Banner ImageBanner Image

6 Alasan Klasik Karyawan Memutuskan untuk Mengundurkan Diri dari Perusahaan

3 menit
Digaji Kecil, Salah Satu Alasan Karyawan Mengundurkan Diri dari Tempatnya Bekerja.

Sudah bekerja puluhan tahun tetapi merasa tidak dihargai baik dari segi kualitas kerja maupun kuantitas, kamu pasti memutuskan untuk resign atau mengundurkan diri bukan?

Bekerja bukan selalu tentang uang, tetapi penghargaan atas prestasi juga menjadi poin penting yang seringkali diabaikan oleh atasan.

Apapun profesi dan dimanapun kamu bekerja, pasti pernah dihadapkan pada permasalahan di atas. Beruntung jika atasanmu saat ini bukan tipe yang seperti itu, tetapi gak semua atasan sama.

Memutuskan untuk mengundurkan diri tentu berat dilakukan sebagian besar karyawan. Tetapi jika 6 hal ini sudah dirasakan sejak lama, resign menjadi keputusan yang bijak. Nah, apa saja sih enam alasan tersebut? Dilansir laman Infonitas, ini ulasannya.

Baca juga: Terbentur Biaya Kuliah, 5 Cara Ini Bisa Membantu Kamu Tetap Sekolah Setinggi Mungkin

1. Digaji kecil

Gaji terlalu kecil.

Gaji merupakan poin penting seseorang dalam bekerja. Gak ada di dunia ini orang bekerja tak ingin dibayar. Meski ada beberapa pekerjaan yang sifatnya sukarela. Namun, jika sudah terlalu lama seorang karyawan bekerja dan tidak ada pembaruan, dia pasti memilih untuk mengundurkan diri.

Meskipun gaji tidak naik, paling tidak ada fasilitas baru yang diperoleh. Jika performa mereka terus meningkat tetapi gajinya tetap, mereka bisa berpikir kantor hanya mengeksploitasi dirinya.

Baca juga: Tak Ingin Sengsara di Hari Tua, Ini 4 Asuransi yang Wajib Dimiliki dari Sekarang

2. Kurang apresiasi

Ada banyak hal yang mungkin dirasakan karyawan dan tidak didukung oleh perusahaan.

Semua karyawan ingin merasa yakin dengan apa yang mereka lakukan tetapi mereka juga ingin diapresiasi dan dihargai. Ada banyak hal yang mungkin dirasakan karyawan dan tidak didukung oleh perusahaan, sehingga hal itu bisa membuat karyawannya berhenti.

Gak harus memberikan hadiah mahal dan mewah, cukup seimbangkan antara hak dan kewajiban yang perlu diterima karyawan.

Baca juga: Masih Bingung Pengin Ajukan Kartu Kredit Biasa Atau Virtual? Ini Perbedaannya yang Wajib Kamu Ketahui

3. Terkekang banyaknya aturan

Terkekang banyak aturan.

Setiap perusahaan memiliki aturan khusus yang harus dipatuhi oleh setiap karyawan. Adanya pelanggaran atas peraturan yang ditetapkan menyebabkan adanya sanksi yang tegas.

Perusahaan yang terlalu banyak peraturan membuat karyawan merasa tidak nyaman. Bagaimana tidak, para karyawan tidak dapat bekerja dengan luwes. Sehingga daya geraknya juga pasif karena harus menuruti aturan yang berlaku.

4. Jenjang karier gak jelas

Jenjang karier yang gak jelas sebabkan karyawan resign.

Kamu mungkin sering mengambil keputusan terkait promosi dan demosi. Akan menjadi masalah besar ketika siapa yang dipromosikan ternyata adalah orang yang dianggap tidak berkompeten dan tidak bertanggung jawab, oleh karyawan yang lainnya.

Adanya kondisi tersebut akan membuat pertanyaan pada karyawan yang lain, dan bisa jadi mereka memilih resign atau mengundurkan diri daripada mengikuti pimpinan baru yang tidak terkoneksi dan dirasa tidak kompeten bagi mereka.

5. Atasan yang otoriter

Atasan otoriter.

Atasan adalah pemimpin tertinggi di dalam perusahaan. Sifat atasan yang bersahabat merupakan dambaan semua karyawan. Namun apa yang terjadi tidak selalu sesuai keinginan. Kadang-kadang kamu harus menerima kenyataan kalau atasan di kantor ternyata otoriter.

6. Tak punya visi dan misi

Gak punya visi misi.

Kadang-kadang karyawan kehilangan misi dan visinya terhadap apa yang mereka kerjakan. Mereka akan mulai bertanya pada diri sendiri apakah mereka benar-benar berkontribusi pada sesuatu yang berarti. Untuk sesuatu yang sebenarnya lebih besar dari diri mereka sendiri.

Enam hal di atas tersebut merupakan alasan yang biasa dikemukakan oleh karyawan. Kamu memang gak bisa memilih situasi seperti apa saat bekerja. Tetapi jika sudah merasakan keenam hal diatas, ada baiknya lakukan evaluasi menyeluruh terhadap staf, apa yang diinginkan oleh karyawanmu.

Jangan sampai mereka bekerja dengan penuh tekanan, sehingga hasil yang didapat juga jauh dari kata memuaskan. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong