6 Fakta Orang Terkaya di Prancis yang Sumbang Rp 1,59 Triliun buat Notre Dame

4 menit
Francois-Henri Pinault bersama istri Salma Hayek (Instagram).
Francois-Henri Pinault bersama istri Salma Hayek (Instagram).

Kabar mengejutkan datang dari Prancis. Gereja Notre Dame, salah satu bangunan bersejarah di Prancis, terbakar pada 15 April 2019 hingga mengakibatkan menara gereja runtuh. Kabar buruk ini tersebar luas hingga sampai ke telinga François-Henri Pinault.

Bos Gucci yang terenyuh begitu mengetahui kabar tersebut. François-Henri Pinault pun berjanji bakal memberi sumbangan sebesar 100 juta Euro buat pembangunan kembali Gereja yang berdiri sejak tahun 1345.

Bayangkan, sumbangan Pinault mencapai 100 juta Euro lho. Itu berarti kalau dirupiahkan nilainya tembus Rp 1,59 triliun. Benar-benar nilai sumbangan yang fantastis.

Gak heran François-Henri Pinault bisa kasih sumbangan begitu besarnya. Pasalnya, bos Gucci ternyata anak dari orang terkaya nomor tiga di Prancis. Kekayaan keluarga Pinault seperti yang dilaporkan Forbes mencapai US$ 29,7 miliar atau Rp 417 triliun.

Menarik buat diulas, seperti apa kisah hidup Francois-Henri Pinault yang menjadi penerus bisnis Gucci? Temukan fakta-faktanya dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Hindari Risiko Tinggi, Ini 5 Cara Jitu Pilih Reksa Dana Terbaik

1. Terlahir sebagai anak pengusaha produk fashion

Francois-Henri Pinault
Produk fashion merek Gucci (Shutterstock).

François-Henri Pinault lahir di Rennes, Prancis pada 28 Mei 1962. Ia merupakan anak dari François Pinault dan Louise Gautier.

Ayahnya, François Pinault, dikenal sebagai pendiri grup bisnis Kering. Berdiri tahun 1963 di Paris, Kering membawahi merek-merek fashion ternama. Mulai dari Gucci, Yves Saint Laurent, Balenciaga, Alexander McQueen, Bottega Veneta, Boucheron, Brioni and Pomellato.

Larisnya produk-produk fashion tersebut sebagai produk-produk berkelas bikin François Pinault dan keluarga menjadi orang yang sangat kaya. Nilai kekayaan keluarga Pinault telah mencapai US$ 29,7 miliar atau Rp 417 triliun.

2. Ambil pendidikan di sekolah bisnis dan memulai bisnis sejak masa kuliah

Francois-Henri Pinault
Francois memulai bisnis sejak masa kuliah (Instagram).

Gak banyak cerita tentang masa-masa sekolahnya. Yang jelas François-Henri Pinault merupakan lulusan tahun 1985 dari sekolah bisnis HEC School of Management yang berlokasi di Paris, Prancis.

Pada masa kuliahnya, ia telah memulai bisnisnya sendiri. Saat itu bersama teman-teman mahasiswanya, Pinault mengembangkan bisnis ‘Soft Computing’.

Pinault juga pernah menyelesaikan dinas militer di Konsulat Prancis yang berada di Los Angeles, Amerika Serikat. Selama di sana ia mempelajari bidang fashion dan teknologi.

Pinault juga diketahui pernah magang di perusahaan teknologi ternama asal Amerika Serikat. Ia magang di Hewlett-Packard yang berlokasi di Paris sebagai pengembang perangkat lunak basis data.

Baca juga: Pengin Investasi dari Barang Koleksi Pribadi? Bisa Aja Kok! Mudah Banget

3. Setahun bekerja di Pinault Distribution lalu dapat promosi jadi manajer

Francois-Henri Pinault
Setahun bekerja di Pinault Distribution, Francois dapat promosi jadi manajer (Instagram).

François-Henri Pinault memulai kariernya pada tahun 1987 dengan bekerja di perusahaan keluarga. Ia bekerja di Pinault-Printemps-Redoute atau Pinault Distribution. Baru setahun di sana, Pinault mendapat promosi sebagai manajer departemen pembelian pada tahun 1988.

Kariernya terbilang moncer di perusahaan keluarganya sendiri. Buktinya aja pada 1990, ia dapat promosi sebagai Kepala Manajer perusahaan.

Pinault juga tercatat mengepalai France Bois Industries tahun 1989. Kemudian ia dilantik sebagai Presiden Compagnie Française de l’Afrique Occidentale (CFAO) tahun 1993. Pada 1997, ia menjadi CEO perusahaan ritel Prancis, Fnac.

4. Melakukan akuisisi merek-merek fashion ternama mulai dari Gucci, Saint Laurent, hingga Alexander McQueen

Francois-Henri Pinault
Francois juga melakukan akuisisi merek-merek fashion ternama (Shutterstock).

Bisnis Pinault pun berkembang pesat. Pada 1999, PPR melakukan akuisisi saham Gucci Group NV. PPR yang kemudian berubah nama menjadi Kering S.A. mengakuisisi sebanyak 42 persen saham.

Gak cukup sampai di situ, PPR juga akuisisi banyak merek fashion ternama lainnya. Sebut aja Saint Laurent Paris, Alexander McQueen, Boucheron, Bottega Veneta, Stella McCartney, dan Balenciaga.

Baca juga: Ini yang Perlu Dilakukan Milenial untuk Membangun Kekayaan dengan Cepat

5. Dapat beberapa penghargaan dari Chevalier de la Légion d’Honneur hingga Vanity Fair Hall of Fame

 

Karena aktivitas dan prestasinya, François-Henri Pinault diganjar sejumlah penghargaan. Ia mendapat Chevalier de la Légion d’Honneur pada tahun 2006.

Kemudian pada 2015, Pinault memperoleh GCC Global Leaders of Change Awards dan ADL (Anti-Defamation League) International Leadership Award. Lalu pada 2016, ia dapat penghargaan Vanity Fair Hall of Fame.

Kemudian pada 2018, Pinault di labeli sebagai Best Performing CEOs in the World No. 4 oleh Harvard Business Review tahun 2018. Ia juga dilabeli Businessperson of the Year No. 8 oleh Fortune tahun 2018.

6. Cerai dari istri pertama lalu menikah lagi dengan Salma Hayek

Francois-Henri Pinault
Francois dan Salma (Instagram).

Pernikahannya dengan Dorothée Lepère pada tahun 1996 harus berakhir tahun 2004. Dari pernikahannya tersebut, mereka dianugerahi seorang anak laki-laki, Francois Pinault, tahun 1998 dan seorang anak perempuan, Mathilde, tahun 2001.

Perkenalannya dengan aktris Hollywood Salma Hayek sejak 2006 akhirnya membuat mereka memutuskan buat menikah tahun 2007. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Valentina Paloma yang lahir pada 21 September 2007.

Nah, itu tadi beberapa fakta dari François-Henri Pinault sang penerus bisnis Kering S.A. yang membawahi merek-merek fashion ternama di dunia. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!