6 Tips Ampuh Pengajuan Kartu Kredit Supaya Disetujui

3 menit

Walau sudah cukup banyak masyarakat yang memajang kartu kredit di dompet, nyatanya gak sedikit juga yang merasakan susahnya dapat kartu sakti ini. Kira-kira kenapa pengajuan kartu kredit bisa ditolak?

Setiap bank tentu punya pertimbangan dan standar yang berlaku saat memberikan fasilitas kartu kredit kepada calon nasabahnya. Walau aturannya gak selalu sama, bank tetap memiliki standar kebijakan yang menjadi tolak ukur diterima atau tidaknya permohonan kartu kredit yang dilakukan.

Sayangnya, bank jarang memberikan alasan penolakan aplikasi calon nasabahnya. Alhasil, bukan gak mungkin calon nasabah yang “ditolak” melakukan kesalahan yang sama saat mengajukan ulang.

Nah, kamu yang saat ini ingin segera punya kartu kredit, coba ikuti enam tips di bawah ini biar aplikasimu cepat disetujui.

1. Pastikan riwayat perbankanmu “bersih”

Pengajuan Kartu KRedit
(Image: Bankrate)

Riwayat perbankan yang bersih artinya kamu gak pernah punya cacatan kredit macet, bermasalah, atau tanggungan kredit yang besar sebelumnya.

Bank akan melakukan pengecekan Informasi Debitur (iDeb) SLIK calon nasabahnya dari Bank Indonesia untuk mengetahui riwayat perbankannya. Kamu bisa berharap segera memiliki kartu kredit jika gak pernah punya cacatan perbankan yang buruk.

2. Pastikan pekerjaanmu memenuhi standar

Pengajuan Kartu kredit
(Image: Career Guide)

Bank juga perlu memastikan apakah pekerjaanmu bisa menjamin kebutuhan dan pengeluaranmu dengan kartu kredit nantinya. Oleh karena itu, saat pengajuan kartu kredit, pastikan kamu telah memiliki pekerjaan yang “aman” sesuai standar.

Aplikasi karyawan dari perusahaan besar memiliki kemungkinan disetujui lebih tinggi dari karyawan perusahaan yang kecil. Walau begitu, jika kamu memiliki penghasilan mencukupi (minimal Rp 3 juta per bulan), kesempatan aplikasimu diterima pun jadi lebih tinggi.

Selain itu, untuk memperbesar kemungkinan permohonan kartu kreditmu diterima, setidaknya tunggulah sampai kamu telah berstatus karyawan dan bekerja selama satu tahun di perusahaanmu.

3. Usahakan tempat tinggal sesuai dengan KTP

Bank bisa sewaktu-waktu melakukan survei ke rumahmu. Alamat rumah yang sesuai dengan KTP memudahkan pihak bank menemukan alamat tempat tinggalmu sekaligus meningkatkan kepercayaan mereka padamu.

Jika tempat tinggal yang kamu cantumkan sesuai KTP, pihak bank seolah mendapat jaminan kemudahan untuk menemukan keberadaanmu jika ada hal-hal tak diinginkan terjadi.

Sebaiknya, kamu juga menginfokan anggota keluarga di rumah soal pengajuan kartu kredit yang kamu lakukan agar saat ada kunjungan dari bank mereka tak merasa kaget.

4. Pilih bank yang sama dengan rekening payroll

Bank akan melihat slip gaji calon nasabah yang pertama kali mengajukan permohonan kartu kredit. Sebaiknya pilih bank penerbit kartu kredit yang sama dengan bank yang digunakan kantor membayar payroll. Cara ini memudahkan bank melihat riwayat keuangan di dalam rekening pribadimu.

Kamu juga bisa memilih penerbit kartu yang sama dengan bank tempat kamu biasanya menabung. Pihak bank biasanya akan lebih loyal terhadap nasabahnya.

Selain itu, bank juga mempertimbangkan cash flow di dalam tabunganmu, maka pastikan saldo dan perputaran dana tabunganmu dalam keadaan baik, setidaknya selama tiga bulan terakhir.

[Baca: Seluk-Beluk Kartu Kredit yang Wajib Diketahui Konsumen]

5. Lengkapi persyaratan dengan benar

Pengajuan Kartu KRedit
(Image: technokrata)

Pengajuan kartu kredit yang tak sesuai ketentuan bisa berujung penolakan. Untuk itu, pastikan kamu telah melengkapi persyaratan dengan benar. Isi formulir aplikasi pada semua kolom sesuai petunjuk yang tercantum. Cek kembali kelengkapan aplikasi sebelum diserahkan yah.

Beri tahu juga permohonanmu ini pada orang yang kamu cantumkan sebagai emergency contact, agar saat dihubungi oleh bank, ia bisa menjawab pertanyaan dengan baik.

[Baca: Ngaku Pengguna Kartu Kredit Tapi Gak Bisa Maksimalin Manfaatnya? Baca Ini Dulu Deh]

6. Cari tahu tempat pengajuan yang paling tepat

Salah satu cara jitu biar aplikasimu diterima adalah dengan memanfaatkan penawaran di gerai-gerai mall. Pengajuan di mall biasanya tak memerlukan slip gaji, karena adanya asumsi bahwa mereka yang berjalan-jalan di mall tergolong sudah cukup mampu.

Kamu juga bisa memanfaatkan promo member get member. Caranya cari teman yang telah menjadi nasabah kartu kredit, lalu minta ia mereferensikanmu ke bank terkait.

Selain itu, permohonan juga lebih mungkin diterima jika kamu mengajukan di daerah asalmu. Hal ini lagi-lagi membuat pihak berasumsi akan lebih mudah mencarimu jika ada hal buruk pada kreditmu.

[Baca: Kartu Kredit Lebih dari Satu? Ternyata Ini Manfaat dan Risikonya ]

Itulah enam tips yang dapat kamu coba untuk menambah kemungkinan pengajuan kartu kredit diterima. Jika ada salah satu poin yang masih sulit kamu penuhi, mungkin kamu perlu berpikir ulang sebelum mengajukan. Pastikan kembali apakah kamu memang sudah layak memiliki kartu kredit. Selamat mencoba ya!

Ulfa Sekar
Ulfa Sekar

Pernah menjadi anak IT dan bercita-cita menjadi seorang programmer. Lalu berakhir menjadi seorang penulis dan menikmatinya. Semoga tulisan saya bisa berguna buatmu.