7 Cara Mengatur Keuangan Buat Para First Jobber yang Gak Pernah Kamu Tahu

Cara Mengatur Keuangan Buat Para First Jobber

Tuntas sudah empat tahun perjalanan di kampus. Waktunya menghadapi tantangan baru: mencari kerja.

Buat yang sudah punya “gebetan”, tentunya bisa sedikit leluasa. Tapi buat yang masih berburu jadwal job fair, ini yang patut waspada.

Soalnya, setelah kuliah, tentunya orang tua berharap kita bisa mencari nafkah sendiri. Dengan kata lain, keran bantuan dana bakal ditutup.

Ya, sebagian mungkin gak ditutup seluruhnya. Ada yang masih dibuka, biarpun cuma kecil. Namun ini tetap berarti para lulusan baru mesti tahu cara mengatur keuangan sendiri.

[Baca: Buat Fresh Graduate, Ini Nih 5 Trik Nego Gaji Saat Interview]

Bagaimana tidak, pengalaman “hidup mandiri” baru saja dijalani. Pastinya banyak hal di luar sana yang bikin kita kagok, terutama yang menyangkut pengeluaran.

Karena itu, cara mengatur keuangan penting diketahui lulusan baru, yang lebih keren dengan sebutan fresh grad alias fresh graduate. Betul, di Internet banyak tersedia tips mengatur keuangan.

Tapi gak semuanya relevan dengan fresh grad. Jika kamu termasuk fresh graduate atau baru pertama menginjakkan kaki di dunia kerja, simak cara mengatur keuangan buat para first jobber yang gak pernah kamu tahu berikut ini.

Cara Mengatur Keuangan Buat Para First Jobber
Stress mikirin pengeluaran yang boros? Haduuhhh

1. Pelajari dasar-dasar keuangan pribadi

Mungkin hal ini tampak boring. Menghitung berapa pengeluaran, pendapatan, bla…bla…bla. Makanya jangan lupa masukkan target keuangan, termasuk rencana investasi.

Membayangkan dana investasi Rp 1 juta menjadi Rp 10 juta dalam beberapa bulan pastinya menggiurkan. Nah, angka-angka ini bisa menjadi motivasi buat menjaga keuangan biar gak berantakan.

[Baca: Buat Para Pemula, Baca 5 Panduan Berinvestasi Ini Ya!]

2. Batasi belanja

Pos belanja mesti lebih kecil dibanding pemasukan, apalagi bila masih mengandalkan suntikan orang tua. Bahkan jika kamu sudah bekerja. Hidup hemat itu sangatlah penting gak peduli seberapa besar pendapatanmu.

Paling tidak ada dana 30 persen dari pendapatan buat ditabung. Jadi, bedakan antara hemat dan pelit. Kalau pelit, mungkin bisa nabung 50 persen. Tapi ada harga yang harus dibayar untuk itu.

[Baca: Antara Hemat dan Pelit, Pahami Dulu Deh Biar Gak Ngatain Teman Pelit]

Cara Mengatur Keuangan Buat Para First Jobber 2
Percaya diri dalam menapaki karier, cieee

3. Prioritaskan utang

Utang itu ada urutan prioritasnya. Yang harus dilunasi adalah yang bunganya paling gede tentunya. Apalagi kartu kredit, yang bunganya bisa beranak-pinak sampai bercucu-cicit.

Kudu jeli milih kartu kredit. Tapi yang lebih penting kudu cermat menggunakannya.

Bayar utang dulu, baru bisa nyaman nabung. Tapi lihat dulu keadaan. Bisa juga nyicil utang sambil nabung. Yang jelas, dasarnya tetaplah bujet keuangan yang telah dibuat.

[Baca: 6 Alasan Kenapa Fresh Graduate Perlu Punya Kartu Kredit Sendiri]

4. Ada inflasi!

Kalau sebelumnya cuma dengar kata inflasi, kini harus menghadapinya. Karena inflasi, harga es teh manis yang sekarang Rp 3.000 bisa jadi Rp 5.000 setahun-dua tahun nanti.

Jadi, gaya hidup mesti dicermati Dengan begitu, kita bisa menyiasati ancaman inflasi.

5. Olah skill terus

Biarpun sudah bergelar sarjana teknik, misalnya. Gak ada salahnya mengambil kursus bahasa asing. Ini berguna buat karier ke depannya.

Siapa tahu ada peluang kerja di bidang pertambangan di Arab sana. Biaya kursus ini bisa dianggap sebagai investasi untuk keuangan masa depan.

[Baca: Hei Calon Investor dan Pemula, Ayo Belajar Investasi Reksa Dana Saham Biar Gak Malah Buntung]

6. Independen harga mati

Walau orang tua masih rutin memberi duit, bukan berarti kita bisa menggantungkan pemasukan ke mereka. Anggap duit itu hanya alat penyambung napas. Paru-paru tetap kita yang mengontrol.

Dengan demikian, timbul rasa ingin hidup independen dan mandiri. Artinya, upaya untuk lebih menggemukkan tabungan bakal lebih digenjot biar napas tetap tersambung.

Cara Mengatur Keuangan Buat Para First Jobber
Tabungan tebal, karier pun cemerlang

7. Konsultasi

Meski mau mandiri, bukan berarti haram berkonsultasi. Bicarakan hal-hal terkait dengan keuangan dengan mereka yang sudah mapan. Gak perlu datang ke konsultan keuangan bayar duit mahal-mahal.

Diskusi saja dengan orang tua atau kakak. Cerita ke teman juga oke. Siapa tahu dari cerita jadi cinta. Hahaha.

Gimana, 7 cara mengatur keuangan bagi fresh grad di atas bisa dipraktikkan siapa saja. Terutama buat yang masih galau soal keuangan setelah lulus kuliah.

Jika sudah punya pengalaman hidup jauh dari orang tua, itu bakal amat membantu. Paling gak tanggung jawab mengatur keuangan sendiri sudah dipegang. Yok, semangat kerja, semangat atur keuangan, demi masa depan.

CTA Banner Standard Chartered Credit Card

 

Image credit:

  • http://www.cosmopolitan.co.id/newtest/vrgallery/teaser/9aa1872d9b9eeed38a66aa0dc4f078e5.jpg
  • http://cdn.klimg.com/fimela.com/resources/sites/default/files/assets/14/shutterstock_30598762.jpg
  • http://1.bp.blogspot.com/-X6vdJHjKxk4/UGxTwkZALvI/AAAAAAAAAuo/UI13XBhb3Q0/s1600/tips-jitu-mengelola-gaji-dan-tabungan.jpg
Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong