Finalis Cover Boy yang Buka Debat Pilpres, Ini Perjalanan Karier Armand Maulana

5 menit
Armand Maulana. (Instagram/@armandmaulana04)
Armand Maulana. (Instagram/@armandmaulana04)

Ada banyak hal menarik dalam ajang debat calon presiden ke-2, Minggu, 17 Februari 2019. Gak cuma soal adu argumentasi dan gagasan antara capres petahana Joko Widodo dan penantangnya Prabowo Subianto, penampilan Armand Maulana sebagai pembuka acara debat pun cukup menarik perhatian.

Ya, pada kesempatan itu, pentolan band GIGI itu didapuk buat menyanyi Indonesia Raya, lagu kebangsaan kita di awal debat. Lebih tepatnya sih bisa dibilang “memimpin menyanyi”, karena saat itu, seluruh hadirin diminta berdiri dan bernyanyi bersama.

Mungkin kamu lantas bertanya, lalu apa menariknya? Kalau kamu penggemar band GIGI atau paling gak pernah ngelihat penampilan Armand Maulana manggung bareng GIGI, pasti ngelihat sesuatu yang gak biasa.

Apalagi kalau bukan gaya Armand yang agak lebih necis dari biasanya. Kalau biasanya suami Dewi Gita itu pakai kaos atau jaket saat manggung, saat itu Ia mengenakan setelan jas.

Selain itu, Armand juga berdiri mematung dan menghayati lagu yang ia nyanyikan. Beda jauh lah sama ketika manggung, di mana Ia jejingkrakan ke sana ke mari menguasai panggung. Ya kali deh nyanyi Indonesia Raya sambil pecicilan.

Armand Maulana bukan orang baru di blantika musik Indonesia. Pria kelahiran Bandung, 4 April 1971 ini sudah berkecimpung di dunia hiburan sejak era tahun 1980-an. Tapi, siapa sangka lho, pertama kali terjun ke dunia tersebut, Armand bukan jadi penyanyi, melainkan jadi model.

Penasaran? Simak sepenggal kisah jatuh bangun perjalanan karier Armand Maulana dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Sempat Terpuruk! Begini Perjalanan Ariel “NOAH” hingga Sukses

Finalis cover boy yang jadi penyanyi

Penampilan Armand Maulana di debat capres kedua, Minggu 17 Februari 2019. (Instagram/@armandmaulana04)
Penampilan Armand Maulana di debat capres kedua, Minggu 17 Februari 2019. (Instagram/@armandmaulana04)

Sampai era tahun 1990-an akhir, kita masih sering mendengar istilah cover boy. Kenapa belakangan udah jarang banget dengar istilah ini ya?

Seiring dengan pergeseran signifikan bisnis media massa, dari cetak ke online, istilah ini perlahan makin langka digunakan. Ya, karena cover boy ini emang marak dipakai saat majalah-majalah remaja dan gaya hidup menjamur di Indonesia pada era 80-an dan 90-an.

Dikutip dari Wikipedia, Armand pernah jadi salah satu finalis cover boy majalah “Mode” pada tahun 1985. Ketika itu, dia masih duduk di kelas 2 di SMP 13 Bandung.

Memasuki usia SMA, Armand punya hobi baru setelah bergabung dengan grup vokal SMAN 5 Bandung. Karakter suara yang menonjol, serta pitch yang kuat menjadikannya sering diberi kepercayaan jadi vokal utama.

Sadar punya kemampuan vokal yang lumayan, Armand membentuk band. Para personel band pertamanya itu adalah para pengiring musik grup vokal SMA.

Baca juga: 8 Seleb Jadi Tim Pemenangan Jokowi dan Prabowo, dari Cathy Sharon sampai Eko Patrio

Serius di nyanyi

Armand Maulana. (Instagram/@armandmaulana04)
Armand Maulana. (Instagram/@armandmaulana04)

Selepas SMA, Armand pun mengambil langkah yang diambil kebanyakan anak-anak lainnya, kuliah. Gak nanggung-nanggung lho, Armand bisa masuk Universitas Indonesia lho! Namun, di waktu yang sama, ia juga terus menjajal peruntungannya di dunia musik.

Di bawah asuhan pengamat musik Bens Leo, Armand dipandu untuk masuk dunia profesional. Armand dikutip dari Sooperboy, pernah mencoba bersolo karier, dibantu band pengiring yang namanya Next Band.

Saat itu, ia mulai merasa, menyanyi di panggung bersama band lebih mengasyikkan ketimbang sendirian. Ia pun lantas menyadari, dirinya lebih cocok buat nge-band, gak solo karier.

Suatu saat, Armand sampai di jalan simpang, di mana ia harus memilih antara menyanyi dan kuliah. Kala itu, jadwal manggungnya bentrok dengan jadwal ujian.

Berbekal keyakinan dan sedikit kenekatan, Armand putuskan tinggalkan ujian dan pergi ke acara musiknya. Peristiwa itu jadi titik balik kehidupan seorang Armand Maulana.

Ditentang kakak-kakaknya karena tinggalkan kuliah, Armand menyatakan siap dengan segala konsekuensi yang bakal dia terima kelak. Ia bahkan berjanji gak bakal minta uang sepeserpun andaikata suatu saat gagal sebagai pemusik.

Baca juga: Ramai Pembahasan Unicorn di Debat Capres, Prabowo Ingatkan soal Regulasi

Full nge-band

Armand Maulana bersama GIGI. (Instagram/@armandmaulana04)
Armand Maulana bersama GIGI. (Instagram/@armandmaulana04)

Armand pun serius menjalani kariernya bersama Next Band. Manggung dari satu klub ke klub lainnya, Armand lambat laun bosan menyanyikan lagu orang dan merasa sudah saatnya punya lagu sendiri.

Namun, Next Band gak sevisi dengan Armand. Ketika suatu ketika Armand hendak menarik Aria Baron, gitarisnya di GIGI, untuk gabung Next, Baron justru ingin Armand bergabung dengan bandnya, Triple M.

Singkat cerita, Armand undur dari Next dan gabung ke Triple M, band yang udah lebih dulu beranggotakan Baron, Thomas Ramdhan, Dewa Budjana, dan Ronald Fristianto pada Desember 1993. Hampir setahun kemudian, tepatnya pada 22 Maret 1994, Triple M ganti nama jadi GIGI.

Formasi tersebut bertahan hingga tahun 1995 dan GIGI menelurkan dua album, yakni Angan (1994) dan Dunia (1995). Angan, yang jadi tonggak karier mereka, sampai terjual 100 ribu kopi. Dunia, album kedua mereka lebih gila lagi, terjual sampai 400 ribu kopi! Royalti yang mereka terima pastinya banyak banget ya.

Namun, seperti pepatah, tak ada yang abadi di dunia, GIGI pun pernah alami masa suram. Baron memutuskan keluar untuk studi di luar negeri. Thomas bertahan sampai GIGI merilis album ketiga mereka, 3/4 (1996), namun ia lantas undur diri karena mengalami ketergantungan obat. Sst, tapi patut dicatat lho, Armand sendiri gak pernah tuh terjerat ketergantungan alkohol, apalagi narkoba.  

GIGI yang kena imbasnya. Armand dan Budjana, dua personel yang tersisa, harus memeras otak dan berusaha keras untuk mempertahankan band yang sudah mereka besarkan dengan keringat dan doa tersebut.

Bongkar pasang personel pun gak terelakkan. Nama-nama musisi seperti Opet Alatas dan Budi Haryono pun sempat mewarnai perjalanan Armand bersama GIGI.

Balik lagi solo karier

Armand Maulana bersama Dewi Gita. (Instagram/@armandmaulana04)
Armand Maulana bersama Dewi Gita. (Instagram/@armandmaulana04)

Hingga kini, nyaris genap 25 tahun GIGI berdiri. Band ini masih eksis di dunia musik Indonesia. Kini, GIGI diperkuat Gusti Hendy di drum, Thomas Ramdhan di bass, Dewa Budjana di gitar, dan Armand di lead vocal.

Armand dan GIGI masih sering manggung di acara-acara on air maupun off air. Di tengah maraknya band-bang pendatang baru, GIGI masih punya taji dan penggemar yang gak sedikit.

Ayahanda Naja Dewi Maulana ini pun boleh dibilang udah berhasil membuktikan omongannya dulu kepada kakak-kakaknya bahwa dia bakal mandiri lewat pilihannya meninggalkan kuliah untuk bermusik.

Pada tahun 2016, Armand kembali meniti jalan yang dulu sempat ia lewati namun gak ia tuntaskan: menjadi penyanyi solo. Ya, lewat label rekaman Trinity Optima Production, Armand merilis single pertamanya, Hanya Engkau Yang Bisa, diikuti single kedua, Sebelah Mata, yang dirilis di penghujung 2016.

Gak selesai di situ. Armand pun merilis single ketiga pada Desember 2017, Tunggu di Sana. Lagu Armand Maulana yang terbaru, Terluka, dirilis pada bulan Juni 2018 silam. Oh ya, ia pun baru-baru ini merilis lagu Perjalanan Cinta, lagu yang ia nyanyikan bersama sang istri, Dewi Gita. Beuh, romantis banget!

Armand Maulana jadi juri ajang pencarian bakat

Armand Maulana menjadi juri The Voice Indonesia. (Instagram/@armandmaulana04)
Armand Maulana menjadi juri The Voice Indonesia. (Instagram/@armandmaulana04)

Punya pengalaman panjang di dunia tarik suara dan industri musik tanah air, gak berlebihan ketika sejumlah televisi swasta mendapuk Armand jadi juri dari ajang pencarian bakat yang mereka selenggarakan. Ya, Armand pernah menjadi salah satu juri di acara The Next Boy/Girl Band musim pertama bersama Melly Goeslaw, Denada, Gamaliel Tapiheru dan Vidi Aldiano pada tahun 2017.

Gak cuma itu, Armand juga dipercaya kembali menjadi juri di acara The Voice Indonesia sejak tahun 2018 hingga sekarang.

Perjalanan karier Armand Maulana mengajarkan kepada kita, bahwa ketika seseorang mengikuti passion-nya dalam hidup, maka ia bisa dikatakan sudah separuh jalan menuju kesuksesan. Tapi gak cuma itu, karena menjalani passion tanpa kesungguhan dan sikap pantang menyerah, sama saja dengan kesia-siaan.

Kisah Armand juga menunjukkan, jika seseorang konsisten menjalani karier, maka rezeki demi rezeki akan terus berdatangan. Buktinya, di usia band yang gak muda lagi, Armand masih sering dapat job bareng GIGI. Sepakat? 

Ruben Setiawan

Pembelajar yang selalu mencoba hal-hal baru untuk dipahami. Semoga selalu bisa memberikan informasi bermanfaat bagi pembaca.