Donorkan Sumsum Tulang Belakang untuk Ani Yudhoyono, Pramono Edhie Berkekayaan Rp 1 M

3 menit
Pramono Edhie Wibowo pendonor Ani Yudhoyono (Instagram/@aniyudhoyono)
Pramono Edhie Wibowo pendonor Ani Yudhoyono (Instagram/@aniyudhoyono)

Ani Yudhoyono mendapat donor sumsum tulang belakang untuk penyembuhan kanker darah  yang dideritanya di National University Hospital Singapura. Pendonor tersebut adalah adik kandungnya sendiri, Pramono Edhie Wibowo.

Kabar Pramono Edhie akan menjadi pendonor darah istri mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu diungkapkan Amal Alghozaly lewat akunnya @Amal_Alghozali.

Sahabat SBY itu mengaku mendapat kabar tersebut setelah membesuk Ani Yudhoyono di NUH Singapura.

“Alhamdulillah ada kabar baik. Menurut Pak @SBYudhoyono hari ini dokter telah mendapatkan calon donor terbaik yang memenuhi syarat, yaitu Jenderal Pramono Edie Wibowo, adik kandung ibu Ani,” kata dia.

Lebih lanjut, dalam cuitannya Amal mengungkapkan, “Bapak @SBYudhoyono, Ibu Ani itu tahan banting. Mereka setia mendampinginya dalam senang dan susah lebih dari 40 tahun.”

“Sekarang saatnya saya membalas itu semua. Saya akan temani di sini sampai sembuh. Mohon doa dari teman-teman semuanya,” sambungnya.

Lantas, siapa sih Pramono Edhie Wibowo? Simak pemaparan lengkapnya di sini:

Putra purnawirawan

 

Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)
Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)

Pramono Edhie dan Ani Yudhoyono merupakan putra dan putri Purnawirawan Sarwo Edhie Wibowo, pangkostrad yang turut andil dalam penumpasan G30S PKI.

Darah militer mengalir deras di tubuh pria 63 tahun tersebut. Tak heran jika adik ipar SBY itu turut menghabiskan kariernya di militer seperti sang ayah.

Pramono membangun kariernya dengan menempuh pendidikan AKABRI pada tahun 1980. Di tahun sama, Pramono ditunjuk sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassandha. Berkat kegigihannya, karier Pramono berkembang.

Puncak karier Pramono adalah saat menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat menggantikan Jenderal TNI George Toisutta pada 2011-2013.

Baca juga: Yuk Intip Rumah SBY di Kuningan yang Harganya Tembus Rp 100 Miliar 

Mantan panglima kostrad

Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)
Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)

Pramono Edhie pernah menjabat sebagai Panglima Kostrad (KSAD) ke-27 pada tahun 2011, dan pada tahun 2009 juga pernah menjabat sebagai Pangdam III Siliwangi.

Putusan tersebut mengundang pro dan kontra. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan misalnya, mengungkapkan, penunjukan SBY terhadap anak kelima Sarwo Edhie itu kental nuasa nepotisme.

Kontras ketika itu menilai Pramono tidak lebih berkualitas di bandingkan dua calon kuat lainnya, Budiman (yang belakangan menjadi KSAD ke-29) dan Marciano Norman (ditunjuk SBY menjadi Kepala Badan Intelijen Negara pada tahun 2011).

Serupa dengan sang ayah, Sarwo juga pernah memimpin Komando Pasukan Khusus TNI AD (dulu bernama RPKAD).

Tak sampai setahun dipromosikan sebagai Pangdam III Siliwangi, paman Agus Harimurti Yudhoyono itu ditunjuk menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD.

Baca juga: Tembus Rp 21 Miliar, Ini Rincian Kekayaan Agus Harimurti Yudhoyono

Pensiun

Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)
Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)

Adik kandung Ani Yudhoyono ini pensiun dari TNI pada Mei 2013 dengan jabatan terakhir sebagai KSAD digantikan oleh Letjen TNI Moeldoko.

Setelah pensiun sebagai perwira tinggi, Pramono kini aktif sebagai dewan pembina Partai Demokrat, partai yang didirikan sang kakak ipar, SBY.

Kekayaan

Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)
Pramono Edhie Wibowo (Instagram/@pramonoedhie55)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat KPK.co.id telah merilis daftar kekayaan peraih Anugerah Bintang Bhayangkara Utama dari Polri itu pada tahun 2011.

Harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) berupa tanah dan bangunan seluas 1.150 meter persegi dan 650 meter persegi, di Kota Depok yang berasal dari hasil sendiri, perolehan dari tahun 2001 sampai dengan 2003.

Dalam status laporan, Rp 1,165.250 miliar pada tanggal 13 Desember 2010 dan tidak berubah sampai tanggal 12 Agustus 2011.

Sementara itu, untuk harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin lainnya dalam status laporan tidak ada alias kosong.

Itulah kisah inspiratif Pramono Edhie Wibowo, adik kandung Ani Yudhoyono yang akan mendonorkan sumsum tulang belakang miliknya kepada istri SBY itu. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk kita semua!

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan