7 Pengeluaran Besar yang Tak Terduga Saat Kamu Punya Anak

4 menit
saat kamu punya anak

Punya momongan adalah impian bagi hampir semua orang. Mungkin termasuk kamu juga.

Tapi sudah merupakan rahasia umum kalau kehadiran anak otomatis diiringi juga dengan pengeluaran yang lebih besar. Gak cuma pengeluaran rutin, ada pula pengeluaran tak terduga kalo udah punya anak lho.

Yang kayak gimana maksudnya? Pengeluaran tambahan dan gak terduga ini pokoknya di luar  kebutuhan sehari-hari seperti makan, uang sekolah, dan sejenisnya. Pengeluaran ini sering kali bikin orangtua kaget, karena jumlahnya gak kecil dan datangnya pun tiba-tiba.

Oleh karenanya, penting bagi kita sebagai orangtua untuk aware terhadap pengeluaran-pengeluaran tak terduga ini ketika sudah punya anak. Apa aja jenis pengeluarannya? Yuk kita bahas satu-persatu.

1. Biaya berobat

Gak ada yang bisa memprediksi kesehatan buah hati. Penyakit atau musibah bisa saja menghampiri tiap waktu. Terlebih lagi jika si kecil masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan sehingga lebih mudah terserang penyakit dibanding orang dewasa.

saat kamu punya anak
Musibah atau penyakit bisa menyerang kapan saja. Makanya, dana darurat jangan sampai gak ada (anak sakit/parenting journals)

Sebagai orangtua, wajib buat kita untuk memahami kondisi kesehatan buah hati, sekaligus mempersiapkan dana darurat untuk kebutuhan ini. Daftarkan juga mereka ke dalam program BPJS kesehatan kita. Dan kalau perlu, buatkan pula asuransi kesehatan.

2. Karyawisata sekolah anak

Biaya sekolah setiap semester dan ekstrakurikuler pasti sudah ada di dalam catatan pengeluaranmu, tapi gimana dengan program karyawisata? Aktivitas ini seringkali bersifat dadakan dan wajib diikuti.

Dalam karyawisata, sang anak diajak belajar sambil rekreasi bersama guru dan teman-teman sekolahnya. Soal destinasi wisatanya biasanya sih ke luar kota. Jadi sudah pasti ada biaya akomodasi, transportasi, dan lainnya yang harus ditanggung oleh orangtua murid.

3. Pendidikan informal penunjang bakat dan minat anak

Pendidikan atau kursus yang satu ini jelas di luar ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Sebut saja seperti kursus musik, les bela diri, kursus menari, dan lainnya.

Keinginan mengikuti kursus itu muncul saat sang anak mulai menunjukkan minat dan bakat akan satu aktivitas tertentu. Tapi gak jarang juga orangtua yang mengarahkan anaknya untuk mengikuti kursus keterampilan itu.

Besar biayanya ya tergantung dari kursus apa yang diambil. Biaya kursus musik pun beragam, kursus drum pasti lebih mahal dari gitar. Begitupun les beladiri. Latihan taekwondo sudah pasti lebih murah daripada Muay Thai.

4. Liburan keluarga

Biaya liburan keluarga juga bakal meningkat saat kamu punya anak. Biasanya biaya rekreasi sama pasangan cuma butuh beli dua tiket pesawat, kamar hotel standar, dan biaya wisata kuliner. Namun ketika ada anak, tentu beda dong.

saat kamu punya anak
Bujet liburan keluarga jelas lebih tinggi lho dibanding liburan sendiri (liburan keluarga/parents)

Tiket pesawat sudah pasti jadi tiga, keperluan anak saat berlibur juga harus dibeli, dan destinasi liburan pun harus dipilih yang ramah anak. Tanpa perhitungan yang baik, biaya tersebut bisa saja tak terkendali.

Oleh karena itu, lakukanlah perencanaan keuangan dengan matang sebelum memutuskan untuk liburan bersama keluarga. Dan jangan pernah memaksakan diri untuk liburan bila keuangan belum sehat.

5. Beli mainan

Pengeluaran yang satu ini juga cukup bikin pusing orangtua. Walaupun sudah tanggal tua, sang anak mana pernah sungkan untuk minta dibelikan mainan baru.

Dan celakanya, banyak orangtua yang bela-belain menuruti keinginan beli mainan ini meski keuangannya sedang pas-pasan. Alasannya sederhana, daripada nangis terus minta-minta mainan mending dibelikan.

Padahal harga mainan anak saat ini juga gak murah lho. Mobil-mobilan kecil di mall saja harganya mulai dari Rp 100 ribuan. Membeli mainan buatan Cina di pasar tentu bukan pilihan, karena meski harganya murah, bahan mainan tersebut mengandung zat kimia yang berbahaya.

Sebagai orangtua tentu kita harus bijak menyikapi permasalahan ini. Apalagi jika si kecil selalu minta mainan tiap minggu. Jangan sampai menuruti terus keinginannya sampai uang bulanan habis cuma buat urusan yang satu ini.

6. Pesta ulang tahun

Menggelar pesta ulang tahun untuk memperingati hari kelahiran sang buah hati tentu boleh saja. Yang jadi masalah adalah ketika kita ingin merayakannya besar-besaran setiap tahun sampai menguras tabungan di rekening.

saat kamu punya anak
Boleh saja menggelar pesta ulang tahun besar-besaran tapi harus sesuai kondisi finansial ya (ultah/afromum)

Perayaan ulang tahun anak gak perlu dirayain ampe segitunya kok. Cukup undang teman-teman dekatnya dan ajak ke taman bermain, mereka juga pasti udah senang. Atau rayakan kecil-kecilan saja dengan keluarga sambil tiup lilin juga sudah bagus.

Merayakan pesta ulang tahun dengan sederhana juga bisa menjadi ajang pelajaran bagi anak untuk hidup hemat lho.

7. Beli gadget

Di zaman serba digital kayak sekarang, tiap orang pasti gak luput dari dampak perkembangan teknologi. Anakmu pun gak terkecuali.

Ketika sudah punya teman sepermainan dan mulai mengerti teknologi, suka gak suka, dia pasti bakal minta gadget. Nah, sebagai orangtua, mesti bijak nih menyikapi hal ini.

Jangan asal membelikan anak gadget ya. Terlebih lagi jika usia anak masih tergolong belia, misalnya 3-10 tahun. Dorong saja anak untuk memiliki lebih banyak aktivitas di luar dan bermain bersama teman-teman seusianya ketika anak masih dalam tahap ini.

Gadget bisa kamu belikan setelah anak menginjak usia remaja. Itu pun harus diperhatikan kesesuaian gadget dengan usia dan kebutuhan anak ya. Gak perlulah beliin gadget belasan juta misalnya, untuk anak SMP. Yang sederhana dan sewajarnya aja. Tegaskan juga ke anak kalau dia harus menjaga dan merawat gadget yang sudah dibelikan itu.

Bila ditelaah ulang, tujuh pengeluaran besar yang tak terduga di atas sebenarnya didominasi oleh pengeluaran yang bersifat hiburan. Makanya, penting sekali buat orangtua untuk membuat perencanaan keuangan setiap bulannya.

Jangan pernah juga lupa menabung untuk keperluan dana daruratmu, karena kita gak akan pernah tahu kebutuhan mendesak apa yang akan datang. Selalu sedia payung sebelum hujan ya!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Trik Bermain Bersama Anak Tanpa Menguras Kantong]

[Baca: Liburan Hemat Bareng Keluarga ke Luar Negeri Bukanlah Mimpi Kalau Kamu Lakukan 7 Hal Ini]

[Baca: Buat yang Baru Punya Anak, Pilih Mobil Keluarga yang Dilengkapi Fitur-Fitur Ini]

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan