6 Fakta Arifin Panigoro, Pembayar Pajak Terbesar di Indonesia

Arifin Panigoro

Arifin Panigoro, pendiri Medco Group, baru saja mendapat penghargaan dan dinobatkan sebagai pembayar pajak terbesar di Indonesia sepanjang 2017. Penghargaan ini ternyata udah pernah dia dapatkan juga dua tahun yang lalu lho.

Padahal ya, Pak Arifin ini sudah gak lagi masuk ke daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes untuk tahun 2017. Wiih gak masuk daftar orang kaya aja pajaknya udah paling gede, gimana kalau masuk ya?

[Baca: Jadi Orang Terkaya di Indonesia 2017, Ini 5 Fakta Soal Hartono Bersaudara]

Walaupun sudah gak lagi masuk ke daftar orang terkaya di Indonesia, perjalanan karier Arifin Panigoro tetap menarik buat disimak. Dulu dia hanya seorang pegawai, tapi dia berhasil jadi bos besar sekaligus pendiri perusahaan migas ternama.

Penasaran dengan kisah hidupnya? Yuk simak enam fakta yang wajib kamu ketahui tentang beliau.

1. Sempat kerja jadi teknisi listrik

arifin panigoro
Dulu pernah jadi teknisi listrik tapi sekarang konglomerat (Metrotvnews)

Pria kelahiran Bandung, 1945 silam itu dikabarkan pernah bekerja sebagai teknisi instalator listrik yang sering blusukan dari rumah ke rumah. Pekerjaan itu dilakukan olehnya untuk menambah uang saku ketika masih kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Arifin adalah anak sulung dari 11 bersaudara. Menurut adiknya, yaitu Hilmi Panigoro, Arifin memulai kerja sampingan itu saat memasuki semester akhir. Jadi instalator listrik tentu gak sulit, lantaran Arifin adalah mahasiswa Teknik Elektro.

Sejak kecil, Arifin memang sudah terbiasa bekerja. Dia selalu membantu ayahnya Jusuf Panigoro yang memiliki toko di Braga sebagai kasir. Namun karena kebiasaan itulah Arifin menjadi giat bekerja hingga dewasa.

Usai menekuni profesi sebagai teknisi listrik, dia memulai usaha baru, yaitu pemasangan pipa proyek. Di situlah akhirnya dia mendapatkan ilham mendirikan Meta Epsi Drilling Company alias Medco.

2. Mendirikan Medco Group yang menggurita

Singkat cerita, pada tahun 1979-1980 terjadi peristiwa oil boom yang menyebabkan minyak bumi menjadi komoditas primadona di kegiatan ekspor. Di saat itulah Arifin mendirikan Medco, dan Medco pun beruntung karena pemerintah RI sedang gencar melakukan pembinaan terhadap pengusaha migas lokal.

Tahun 1992, Medco berhasil menguasai kontrak eksplorasi dan produksi Tesoro di Kalimantan Timur. Perusahaan energi ini pun melantai di bursa saham untuk memperkuat permodalan.

Sejauh ini, Medco sudah berkembang jadi perusahaan raksasa. Mereka juga masuk ke bisnis pembangkit listrik. Salah satu proyeknya adalah pembangunan sumur panas bumi terbesar di dunia, yang berbasis di Sumatera Utara.

[Baca: Kekayaan Hary Tanoe Rp 15 Triliun, Ini 5 Rahasia Suksesnya]

3. Terdepak dari daftar orang terkaya di Indonesia

arifin panigoro
Walau sudah gak masuk daftar 50 orang terkaya di Indonesia, pak Arifin tetap kaya dan makmur (Kompas)

Di tahun 2016, Arifin Panigoro masih tercatat dalam daftar orang terkaya di Indonesia urutan ke 48, dengan kekayaan sebesar US$ 475 juta. Tapi di tahun 2017, namanya sudah hilang.

Apa gerangan yang bikin kekayaannya merosot ya? Sayangnya gak ada yang tahu. Dan pada 2017, belum ada informasi terbaru soal berapa total kekayaan kakak Hilmi Panigoro ini.

4. Bergelimang harta, Arifin Panigoro gak punya aset di luar negeri

Sebagai seorang taipan yang bergelimang harta, ayah dari Maera dan Yaser Panigoro ini sempat mengaku tidak memiliki aset di luar negeri. Pernyataan itu dilontarkan olehnya setelah mengikuti program tax amnesty pada 2016 lalu.

Soal masalah pajak, Arifin memang tampil sebagai wajib pajak yang baik. Di tahun 2004 saja dia membayarkan pajak perusahaan miliknya dengan seluruh hasil penjumlahan dari saham dan nilai sahamnya.

Menurut Arifin, sudah sewajarnya pengusaha bersikap transparan dan bersih soal aset. Karena hal itu bakal memuluskan pengembangan bisnis di kemudian hari.

[Baca: Punya Utang Rp 848 Miliyar, Ini Aset dan Harta Bos First Travel]

5. Pernah ikut partai politik

Gak cuma punya bisnis yang besar, Arifin juga punya karier politik lho. Dia pernah tergabung di Partai Demokrasi Perjuangan alias PDIP, dan dia menjabat sebagai Ketua Fraksi tahun 2002 hingga 2003.

Namun karena dirinya membentuk Gerakan Pembaharuan, Arifin akhirnya dipecat pada tahun 2005. Bukan hanya Arifin yang saat itu dipecat lho, ada beberapa tokoh lain seperti artis senior mendiang Sopan Sophian, Mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi, Engelina Pattiasina, Pius Lustrilanang, Roy B.B. Janis dan Noviantika Nasution.

Gak apa-apalah gak terlalu sukses politik, yang penting tetap tekun berbisnis. Tiga tahun kemudian, Arifin malah masuk ke dalam jajaran 40 orang terkaya di Indonesia.

6. Mempercayakan keluarganya untuk mengelola Medco

arifin panigoro
Kini, Medco dipimpin oleh adiknya yaitu Hilmi Panigoro (detik)

Meskipun sudah tampil sebagai perusahaan yang top, Medco dikuasai oleh anggota keluarga Panigoro. Saat ini, jabatan Direktur Utama diduduki oleh Hilmi Panigoro.

Putra bungsu Arifin yang dulu menjabat sebagai Business Development Manager di Medco, kini sudah jadi komisaris. Sementara itu, adik Arifin, Yani Yuhani Panigoro, juga menjabat sebagai komisaris dan direktur dari beberapa anak perusahaan Medco.

Jabatan Komisaris Utama diduduki oleh Muhammad Lutfi. Kamu tahu siapa dia? Dia adalah mantan Menteri Perdagangan RI tahun 2014.

Itulah enam fakta dari kehidupan sang taipan pembayar pajak terbesar, Arifin Panigoro. Pelajaran berharga dari kisah hidup beliau yang bisa kamu ambil adalah, pentingnya kerja keras untuk membangun sebuah dinasti bisnis yang kuat di masa depan.

Ingin jadi sukses seperti Arifin Panigoro? Kamu pasti bisa kok asal mau berkorban waktu, otak, dan modal. Tentunya ya tetap transparan juga ya soal aset dan bayar pajak, biar bisnisnya tetap lancar.

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560