Agar Tak Terbuang Percuma, Gini Cara Bijak Menggunakan Uang Amplop Pesta Pernikahan

3 menit
Pesta Pernikahan Sederhana (Shutterstock).
Pesta Pernikahan Sederhana (Shutterstock).

Tak bisa dipungkiri kalau pesta pernikahan di Indonesia itu tak hanya identik dengan resepsi mewah, tapi juga amplop kondangan.

Saat akan datang ke pesta pernikahan saudara maupun teman, kamu tentu akan menyisihkan uang beberapa ratus ribu sebagai salah satu bentuk hadiah kepada pengantin.

Namanya juga hadiah, kamu tentu gak bisa memprediksi berapa jumlah uang yang akan terima. Karena terkadang, ada juga yang memberikan hadiah dalam bentuk kado.

Tapi, uang hadiah pernikahan yang kamu dapatkan bisa saja jumlahnya gak sedikit, apalagi kalau kamu menggelar pesta pernikahan yang cukup besar.

Namun, berapa pun jumlah yang kamu peroleh nanti, sebaiknya kamu dan pasangan memiliki rencana untuk menggunakan uang amplop tersebut dengan bijak. Karena, tak bisa ditampik kalau usai menikah kamu dan pasangan harus siap dengan berbagai kebutuhan yang cukup banyak.

Jadi jangan sampai uang hadiah pernikahan kamu terbuang sia-sia hanya untuk bersenang-senang. Untuk menghindari hal itu, kamu perlu membuat rencana dan tujuan yang tepat sejak awal.

Karena itu, kali ini MoneySmart.id ingin memberikan beberapa cara cerdik menggunakan uang amplop pernikahan dengan bijak. Berikut tiga di antaranya:

1. Bayar utang

Pesta pernikahan
Amplop pernikahan biasanya untuk bayar utang (Shutterstock).

Tak sedikit orang yang memutuskan untuk mengambil pinjaman ke bank untuk menggelar pesta pernikahan. Karena memang tak bisa dipungkiri kalau pesta pernikahan itu membutuhkan biaya yang cukup besar.

Mulai dari sewa tempat, katering, undangan, souvenir dan perintilan lainnya yang sangat menguras isi rekening.

Hal itulah yang membuat banyak orang yang akhirnya menyisakan sejumlah tagihan alias utang usai melangsungkan pesta pernikahan. Karena itu, untuk mengurangi bebanmu ke depannya, gak ada salahnya untuk mengalokasikan uang amplop tersebut untuk membayar utang.

Karena itu, bicarakanlah terlebih dahulu rencana pelunasan utang tersebut bersama pasangan. Dengan begitu, kamu berdua bisa melihat utang mana saja yang menjadi prioritas untuk dilunasi. Misalnya saja melunasi utang yang bunganya paling tinggi atau yang akan segera jatuh tempo.

Jika ternyata uang amplop tersebut mampu melunasi semua utang, maka kamu dan pasangan bisa memulai kehidupan rumah tangga dengan keuangan yang sehat.

2. Dana darurat

Pesta pernikahan
Menyiapkan dana darurat (Shutterstock).

Setelah semua utang sudah dilunasi dan masih ada yang tersisa, kamu bisa mengalokasikan uang hadiah tersebut untuk dana darurat.

Karena idealnya, saat sudah menikah kamu memerlukan dana darurat sebesar 6 hingga 12 bulan dari pengeluaran.

Pasalnya, dana darurat itu sangat penting dimiliki setiap orang, meskipun kamu baru saja menikah dan belum memiliki anak. Tujuan memiliki dana darurat itu adalah agar hidup kamu nyaman dan tenang.

Karena kamu tak akan pernah tahu kalau tiba-tiba ada kebutuhan mendesak yang mengharuskan kalian mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar. Dengan memiliki dana darurat, kamu gak perlu pusing memikirkan mencari pinjaman uang saat dihadapkan dengan kondisi seperti itu.

Selain itu, dana darurat juga bisa kamu gunakan untuk pengeluaran yang tidak ada di dalam anggaran tetap bulanan, seperti merenovasi dapur atau mengganti pintu kamar mandi yang rusak dan lainnya.

3. Membeli perlengkapan rumah tangga

Pesta pernikahan
Membeli Perabotan (Shutterstock).

Saat menikah dan memulai kehidupan baru, kamu dan pasangan tentu membutuhkan perabotan rumah tangga untuk mengisi tempat tinggal kalian yang baru. Mulai dari kasur, lemari, perlengkapan dapur dan lainnya.

Nah, kamu bisa membeli beberapa barang yang paling penting dengan menggunakan uang hadiah pernikahan tersebut.

Seperti membeli kasur atau lemari, karena gak mungkin kan kamu tidur di lantai maupun menyimpan pakaian di sembarang tempat.

Ingat, pentingnya kamu mengetahui urutan barang yang menjadi prioritas. Jangan menghabiskan seluruh uang amplop untuk membeli perlengkapan rumah tangga yang gak penting atau bisa ditunda.

Nah, itu dia tiga cara cerdik memanfaatkan uang amplop hadiah pesta pernikahan dengan bijak. Boleh aja digunakan untuk liburan tapi tetap pikirkan juga masa depan agar hidup tentram dan bahagia. (Editor: Winda Destiana Putri).

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.