Pernah Bangun Mecca Metro di Arab, Ini 5 Fakta CRCC yang Minati Proyek di Indonesia

3 menit
Perusahaan Konstruksi CRCC yang Terbesar di China (Shutterstock).
Perusahaan Konstruksi CRCC yang Terbesar di China (Shutterstock).

Perusahaan konstruksi China Railway Construction Corporation Limited (CRCC) tertarik buat mengerjakan proyek-proyek besar di Indonesia. Perusahaan konstruksi asal China tersebut menyampaikan maksudnya saat mengunjungi Kantor Kemenko Kemaritiman pada Senin (2/9).

Ketertarikan perusahaan konstruksi asal China buat mengerjakan proyek-proyek di Indonesia diketahui setelah Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan maksud kunjungan pihak CRCC. Niatnya nih CRCC mau memegang proyek kereta cepat Jakarta – Surabaya, pembangunan ibu kota baru, dan pembangunan rumah murah di Jonggol.

Menarik buat diulas, rupanya CRCC dikenal sebagai salah satu perusahaan konstruksi terbesar di China. Bahkan, kegiatan bisnisnya yang meluas di banyak negara telah mengubah perusahaan ini menjadi perusahaan konstruksi terbesar di dunia.

Masih banyak lagi fakta-fakta mengenai perusahaan konstruksi China Railway Construction Corporation Limited (CRCC). Seperti apa fakta-faktanya? Yuk, disimak.

Baca juga: Bisa Dimulai Tanpa Modal! Ini 7 Produk Jualan Online yang Selalu Laris Manis

1. Perusahaan konstruksi CRCC berdiri pada 5 November 2007 dan berstatus sebagai BUMN China

Perusahaan konstruksi
CRCC

China Railway Construction Corporation Limited (CRCC) didirikan pada 5 November 2007. Di China CRCC termasuk perusahaan konstruksi terbesar yang berstatus milik Pemerintah China alias BUMN China.

Dengan statusnya tersebut, kedudukan CRCC berada di bawah administrasi State-owned Assets Supervision and Administration Commission (SASAC). Kedudukan komisi khusus Pemerintah China ini berada langsung di bawah Dewan Negara.

2. Bisnis CRCC di sektor konstruksi dengan cakupan banyak subsektor, termasuk pembangunan real estate

Perusahaan konstruksi
CRCC

Seperti yang udah diterangkan sebelumnya, China Railway Construction Corporation Limited (CRCC) adalah perusahaan yang bisnisnya bergerak di sektor konstruksi. Dari sektor konstruksi, perusahaan konstruksi ini memperluas kegiatan bisnisnya.

Beberapa bisnis yang masuk dalam cakupan CRCC, yaitu project contracting, konsultasi desain survei, manufaktur industri, pengembangan real estate, logistik, investasi perdagangan barang dan bahan, serta jasa keuangan.

Baca juga: Gak Perlu Modal Besar, 15 Usaha Ini Bisa Dijalankan dengan Uang Rp 10 Juta

3. Berpengalaman kerjakan proyek dalam negeri dan proyek di banyak negara, dari Arab Saudi hingga Bangladesh

Perusahaan konstruksi
CRCC

Sebagai perusahaan konstruksi, banyak pengalaman yang dicatatkan CRCC dalam menangani proyek-proyek besar, baik dalam negeri maupun luar negeri. CRCC tercatat sebagai perusahaan yang menyelesaikan proyek kereta cepat Beijing – Shanghai.

Sementara di luar negeri, CRCC mengerjakan proyek banyak negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, Eropa, Amerika Tengah, dan Karibia. Di Arab Saudi perusahaan konstruksi asal China ini mengerjakan proyek fasilitas angkutan cepat, yaitu Mecca Metro senilai 6,7 juta Riyal pada 2010.

Di Bangladesh CRCC diketahui menggarap proyek jalan layang Dhaka Elevated Expressway yang mulai dibangun sejak 2011. Proyek jalan layang pertama ini disebut-sebut bernilai US$ 1,062 miliar.

Di Turki CRCC terlibat dalam sebuah konsorsium yang menggarap proyek kereta cepat Ankara – Istanbul yang dibuka pada tahun 2014. 

4. Mencatatkan pendapatan 730 miliar Yuan pada tahun 2018

Perusahaan konstruksi
CRCC Mencatat Keuntungan Ratusan Miliar

Dengan banyak proyek besar yang ditanganinya, CRCC membukukan pendapatan (revenue) yang cenderung naik tiap tahun. Pada 2018, perusahaan konstruksi ini memperoleh pendapatan sebesar 730,12 miliar Yuan. Kalau nilai satu Yuan tahun 2018 sekitar Rp 2.000, itu berarti pendapatan CRCC sekitar Rp 1.460 triliun.

Seperti yang diinformasikan Statista, pendapatan ini naik dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 680,98 miliar Yuan. Lebih tinggi lagi dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 629,33 miliar Yuan dan tahun 2015 yang mencapai 600,54 miliar Yuan.

Sementara pada 2014, CRCC meraih pendapatan sekitar 591,97 miliar Yuan. Dengan pendapatan sebesar itu, perusahaan konstruksi ini dinobatkan sebagai perusahaan konstruksi terbesar di dunia tahun 2014 oleh Engineering News-Record (ENR).

5. Tercatat sebagai perusahaan terbuka sejak 2008 dan memiliki nilai terkini sebesar US$ 22,8 miliar

Perusahaan konstruksi
Perusahaan di China (Shutterstock).

Dalam hitungan bulan sejak berdiri pada 5 November 2007, CRCC mencatatkan diri di bursa saham pada Februari 2008. Perusahaan konstruksi ini tercatat di Shanghai Stock Exchange (SSE) dan Hong Kong Stock Exchange (HKSE).

Sejak mencatatkan diri di kedua bursa tersebut, nilai CRCC telah menyentuh angka puluhan miliar dolar. Nilai atau kapitalisasi pasar perusahaan China ini menurut Forbes US$ 22,8 miliar atau sekitar Rp 324 triliun.

Nah, itu tadi beberapa fakta mengenai China Railway Construction Corporation (CRCC), perusahaan konstruksi asal China yang kepengin garap proyek-proyek besar di Indonesia. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!