Cara Manjur Ajukan Pinjaman yang Masih Aja Sering Diabaikan

3 menit
Cara manjur ajukan pinjaman. (Shutterstock)
Cara manjur ajukan pinjaman. (Shutterstock)

Butuh uang buat keperluan mendesak? Terpikir buat ajukan pinjaman? Memang saat ini cukup banyak pilihan pinjaman yang tersedia. Pinjam uang pun menjadi hal yang gak membingungkan dan menjadi salah satu solusi jitu saat kebutuhan keuangan mencekik.

Walaupun mengajukan pinjaman sekarang ini terlihat mudah, faktanya nih gak sedikit orang yang gagal mendapatkannya. Cukup banyak faktor kenapa pengajuan pinjaman bisa ditolak bank.

Padahal, kalau mau dicari, ada banyak lho tips yang bermanfaat banget buat orang-orang yang ajukan pinjaman. Malahan, banyak orang yang sukses dapat pinjaman berkat tips-tips tersebut.

Sayangnya, tips-tips ajukan pinjaman berikut ini bukannya diikuti, justru malah diabaikan faedahnya. Apa aja? Dikutip dari Business Insider, berikut ini tips-tipsnya.

Baca juga: Seluas 20 Hektar, Rumah Haji Isam 10 Kali Lipat Lebih Besar dari Kediaman Bob Sadino

1. Gak lakukan perbandingan sebelum ajukan pinjaman

ajukan pinjaman
Gak lakukan perbandingan. (Shutterstock)

Tips yang satu ini sebenarnya membantu banget dalam mendapatkan pinjaman berbunga rendah. Seperti yang kamu tahu, gak semua besaran bunga pinjaman itu sama.

Antara pinjaman yang satu dengan pinjaman lainnya beda-beda bunganya, tergantung dari ketentuan bank. Ada yang besaran bunganya per bulan lebih dari 1 persen, ada juga yang besarannya kurang dari 1 persen.

Makanya, membandingkan pinjaman yang satu dengan yang lainnya itu perlu banget kalau kamu pengin dapat pinjaman berbunga rendah. Lagian, sekarang ini membandingkannya itu udah gampang banget kok dengan adanya aggregator produk finansial.

Baca juga: Adu Gaya Liburan, Lebih Kece Syahrini atau Luna Maya?

2. Cek dulu informasi debitur atau iDeb di SLIK OJK

Cek info di slik OJK. (Instagram/ojkindonesia)
Cek info di slik OJK. (Instagram/ojkindonesia)

Kunci sukses pengajuan pinjaman disetujui bank adalah bagusnya informasi debitur atau iDeb yang kamu miliki. Soalnya, bank menjadikan iDeb sebagai pertimbangan dalam memutuskan disetujui atau ditolaknya pengajuan pinjaman.

Namun, entah karena gak tahu atau gak peduli, ada aja lho orang yang memilih langsung ajukan pinjaman tanpa mengetahui gimana skor kreditnya di iDeb. Syukur kalau skornya bagus. Gimana kalau jelek? Udah pasti ditolak tuh pengajuannya.

Terus gimana caranya cek skor kredit yang ada di iDeb? Gampang kok caranya. Kamu tinggal ke Kantor OJK buat minta iDeb SLIK OJK dengan bawa KTP. Nantinya, permohonan kamu bakal diproses lalu hasilnya diberikan ke kamu.

Baca juga: Punya 11 Juta Subscriber, Atta Halilintar Berpenghasilan Rp 9 Miliar dari Youtube?

3. Perhatikan kemampuan bayar kalau gak mau ditolak

ajukan pinjaman
Perhatikan kemampuan bayar. (Pixabay)

Bank itu sangat berhati-hati dalam memberi pinjaman. Bank gak bakal mau mengambil risiko memberikan dana nasabahnya ke orang-orang yang punya profil buruk dalam urusan meminjam uang.

Gak cuma itu, bank juga melihat kemampuan bayar dari calon debiturnya. Setelah dilakukan analisis dan ternyata diketahui mustahil sanggup bayar cicilan, ngapain juga bank menyetujui aplikasi pengajuannya?

Asal tahu aja nih, kemampuan bayar cicilan itu ditentukan berapa besar nominal dari 30 persen gajimu. Misalnya aja gajimu Rp 7 juta, itu berarti batas maksimal kamu bayar cicilan sampai di angka Rp 2,1 juta.

Dengan batas tersebut, kamu cuma boleh mengajukan pinjaman yang cicilan per bulannya maksimalnya Rp 2,1 juta. Lebih dari itu aplikasi pengajuanmu bakal ditolak bank.

4. Sebisa mungkin gunakan pinjaman buat tujuan produktif

ajukan pinjaman
Gunakan pinjaman buat tujuan produktif. (Pixabay)

Selama ini orang-orang mengajukan pinjaman karena mereka emang lagi butuh uang saat itu. Rata-rata kebutuhan mereka tersebut bersifat konsumtif.

Emang sih sah-sah aja ajukan pinjaman buat kebutuhan apa pun, termasuk juga kebutuhan konsumtif. Walaupun begitu, ada baiknya nih pengajuan pinjaman ditujukan buat keperluan yang bersifat produktif.

Sebagai contoh, kamu ambil pinjaman dengan tujuan memulai usaha. Tujuan ini lebih menguntungkan karena omzet usaha kamu nantinya bisa digunakan buat menutupi pembayaran cicilan pinjaman.

Dengan tujuan seperti itu, gak cuma meringankan pembayaran cicilan pinjaman, tapi juga menghasilkan pendapatan tambahan buat kamu. Untung banget, bukan?

Itu tadi beberapa tips ajukan pinjaman yang banyak orang suka abaikan. Ngomong-ngomong ada gak salah satunya yang kamu abaikan? Atau jangan-jangan semuanya diabaikan?

Setelah tahu ini, jangan lagi ya abaikan tips-tips tersebut kalau kepengin pengajuan pinjamannya sukses. (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan