5 Alasan Kenapa Nyari Perumahan Murah di Jakarta Susah Banget

3 menit

Nyari perumahan murah seharga Rp 300 jutaan bisa banyak ditemukan di kawasan Bogor, Tangerang, atau Bekasi. Tapi jangan harap bisa dapat harga rumah serupa di ibu kota. Soalnya, perumahan murah di Jakarta sekarang susah banget dicari.

Harga rata-rata paling rendah hunian di Jakarta saat ini mencapai sekitar Rp 500 juta hingga Rp 700 juta, itu pun jenisnya adalah apartemen, bukan rumah tapak.

Nah, berikut ini adalah beberapa alasan kenapa perumahan murah di Jakarta sulit banget dicari. Yuk simak aja.

1. Lahan terbatas

perumahan murah di jakarta
Makin padat jakarta, makin terbatas lahannya (foreignpolicy)

Gak bisa dibantah bahwa Jakarta merupakan kota terpadat di Indonesia. Bahkan, kota ini masuk dalam daftar kota terpadat ke-9 di dunia pada 2017.

Data World Economic Forum pada Mei 2017 mencatat kepadatan penduduk di Jakarta mencapai 9.600 orang per kilometer persegi.

Artinya, setiap lahan yang ada di Jakarta sudah banyak ditempati oleh perumahan, perkantoran, dan bangunan-bangunan lain. Maka jangan heran kalau lahan untuk pembangunan perumahan itu langka banget.

Coba deh perhatikan sekeliling. Pasti jarang banget kita temukan lahan-lahan kosong saking padatnya pembangunan gedung di Jakarta.

Kalau lahan udah banyak dibangun gedung-gedung komersial non perumahan, bagaimana mungkin bisa membangun perumahan murah di Jakarta?

[Baca: Para Pekerja Jakarta, Gini Caranya Kalau Mau Beli Rumah Murah]

2. Harga tanah mahal

Kalau ditanya alasan kenapa jarang banget menemukan perumahan murah di Jakarta, jawabannya sederhana aja: harga tanahnya mahal! Ini erat banget kaitannya sama poin nomor satu tadi. Lahan mahal ya karena supply-nya pun sangat terbatas.

Kalau kamu masih bisa menemukan harga tanah ratusan ribu per meter di per kampungan, maka mustahil banget kamu akan mendapatkan harga sama di Jakarta.

Data Indonesia Properti Watch pada 2017 mencatat, harga rata-rata tanah termahal mencapai Rp 18,76 juta per meter persegi yang berlokasi di Jakarta Pusat. Sementara harga rata-rata tanah termurah berada di Jakarta Timur mencapai Rp 7,9 juta per meter persegi.

Kalau harga tanahnya saja sudah mahal seperti di atas, sudah gak mungkin dong ada yang sanggup membangun perumahan murah di Jakarta.

3. Banyak lokasi strategis

perumahan murah di jakarta
Enaknya tinggal di Jakarta ini banyak mal yang bisa dikunjungi, jadi bisa belanja-belanja (bisnis)

Sudah jadi hal umum kalau perumahan yang berada di lokasi strategis, maka harganya rumahnya pun makin tinggi. Misalnya perumahan yang dekat dengan fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga pusat pendidikan.

Karena Jakarta itu kota metropolitan, gak heran kalau kebanyakan hunian di kota ini bisa dibilang “strategis” dan dekat mau ke mana-mana. Udah pasti harga rumahnya pun mahal.

Selain itu, perumahan di Jakarta sebagian besar berada di pusat pelayanan pemerintahan. Ini juga berdampak pada tingginya harga rumah di Jakarta.

4. Infrastuktur dan transportasi lengkap

Gak bisa dipungkiri kalau Jakarta merupakan kota yang punya infrastruktur dan akses transportasi paling lengkap dibanding kota lain. Lengkap ya, tapi bukan berarti sempurna.

Kamu bisa menggunakan berbagai jalan mulai dari jalan arteri, tol, layang, hingga jalan lokal yang kondisinya lebih baik dibanding kota lain.

Selain itu, kamu juga bisa mudah menggunakan berbagai akses transportasi, mulai dari ojek online, taksi, Kopaja, Transjakarta, commuter line hingga yang akan segera beroperasi light rail transit (LRT) dan mass rapid transit (MRT).

[Baca: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Beli Rumah di Bodetabek Tahun 2018]

5. Permintaan tinggi

perumahan murah di jakarta
Keinginan masyarakat untuk tinggal di Jakarta tinggi banget, itu makanya harga rumah di Jakarta mahal (tempo)

Semakin banyak orang berminat untuk tinggal di Jakarta, semakin tinggi pula harga rumah yang dijual. Ini jadi salah satu alasan para pengembang ogah membangun perumahan murah di Jakarta.

Mereka pasti gak mau dong bangun rumah terus ngejualnya dengan harga murah. Bukannya dapat untung, yang ada malah buntung. Lah orang buat beli lahannya aja udah mahal.

Maka gak usah heran kalau para pengembang banyak melirik kawasan pinggiran untuk membangun rumah murah. Perumahan-perumahan inilah yang disediakan buat orang-orang yang kebanyakan kerja di Jakarta.

Tapi, meski sulit mencari rumah murah di Jakarta, bukan berarti kamu harus menyerah. Kamu bisa mencari hunian alternatif yang bisa tetap kamu tempati.

Kamu bisa cari apartemen murah yang masih banyak tersedia di Jakarta. Atau kamu bisa dapatkan hunian yang sedang dibangun Pemprov DKI Jakarta dengan program rumah DP nol rupiahnya.

Program rumah DP nol rupiah ini sudah mulai dibangun lho di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Januari 2018 lalu. Nah, sebelum kehabisan, mending segera pesan yuk.

[Baca: Beli Rumah Murah di Jakarta Masih Bisa Kok, Begini Caranya…]

MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.