Karena Anggaran Militernya Kecil Indonesia Disebut-Sebut Lemah, Benarkah?

4 menit
anggaran militer
Apakah TNI kita lemah karena anggaran kecil? (Tempo)

Debat capres yang telah usai menyisakan persoalan menarik nih mengenai anggaran militer Indonesia. Anggaran militer Indonesia disebut-sebut terbilang kecil buat menjaga kedaulatan negara. Hal ini diungkapkan capres nomor dua Prabowo Subianto dalam debat capres ke-4.

Kata Pak Prabowo, pertahanan Indonesia itu terlalu lemah dan rapuh. Sulit bagi Indonesia buat mengamankan kekayaannya kalau anggaran militer yang dimiliki angkanya kecil.

Malahan, kata mantan jenderal bintang tiga tersebut anggaran militer Indonesia kalah sama punya Singapura. Padahal, dari ukuran luas negara, Singapura itu kalah besar dengan Indonesia lho.

Faktanya nih apa yang dikatakan Prabowo itu sesuai dengan data yang ada. Seperti yang diungkap Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), anggaran militer Indonesia sekitar 4,8 persen dari belanja negara atau Rp 116 triliun tahun 2017.

Besaran anggaran tersebut ternyata gak ada apa-apanya dibandingkan dengan anggaran militer negara-negara ASEAN berikut ini. Salah satu negara tersebut, bahkan ada yang mencapai dua digit lho. Penasaran negara-negara mana aja yang anggaran militernya melampaui Indonesia? Ini daftarnya.

Baca juga: Intip Harga 7 Alutsista Tercanggih Milik TNI, Salah Satunya Jet Termahal di Dunia!

1. Singapura

anggaran militer
Sejumlah personel angkatan udara Singapura di dekat rudal darat-udara SPYDER. (Shutterstock)

Negara Asean yang satu ini menjadi negara yang menetapkan anggaran militer sebesar dua digit, yaitu 17,2 persen dari belanja negara tahun 2017. Nilai yang dianggarkan Singapura tersebut sekitar US$ 10,19 miliar atau Rp 145 triliun.

Data terakhir menyebut Singapura memiliki personel militer sebanyak 385 ribu dengan personel aktif sebanyak 72,5 ribu. Masih kalah banyak dengan Indonesia yang memiliki 800 ribu personel dengan jumlah yang aktif sebanyak 400 ribu.

Sementara itu, jumlah pesawat tempur Singapura mencapai 236 unit, tank sebanyak 190 unit, dan kekuatan angkatan laut sekitar 40 unit.

Apa yang dimiliki Singapura tersebut masih kalah dengan Indonesia. Jumlah pesawat tempur Indonesia mencapai 451 unit, tank sebanyak 315 unit, dan kekuatan angkatan laut sekitar 221 unit.

Baca juga: 5 Pesawat Tempur Termahal Sejagat, Ada yang Dipesan Indonesia Lho!

2. Myanmar

anggaran militer
Barisan personel militer Myanmar. (Shutterstock)

Sementara itu, Myanmar memiliki anggaran militer yang mencapai 12,4 persen dari belanja negara tahun 2017. Dalam dolar Amerika Serikat, besaran tersebut sekitar US$ 1,70 miliar atau Rp 24 triliun.

Myanmar sendiri memiliki personel militer yang aktif sebanyak 406 ribu. Selain itu, pertahanannya dilengkapi dengan 276 unit pesawat tempur, 434 unit tank, dan 155 unit kekuatan angkatan laut.

Baca juga: Seharga Rp 145 Triliun, Yuk Intip Kapal Perang Termahal di Dunia

3. Kamboja

anggaran militer
Personel Royal Cambodia Armed Force. (Wikimedia Commons/ RCarmy)

Kemudian ada Kamboja yang punya anggaran militer 8,97 persen dari belanja negara tahun 2017. Persentase tersebut sekitar US$ 463 juta atau Rp 6,59 triliun.

Berdasarkan data yang ada, negara Asean ini memiliki 125 ribu personel militer. Ini ditambah dengan 22 unit pesawat tempur, 550 unit tank, dan 27 unit kekuatan angkatan laut.

4. Brunei Darussalam

anggaran militer
Sejumlah personel militer Brunei Darussalam. (Wikimedia Commons/ US Navy)

Negara Asean yang kaya minyak ini menganggarkan 8,55 persen dari anggaran belanja negara buat militernya. Besaran tersebut dalam dolar Amerika Serikat mencapai US$ 346 juta atau Rp 4,93 triliun.

Buat melindungi negaranya, Brunei Darussalam memiliki personel militer yang banyaknya mencapai 10 ribu personel aktif. Alat utama sistem pertahanan atau alutsista yang dimiliki militer Brunei sendiri belum diketahui berapa jumlahnya.

5. Vietnam

anggaran militer
Sejumlah perwira militer muda Vietnam sedang baris-berbaris. (Shutterstock)

Lalu ada Vietnam dengan anggaran militernya yang mencapai 7,88 persen dari belanja negara. Persentase tersebut nilainya mencapai US$ 5,07 miliar atau Rp 72,20 triliun.

Vietnam sendiri memiliki total personel militer sebanyak 5,4 juta. Lebih banyak dari Indonesia. Buat alutsistanya, Vietnam punya 318 unit pesawat tempur, 2.575 unit tank, dan 65 unit kekuatan angkatan laut.

6. Filipina

anggaran militer
Kendaraan lapis baja M1113 milik militer Filipina (Wikimedia Commons/ Creative Commons/AP Photo/Aaron Favila)

Sementara itu, Filipina memiliki anggaran militer yang persentasenya 6,89 persen dari belanja negara. Persentase tersebut senilai US$ 4,37 miliar atau Rp 62,3 triliun.

Terakhir kali diketahui, jumlah personel militer Filipina mencapai 305 ribu. Ini masih ditambah dengan 171 unit pesawat tempur, 18 unit tank, dan 119 unit kekuatan angkatan laut.

7. Malaysia

anggaran militer
Personel militer Malaysia berparade di Kuala Lumpur. (Shutterstock)

Lalu, gimana dengan negeri jiran Malaysia? Anggaran militer negara ASEAN ini punya persentase yang mencapai 5,02 persen dari belanja negara. Persentase tersebut bernilai US$ 49,73 triliun.

Walaupun begitu, dari jumlah personel militer dan alutsista, Malaysia masih kalah dengan Indonesia. Jumlah personel militer Malaysia mencapai 410 ribu, pesawat tempur sebanyak 187 unit, tank sebanyak 74 unit, dan kekuatan angkatan laut 61 unit.

Nah, itu tadi ketujuh negara Asean yang persentase anggaran militernya melebihi anggaran militer Indonesia. Emang sih besar, tapi dari jumlah personel dan alutsista, Indonesia masih lebih baik kok. Kalau anggarannya ditingkatkan, bisa makin besar tuh jumlahnya. (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!