keren, kan?

Palingan kamu cuma diminta bayar biaya administrasi aja yang nilainya berkisar antara 150 – 200 Euro atau setara Rp 2,5 hingga 3 jutaan aja.

Tapi meski gitu, konon kabarnya kebijakan itu gak berlaku buat kampus yang ada di negara bagian Baden-Württemberg. Sejak tahun 2017, mahasiswa dari negara non-Uni Eropa bakal dikenakan biaya 1.500 euro atau Rp 25 juta per semester.

Tantangan lain buat kuliah di sini adalah soal visa. Meski biaya hidup di sana lebih terjangkau daripada negara Eropa lain, tapi buat dapat visa pelajar, kamu harus bisa membuktikan kalau di rekeningmu ada uang seenggaknya 8.700 euro atau Rp 145 juta.

2. Republik Ceko

kuliah di luar negeri
Ceko (PNINA/Flickr)

Mereka yang fasih berbahasa Ceko katanya bisa kuliah di semua universitas yang ada di sana. Kamu bisa gak nih Bahasa Ceko?

Kalau emang gak bisa, ya gak apa-apa kok. Banyak juga kampus dengan pengantar Bahasa Inggris dan biaya kuliah pertahunnya kurang lebih 3.800 Euro atau Rp 54 juta.

Kualitas kampus di negara ini terbilang baik. Ibukota Ceko, Praha, malah dinobatkan sebagai

salah satu kota terbaik buat pelajar di seluruh dunia.

Oh ya, ngomong-ngomong mahal gak sih biaya hidup di Ceko? Biaya yang harus kamu keluarkan setahun seenggaknya ada di angka US$ 9 ribu atau Rp 129 juta.

3. India

kuliah di luar negeri
India (Mugosciko/Flickr)

Biaya kuliah di India bisa dibilang terjangkau buat warga Indonesia. Salah satu jurusan favorit di negara ini adalah teknik informatika.

Kabarnya sih biaya kuliah di sana gak bakal lebih dari US$ 7.300 atau Rp 105 juta per tahun. Meski demikian, ada biaya yang tergolong cukup besar dan harus dikeluarkan saat kamu wisuda.

Soal biaya hidup, India juga lumayan terjangkau kok. Kamu bisa hidup nyaman dengan dana US$ 5 ribu atau sekitar Rp 71 jutaan per tahun. Udah gitu, tiket ke India tentu gak bakal semahal ke Jerman atau negara-negara Eropa lain.

Tapi perlu dicatat nih, mahasiswa asing dilarang kerja ya. Jadi kamu gak bisa tuh yang namanya kerja sambilan.  

4. Argentina

kuliah di luar negeri
Argentina (Alex Proimos/Flickr)

Negara asal Lionel Messi ini juga bisa jadi destinasi kuliah di luar negeri lho. Universitas Buenos Aires adalah kampus terbaik ke-75 versi QS World University Rankings. Jadi soal kualitas gak jelek-jelek amat.

Selain itu kenapa negara ini menarik karena gak sedikit universitas yang menerapkan kebijakan kuliah gratis. Kalaupun bayar, biaya kuliah yang bakal kamu keluarkan jumlahnya gak besar-besar amat, US$ 5 ribu alias setara dengan Rp 72 juta aja.

Lantas berapa biaya hidup di sana? Cuma beda dikit sama India. Ongkos biaya hidup di Argentina sekitar Rp 71 jutaan per tahun. Meski gitu jelas butuh ongkos ekstra ya. Argentina kan lebih jauh ketimbang India yang masih sama-sama di Asia.

5. Taiwan

kuliah di luar negeri
Taiwan (Sama 093/Flickr)

National University Taiwan merupakan universitas terfavorit urutan ke-76 versi QS World University Rankings. Biaya kuliah di sana gak mahal, cuma antara TW$ 100.920 hingga TW$ 124.200 atau Rp 45 juta hingga Rp 58 juta per tahun buat jenjang sarjana.

Meski terhitung murah, tapi sayangnya biaya hidup di Taiwan lebih besar ketimbang di Jakarta. Apalagi kalau kamu belajar di Taipei. Situs Numbeo menyebutkan bahwa butuh dana kurang lebih Rp 11 jutaan per bulan buat hidup di sana.

Itulah lima negara yang bisa jadi destinasimu buat kuliah di luar negeri. Walaupun murah atau malah bisa gratis, kamu juga harus ngerogoh kocek lho buat biaya hidup.

Bisa aja sih kuliah di negara terdekat dengan biaya yang lebih murah. Tapi belum tentu kan kampusnya adalah kampus unggulan kayak yang ada di lima negara ini?

Intinya, mau kuliah di dalam atau kuliah di luar negeri, asal niatnya buat belajar, pasti sukses kok!

 

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.