Kembangkan Asuransi Digital, Allianz Incar Kalangan Milenial

2 menit
Shutterstock
Shutterstock

PT Asuransi Allianz Life Indonesia tengah memperkuat pasar asuransi digital dengan memperbaharui aplikasi digital yakini Allianz Discover.

Aplikasi penjualan ini diperuntukkan bagi para tenaga pemasar perseroan. Dengan adanya Allianz Discover, nasabah dimudahkan dalam memilih produk asuransi sesuai keinginan dan kebutuhan.

Aplikasi penjualan digital ini telah mengalami pengembangan sejak pertama kali diluncurkan di Januari 2015. Sehingga tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi untuk mengajukan surat permohonan asuransi jiwa secara online, tetapi kini lebih mengutamakan customer journey.

Head of Market Management Allianz Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, pihaknya telah memiliki aplikasi penjualan digital sejak tahun 2015. Hal ini guna membantu tenaga pemasar mempersingkat proses penjualan. Kini Allianz Discover bisa digunakan oleh tenaga pemasar bersama dengan nasabah untuk pembelian produk asuransi dengan mudah.

Dua Masalah Nasabah Asuransi

Menurutnya, saat ini terdapat dua masalah yang dihadapi oleh nasabah asuransi di Indonesia. Mulai dari ketidakpahaman nasabah produk asuransi yang dibeli, hingga tidak sesuai dengan kebutuhannya.

“Masih banyak nasabah membeli asuransi tapi tidak tahu dan tidak mengerti secara detail produk yang dimiliki. Apakah sesuai atau tidak sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Karin di Jakarta.

Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Joos Louwerier mengungkapkan, dengan aplikasi ini perseroan berupaya semakin memudahkan nasabah. Utamanya dalam mengakses produk asuransi, dan juga menggarap potensi pasar generasi milenial.

Sebab, didalam aplikasi ini, segala informasi akan produk asuransi dicantumkan secara jelas dan rinci mulai dari sisi resiko hingga transparansi.

“Didalamnya penjelasan dan ilustrasi secara transparan mengenai risiko dan kebutuhan perlindungan asuransi,” ujarnya.

Bidik Pasar Milenial

Sementara itu, Ginawati Djuandi, Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia mengatakan, hadirnya era digital seperti saat ini kebutuhan akan produk asuransi yang cepat dan fleksibel harus dijawab oleh para pelaku pasar.

“Allianz menyadari di era digital ini, kebutuhan nasabah semakin dinamis dan serba cepat. Nasabah membutuhkan informasi perlindungan asuransi sebanyak dan secepat mungkin. Tanpa menghilangkan relasi antar manusia karena tenaga pemasar kami akan dengan senang hati memberikan penjelasan dan membantu nasabah memahami perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhannya,” paparnya.

Gina mengatakan, saat ini nasabah asuransi Allianz saat ini rata-rata berusia 40 tahun. Dengan diperbaharui aplikasi Allianz Discover ini akan semakin menguatkan posisi perseroan pada pasar asuransi digital.

Pihaknya menatgetkan bisa menggarap pasar milenial, dengan dibantu sekitar 50 persen tenaga pemasar atau agen perusahaan yang merupakan generasi milenial.

“Kami cukup bangga, kalau tidak punya agen milenial kami gak tahu bagaimana. Jadi dengan tenaga pemasar milenial ditambah digital pasti lancar,” papar Gina.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!