5 Penyebab yang Bikin Perkembangan Karier Kamu Jalan di Tempat

3 menit
Karier mandek (Shutterstock).

Begitu memasuki dunia kerja, siapa pun pastinya berharap punya karier yang berkembang. Itu berarti karier yang diambil gak mentok sampai di situ alias terus menanjak dari satu level ke level berikutnya.

Biasanya perkembangan karier seseorang bisa dilihat dari seberapa senang atau bahagianya orang tersebut menjalani kariernya. Terus seberapa tinggi antusiasme orang tersebut terhadap pekerjaannya.

Dari hal itu bisa dinilai apakah orang tersebut merasakan adanya perkembangan karier atau enggak. Rupanya ada beberapa penyebab yang menjadi faktor kenapa perkembangan karier seseorang gitu-gitu aja alias jalan di tempat. Apa aja penyebabnya? Yuk cari tahu dalam ulasan berikut ini.

1. Salah memilih pekerjaan

Salah memilih pekerjaan (ilustrasi).

Gak sedikit yang salah dalam memilih karier setelah lulus kuliah. Setelah menjalaninya, banyak dari mereka yang menyesal.

Selama menjalani pilihan karier yang salah tersebut, mereka merasa kehilangan semangat dalam bekerja. Ujung-ujungnya hasil pekerjaan kurang maksimal dan gak ada peningkatan karier sama sekali.

2. Bekerja sama dengan orang yang salah

Bekerja sama dengan orang yang salah (Ilustrasi).

Sulitnya dalam menjalani karier adalah menemukan partner kerja yang bisa diajak bekerja sama dengan baik. Dengan adanya kerja sama yang baik, target yang diharapkan bisa tercapai sesuai dengan rencana.

Sialnya nih kalau partner kerja kamu merupakan orang yang sulit diajak kerja sama. Selain gak achieve target, kesempatan buat naik jenjang karier itu kecil kemungkinannya. Kalau udah begitu, jangan berharap ada perkembangan dalam kariermu.

3. Menyelesaikan pekerjaan setengah-setengah

Menyelesaikan pekerjaan setengah-setengah berdampak buruk terhadap karier kamu (Ilustrasi).

Punya kebiasaan menyelesaikan pekerjaan setengah-setengah alias menunda-nunda pekerjaan dapat berakibat buruk bagi perkembangan. Soalnya menunda pekerjaan itu sama aja dengan menumpuk pekerjaan.

Sialnya kalau gak selesai sebelum waktunya, kamu bakal dapat nilai jelek dari atasanmu. Tentu aja kariermu sulit berkembang nantinya.

4. Menolak kritik dan masukan

Adanya kritik dan masukan bisa dipandang sebagai bahan pembelajaran untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik (Ilustrasi).

Setiap orang yang bekerja pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Adanya kritik dan masukan bisa dipandang sebagai bahan pembelajaran untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.

Emang benar kritik itu muncul bisa aja karena faktor gak suka. Namun, kalau ambil positifnya, adanya kritik itu bisa bermanfaat lho demi perkembangan karier.

Sah-sah aja sih menolak kritik dan masukan. Tapi, kita gak bisa belajar dari kesalahan yang diperbuat. Apalagi mencari-cari alasan atau kambing hitam atas kesalahan yang diperbuat. Orang model kayak gitu sih mustahil banget sukses dalam kariernya.

5. Kurang proaktif

Keaktifan seseorang di tempat kerja ternyata berpengaruh pada perkembangan karier (Ilustrasi).

Keaktifan seseorang di tempat kerja ternyata berpengaruh pada perkembangan karier. Asal tahu aja nih. Memperluas pertemanan di tempat kerja bisa membantu kariermu nantinya.

Misalnya aja saat kamu mengalami kesulitan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, teman kerjamu bakal senang hati memberi bantuannya kepadamu. Belum lagi seandainya temanmu dapat tawaran bagus di tempat lain, bisa aja temanmu itu mengajakmu ke tempat barunya.

Gak cuma di tempat kerja. Aktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada hubungannya dengan kariermu semisal seminar atau workshop, bisa memberi kontribusi positif buat peningkatan dalam karier.

6. Sering mengeluh

Terlalu sering mengeluh juga menjadi penghambat karier kamu lho (Ilustrasi).

Sesekali mengeluh itu boleh-boleh aja. Gak baik itu kalau sering banget mengeluh. Lagi pula dalam bekerja gak selamanya berjalan lancar. Pastinya ada hambatan-hambatan yang menguji kemampuan kita dalam menyelesaikannya.

Sebenarnya, adanya ujian tersebut bernilai positif buat perkembangan karier. Sebab kamu dilatih agar semakin lebih baik lagi dari sebelumnya.

Namun, ada aja orang yang sering banget mengeluh begitu ada ujian menghadang. Akibat keseringan mengeluh, hambatan-hambatan yang menuntut penyelesaian gak pernah beres. Ini sih udah bisa ditebak pekerjaannya gak bakal selesai. Si pengeluh siap-siap aja kena peringatan dari atasan.

Itu tadi lima penyebab kenapa perkembangan karier gitu-gitu aja. Intinya nih dalam menjalani karier apa pun, kamu harus merasa kalau pilihanmu itu adalah yang emang kamu suka alias sesuai dengan passion-mu.

Soalnya menjalani dari yang kamu suka bisa memompa semangat dalam bekerja. Dan perlu diingat kamu harus tetapkan goal tiap harinya buat dirimu sendiri ataupun pekerjaanmu. Dengan begitu, kamu terus termotivasi dalam menjalankan pekerjaanmu.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!