Naik 6 Kali Lipat, Akseleran Targetkan Penyaluran Kredit Rp 1,2 Triliun

2 menit

Startup peer-to-peer lending (P2P) PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia atau yang dikenal dengan Akseleran menargetkan penyaluran kredit Rp 1,2 triliun sepanjang 2019.

Pada tahun 2018, Akseleran mampu menyalurkan kredit hingga Rp 210 miliar. Capaian tersebut melampaui target yang dicanangkan perusahaan yakni Rp 200 miliar.

CEO Akseleran, Ivan Nikolas Tambunan mengatakan, pada tahun 2019 ini prospek pertumbuhan financial technology (fintech) akan semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini seiring dengan tingkat pengetahuan dan minat masyarakat akan hadirnya layanan fintech khususnya peer-to-peer lending platform.

“Prospeknya bagus sekali, karena fintech di Indonesia saat ini sedang hot-hotnya. Kalau kemarin 2016-2018 pengenalan masyarakat, mulai sekarang ini masyarakat udah tau banget dan mulai pakai,” ujar Ivan usai Konfrensi Pers Akseleran di Jakarta.

Ivan menuturkan, perkembangan fintech pada tahun ini akan semakin meningkat, hal ini tercermin dari kinerja penyaluran kredit perusahaan yang terus tumbuh positif setiap tahunnya.

“Faktanya perseroan 3 bulan awal di 2017 salurkan (kredit) Rp 13 miliar. Kemudian 12 bulan di 2018 salurkan Rp 210 miliar. Kemudian satu bulan di 2019 salurkan Rp 55 miliar, growth benar-benar jauh sih apa yang dilalui di 2017-2018,” paparnya.

Tiga Sektor Dominasi Penyaluran Kredit

Sementara itu, sepanjang 2018, penyaluran kredit Akseleran didominasi oleh tiga sektor utama. Mulai dari pertambangan, minyak, dan gas, kedua sektor konstruksi, ketiga sektor ritel.

“Ketiga sektor yang mendominasi pertumbuhan kredit di Akseleran sepanjang 2018, yakni di sektor oil and gas, kedua dari construction, dan ketiga retail,” ujar Ivan.

Kendati demikian, pada tahun ini perusahaan akan lebih mendorong penyaluran kredit kepada usaha kecil dan menengah (UKM) dan online merchant yang lebih kecil.

Kemudian, pihaknya juga akan masuk ke sektor consumer loan, dan bekerja sama dengan pihak leasing.

“Oleh karenanya, kita harus lebih memperbanyak penerima pinjamannya yang konvensional, dan online merchant kita perkuat. Sehingga, nantinya kita bisa launching produk baru yang tadi kita kerjasamakan dengan leasing itu,” jelasnya.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan