Duit Nambah, Seru Pula! Ini 6 Alasan Kerja Part Time di Starbucks

3 menit

Kalau kamu pengin ngerasain kerja paruh waktu ala luar negeri gitu, maka kerja part time di Starbucks bisa jadi jawabannya. Pasalnya, gerai kopi asal Amerika Serikat ini merupakan salah satu outlet yang membuka lowongan kerja resmi buat mahasiswa.

Jadi, kamu bisa kuliah sembari menikmati pengalaman kerja tapi bukan sebagai intern alias anak magang.

Cukup banyak lho yang bercita-cita pengin kerja di Starbucks. Kok bisa? Padahal di sana tugas mereka adalah sebagai waiter atau waitress yang sajikan kopi buat pelanggan, bikin kopi alias barista, hingga bersih-bersih.

Ternyata, kerja part time di Starbucks memberi keseruan dan daya tarik tersendiri. Apa aja itu?

1. Jam kerja mulai dari empat jam sehari

Kenapa mahasiswa bisa bekerja di Starbucks? Salah satu alasannya adalah peraturan jam kerja mulai dari empat jam sehari. Jadi, para mahasiswa tersebut tetap bisa kuliah sembari melakukan pekerjaan di gerai kopi tersebut.

Biasanya gerai Starbucks buka dari pagi sampai jam 11 malam. Empat jam tentu bukan masalah dong buat mahasiswa?

2. Jadwal fleksibel agar gak bentrok dengan jadwal kuliah

Kerja di Starbucks pun kasih kelonggaran buat para mahasiswa. Sebab mereka bisa request jadwal agar gak bentrok dengan jadwal kuliah.

Mereka yang bekerja pun punya jatah dua hari off setiap minggu. Bahkan, kamu bisa minta pas weekend. Namun ya harus kira-kira juga, gak bisa setiap minggu kamu ambil pas weekend mengingat yang lain juga pasti pengin libur pas akhir pekan.

3. Minum kopi gratis

Yap! Masa kerja di Starbucks tapi gak pernah minum kopinya? Gak asyik dong. Nah, buat kamu yang kerja di gerai tersebut pasti bakal dapat jatah kopi gratis, kok.

Aturannya adalah empat jam kerja maka dapat satu minuman. Jadi, kalau kamu ambil delapan jam kerja dapat dua gelas. Asyik!

Lumayan kan hemat uang sampai Rp 50 ribu kalau kamu beli Starbucks sebagai pelanggan. Dalam tiga puluh hari, kamu bisa berhemat sampai Rp 100 ribuan. Bisa buat beli paket data Internet tuh.

Gak cuma itu, biasanya pastry yang gak habis dan mau expired juga bakal dikasih buat para karyawan lho.

4. Dapat banyak pengalaman dan skill

Yang pasti, kamu bakal dapat banyak pengalaman sekaligus skill di sana. Kamu bakal diajarin cara menyajikan kopi alias jadi barista. Kemudian, biasanya para karyawan pun bakal berganti-gantian jadi kasir dan staf pastry.

Jadi, kamu gak bakal bosan karena kamu bisa belajar ilmu lainnya selain bikin dan jual minuman.

Plus, gak lupa pengalaman buat sajikan minuman ke pelanggan dan bersih-bersih jadi pengalaman yang luar biasa. Mungkin kamu di rumah gak pernah ngelakuin itu, tetapi di sana kamu jadi belajar deh. Selain itu, kamu pun belajar jadi orang yang ramah dan bisa mengendalikan emosi.

5. Dapat gelar coffee master

Kalau kamu berkomitmen buat belajar tentang kopi dan Starbucks, bisa jadi kamu bakal dapat gelar “coffee master”. Tentu gelar ini bisa jadi bekal kamu bila kamu pengin meneruskan passion kamu di dunia kopi.

Kalau dapat gelar “coffee master” di Starbucks, maka nanti kamu bakal berganti pakai black apron.

6. Gaji kerja part time di Starbucks lumayan

Emang sih, soal gaji, belum ada informasi terbuka soal hal ini. Namun, kabarnya, untuk kerja full time Starbucks memberikan besaran gaji di atas UMR daerah. Nah, kerja part time pun bakal dapat gaji yang lumayan, tergantung lama shift kamu.

Buat kamu para mahasiswa yang pengin nambah pemasukan buat uang kuliah, bisa banget deh coba kerja paruh waktu di sana.

Jadi, tertarik gak? Yuk, cobain ikuti seleksinya. Pasalnya, gak mudah lho buat dapetin kerja part time di Starbucks. Jadi, kalau kamu bisa jadi salah satu staf mereka, bakal jadi pengalaman luar biasa banget. Kamu pun bisa bangga!

Helda
Helda

Tidak normal tapi spesial. Blogger merangkap content writer yang secara ajaib tersesat di bidang keuangan. Semua tulisan di sini tersedia berkat bantuan kopi tanpa gula.