Banner ImageBanner Image

5 Trik Sederhana Mengelola Keuangan di Usia 20-an, Gak Susah Kok!

3 menit
Mengelola Keuangan (Ilustrasi).

Mengelola keuangan memang susah-susah gampang. Terlebih mereka kaum milenial yang masih berusia 20 tahunan. Di usia segitu, keinginan masih banyak dan sulit untuk dikendalikan.

Selalu merasa semua dibutuhkan, dan gak ayal, di usia seperti ini untuk mengeluarkan uang pasti cukup mudah. Kalau hal ini gak segera dihentikan, bisa-bisa kamu kesulitan memiliki tabungan masa depan lho!

Gak pengin kan senang di usia muda, tetapi susah di hari tua? Duh jangan sampai ya! Oleh karena itu, sejak kamu terjun di dunia kerja pada usia 20 tahunan, atau saat mendapatkan penghasilan sendiri, ada baiknya untuk melatih diri untuk mengelola keuangan dengan bijak.

Gimana sih caranya memaksimalkan keuangan di usia 20-an? Yuk simak tips berikut ini.

Baca juga: Sulit Menabung? Ikuti 4 Cara Ini Agar Sukses Mengatur Keuangan di Masa Muda

1. Membayar diri sendiri

Kumpulkan receh
Menabung untuk masa depan (Ilustrasi).

Hal tersulit yang dilakukan saat baru saja mulai bekerja adalah menyimpan uang tambahan. Terlebih kalau kamu bekerja di kota dengan biaya hidup cukup tinggi. Setelah membayar seluruh biaya hidup bulanan, yang selanjutnya dilakukan adalah membayar diri sendiri.

Artinya adalah, biasakan menabung dari uang sisa tersebut. Kelompokkan uang itu dalam pelbagai tujuan, seperti dana darurat, dana pensiun atau untuk keperluan yang sifatnya mendadak lainnya. Menerapkan hal ini dapat membantu kamu lebih bertanggung jawab kepada keuangan pribadi.

2. Mencatat pengeluaran secara detail

Bisnis Sampingan
Menyepelekan tidak mencatat pemasukan dan pengeluaran membuat keuanganmu berantakan.

Setiap bentuk pengeluaran, sekecil apapun perlu dicatat. Tujuannya untuk mengetahui kemana saja alur keuangan kamu dalam satu bulan. Buat skema umum yang memungkinkan kamu melihat angka-angka tersebut.

Kemudian, evaluasi pengeluaran yang dirasa tidak penting atau boros. Misalnya saja, kamu telah menghabiskan 20 persen penghasilan bulanan untuk biaya kirim makanan, belanja online atau sekedar nongkrong di kafe. Pengeluaran seperti itu yang perlu dipangkas.

Meski terlihat sepele, tetapi mencatat segala bentuk pengeluaran dapat membantu kamu mengontrol pergerakan uang yang masuk dan keluar. Ini bisa membantu kamu dalam mengatur keuangan yang sehat.

Baca juga: Pengin Sukses Jadi Beauty Vlogger dan Hasilkan Banyak Uang, Pahami Tips Ini

3. Berinvestasi untuk masa depan

Ibu rumah tangga bisa mencoba reksa dana. (Shutterstock)
Ibu rumah tangga bisa mencoba reksa dana. (Shutterstock)

Jangan hanya tahu mencari uang, setelah itu selesai. Kamu juga perlu membuat nilai uang tersebut bertambah. Bagaimana caranya? yaitu dengan investasi. Pikirkan sejak dini untuk berinvestasi saham atau reksadana.

Sekarang juga sudah mudah kok, kamu bisa mencari informasi di internet tentang bagaimana berinvestasi.

Cari tahu pula tujuan kamu berinvestasi dan tipe rekening yang sesuai. Jika tujuan jangka pendek untuk memiliki dana darurat, kamu bisa mulai bergabung dalam rekening tunai yang mudah diakses. Sebaliknya, jika tujuan bersifat jangka panjang, kamu bisa mencoba saham atau reksadana.

4. Cari teman untuk mendukung pengeluaran

Punya dua tabungan berbeda
Menabung bersama (Ilustrasi).

Lebih mudah mengendalikan keuangan saat kamu memiliki sahabat yang mendukung tujuan finansial tersebut. Intinya adalah teman yang juga memegang nilai finansial yang sama dengan tujuan kamu.

Jangan sampai berteman dengan mereka yang boros dan susah menabung, apalagi gemar berutang.

Meski sulit melewatkan makan malam menarik atau konser Kpop, ini akan mudah dilakukan saat kamu memiliki teman yang mendukung tujuan finansial itu.

Baca juga: Jangan Buru-Buru Belanja! Ini 3 Trik Hemat Menyiapkan Seserahan Lamaran dengan Bujet Minim

5. Evaluasi kompensasi di kantor

Gaji di startup dan perusahaan mapan berbeda (Pixabay).

Sebelum menerima pekerjaan, ada baiknya kamu mempertimbangkan segala aspek mulai dari upah dasar, bonus, serta waktu cuti.

Jika kamu saat ini ingin mengajukan kenaikan gaji, jangan bawa tangan kosong ke atasan. Apa yang sudah kamu lakukan selama bekerja disana, perbandingkan gaji yang kamu dapat saat ini dengan perusahaan lain.

Cari tahu juga dengan orang-orang yang ada di perusahaan tentang upah rata-rata. Jangan sampai gembar-gembor pengin naik gaji tapi gak ada prestasi, dan pengajuanmu itu kurang tepat.

Kelima hal diatas bisa membantu keuangan kamu untuk menjadi lebih sehat. Bahkan, kamu bisa membeli rumah atau kendaraan pribadi tanpa harus kredit, jika bermain investasi dan menabung yang benar.

Udah gak zamannya lagi anak muda hidup boros dan berutang dimana-mana. Sekarang ini, anak muda milenial perlu memiliki tabungan masa depan, agar kehidupanmu di masa mendatang lebih cerah. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong