8 Cara Menjadi Pengusaha Sukses Ala Donald Trump

3 menit
pengusaha sukses

Sebagai presiden, Donald Trump bisa jadi bukan favorit semua orang. Tapi keberhasilannya sebagai pengusaha sukses telah menginspirasi banyak orang.

Sebelum jadi presiden dan bikin banyak keputusan kontroversial, memang Donald Trump adalah pengusaha yang sukses. Tak pelak lagi, banyak yang ingin tahu cara menjadi pengusaha sukses seperti dirinya.

Untungnya Trump gak pelit-pelit amat dalam menceritakan rahasia suksesnya. Belasan buku sudah ia tulis tentang cara menjadi pengusaha sukses. Buku pertamanya terbit pada 1987, berjudul The Art of The Deal. Mungkin kamu belum lahir saat itu.

Dari kisah Trump, kita bisa belajar cara menjadi pengusaha sukses. Berikut ini tip dari Trump seperti dirangkum dari Independent.

1. Bisnis adalah seni

Trump pernah mengatakan dia menjalankan bisnis bukan semata mencari duit. Bagi dia, bisnis adalah perwujudan seni.

“Orang lain membuat lukisan yang indah di kanvas atau menulis puisi yang hebat. Saya suka membuat transaksi, terlebih yang bernilai besar. Dari situlah saya mendapat semangat.”

pengusaha sukses
Mudanya lumayan ganteng, sukses lagi sebagai pengusaha (pinsdaddy.com)

Seni merupakan hal yang membutuhkan kerja keras, dedikasi, tapi juga menyenangkan. Mungkin karena itulah usaha dibilang harus diperlakukan layaknya seni agar bisa mendulang sukses, ada tekanan namun tetap harus dinikmati.

2. Patok target tinggi

Target dalam bisnis semestinya bukan sekadar target, melainkan harus dipatok tinggi-tinggi. Seperti kata Trump, “Saya pasang target tinggi dan terus mendorong dan mendorong untuk mendapatkannya.”

Menurut dia, orang yang gak mau patok target tinggi adalah orang yang takut akan kesuksesan. Mereka takut membuat keputusan, dan takut meraih kemenangan.

[Baca: Terkenal dan Punya Banyak Duit, Ternyata Ini Sumber Kekayaan Kendall Jenner!]

3. Woles saja

Trump tampak seperti orang yang santai meski selalu mengenakan jas rapi. Sebab, memang demikianlah cara kerjanya. “Saya tak membawa koper, berusaha menghindari rapat terlalu banyak, dan selalu membuka pintu buat siapa pun. Kita tak akan bisa mengembangkan imajinasi atau sifat pebisnis kalau terlalu banyak struktur dalam keseharian.”

Trump berpikir bahwa rutinitas dalam usaha gak selalu berujung positif buat upaya menjadi pengusaha sukses. Justru sikap woles lebih pas untuk seorang pengusaha yang ingin sukses.

4. Efektif dan efisien

Jangan bayangkan Trump adalah pengusaha yang suka rapat berlama-lama. Sebaliknya, dia lebih suka ikut rapat yang singkat, gak lebih dari 15 menit. Bahkan sebagian besar pertemuan dilakukan dalam pembicaraan via telepon.

“Saya biasa berbicara lewat telepon lebih dari 50 kali dalam sehari, bahkan sampai 100 kali. Di sela-sela itu, saya ikut rapat yang berlangsung kurang dari 15 menit.” Semuanya itu demi efektivitas dan efisiensi waktu kerja.

5. Harus siap kalah

pengusaha sukses
Mau jadi pengusaha sukses seperti saya? Usaha dong (pinterest)

Kata orang, bisnis itu seperti berjudi. Donald Trump tidak sepakat dengan pendapat itu. Tapi dia tahu, pengusaha bisa kalah dan bisa menang dalam persaingan bisnis. Dan, lebih dari itu, pengusaha harus siap kalah, tapi juga harus siap bangkit kembali.

“Saya selalu mengantisipasi hal terburuk dalam bisnis. Jika kamu bisa mengatasinya, kebaikan akan datang dengan sendirinya,” begitu ujar Trump.

[Baca: 7 Orang Kaya yang Punya Bisnis Tapi Jatuh Miskin]

6. Lawan!

Sebagai pengusaha, apalagi pengusaha sukses, jelas banyak lawan, dari pesaing sampai anak buah sendiri. Secara umum, persaingan memang mesti dilakukan dengan cara positif. Namun ada kalanya konfrontasi diperlukan untuk mengumandangkan kejayaan.

“Saat mereka memperlakukan saya dengan buruk, atau memanfaatkan saya, saya umumnya akan melawan balik dengan sangat keras.” Artinya, tak boleh lembek kalau mau menjadi pengusaha sukses. Harus tahan banting dan siap mental.

7. Sedot perhatian

pengusaha sukses
Keluarga Trump yang kaya raya (pinterest)

Pengusaha gak bakal bisa sukses kalau gak menarik perhatian. Salah satu caranya adalah membuat produk yang berkualitas dan berguna buat publik. Peran media massa penting dalam hal ini, sehingga harus menjalin relasi yang baik dengan pers.

“Kamu bisa saja bikin produk paling keren di dunia. Tapi kalau orang tak tahu, apa gunanya? Kamu harus bisa menyedot perhatian, salah satunya lewat pers. Makin sensasional, makin bagus.”

8. Bersenang-senang

Trump gak mau larut dalam kekhawatiran akan masa depan bisnisnya. Justru dia lebih suka menikmati saat-saat sekarang dengan banyak bersenang-senang agar pikiran positif dan bisa menemukan ide baru.

“Kalau tak bisa bersenang-senang, buat apa? Hidup ini rapuh. Makin sukses, makin rapuh. Tak perlu terlalu serius dalam bisnis sampai-sampai lupa bersuka-ria.”

Kekayaan yang mencapai triliunan rupiah menjadi bukti bahwa Trump adalah pengusaha sukses. Tapi ini lain cerita kalau jadi presiden ya.

Mau mengikuti cara Trump soal cara berbisnis? Mungkin keteladanan dalam bisnislah yang bisa dipelajari darinya ketimbang dalam dunia politik.

[Baca: Ini 10 Selebriti Terkaya di Bawah 30 Tahun, Hartanya Sampai Triliunan!]

 

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.