Mobil Sering Ngebut di Jalan? Hati-hati Bikin Kantong Makin Kering

3 menit
Mobil rally yang sering kebut-kebutan, (Ilustrasi/Pixabay).

Percaya deh, bawa mobil ngebut itu bikin tekor. Karena selain boros bensin, akan ada beberapa komponen mobil yang jadi rawan rusak.

Ketika komponen itu rusak, apalagi solusinya kalau bukan diservis dan diganti. Mobil jajan, otomatis pemiliknya keluar duit dong apalagi mesti ganti komponen yang seharusnya belum diganti.

Dan percaya gak percaya nih, ketika komponen itu rusak maka biaya yang dikeluarkan pemilik mobil gak cuma ratusan ribu. Melainkan juga sampai jutaan Rupiah lho.

Penasaran dengan komponen-komponen yang rawan rusak karena pemilik biasa bawa mobil dengan cara ngebut? Mari simak ulasannya di bawah ini yang udah dirangkum oleh MoneySmart.id berikut ini:

1. Ball joint

Bawa mobil dengan kecepatan tinggi keseringan bakal bikin kantong kamu jebol, (Ilustrasi/Shutterstock).

Komponen yang satu ini letaknya ada di bagian kaki-kaki mobil. Fungsinya untuk menghubungkan arm dengan knuckle roda. Letak ball joint memang menempel di arm, tapi gak bisa dipasang pakai baut lho ya.

Ketika seseorang bawa mobil dengan cara ngebut, komponen yang satu ini akal cepat rusak lantaran dia juga berfungsi sebagai sumbu roda saat berbelok ke kanan atau kiri. Kerusakan ball joint bisa dideteksi jika muncul suara yang gak wajar di bagian bawah mobil.

Jika ball joint mobilmu rusak, maka ongkos ganti sparepart ini gak murah lho. Harga komponen ini bervariasi dan sangat tergantung dengan merek mobilnya.

Untuk mobil MPV Jepang seperti Livina, Evalia, Avanza, dan sebagainya, biasanya dibanderol Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribuan. Sedangkan untuk Innova bisa Rp 80 ribuan.

2. Long Tie rod

Komponen long tie rod salah satu bagian mobil yang bakal cepat ganti karena sering bawa mobil kebut, (Ilustrasi/Shutterstock).

Ini juga merupakan komponen terpenting di dalam mobil. Tie Rod menghubungkan roda dengan rack end stir. Masing-masing roda depan memiliki satu tie rod, tapi terkadang ada juga yang punya dua tie rod dalam satu roda.

Ketika setir mobil sulit dikendalikan, bisa jadi tie rod mobil tersebut bermasalah nih. Atau gejala kerusakan tie rod juga bisa kamu saksikan saat mobilmu terasa oleng.

Bisa juga di saat kamu membelokkan mobil, maka akan terasa getaran dan terdengar bunyi aneh.

Biaya pergantian Tie Rod juga lumayan dan pastinya di atas ball joint alias di kisaran Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribuan. Tapi balik lagi, harga komponen ini sangat bergantung dengan merek mobilmu lho ya.

3. Rack end (inner tie rod)

Bawa mobil kebut buat komponen ini juga bakal diganti, (Ilustrasi/Shutterstock).

Kabarnya, komponen ini merupakan komponen yang paling rawan rusak ketimbang komponen lain terutama kalau pengemudinya sering bawa mobil ngebut. Sejatinya, fungsi rack end adalah mengatur tingkat kelurusan roda saat mobil berjalan lurus.

Ketika ada gangguan di rack end, jelas banget tentunya mobil gak bakal bisa berjalan dengan seimbang.

Selain karena ngebut, rack end juga bisa cepat rusak ketika pengemudi biasa menghajar lubang.

Harga ganti rack end juga umumnya ada di nominal Rp 130 ribuan. Namun jika mobilmu adalah mobil SUV cc besar, maka harganya ada di kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribuan.

4. Karburator

Bawa mobil kebut-kebutan dijamin bikin karburator kamu cepat ganti, (Ilustrasi/Shutterstock).

Karburator tugasnya adalah memasok bensin ke dalam silinder. Pastinya, ketika pengemudi kebiasaan bawa mobil kencang, supply bahan bakar ke silinder akan semakin gak beraturan.

Beberapa mobil dengan teknologi terkini memang punya sistem pembakaran non-karburator alias injeksi. Tapi untuk beberapa mobil lawas, mereka masih pakai karburator.

Ketika ada gangguan di karburator, maka apes-apesnya mobilmu tentu bisa jadi mogok. Bayangin, berapa Rupiah yang harus kamu keluarkan ketika mogoknya di jalan raya yang jauh dari rumah?

Gimana guys, terbuktikan kalau hobi bawa mobil ngebut itu bikin kantong bolong. Bahkan bukan hanya kantong bolong saja, keuanganmu udah pasti gak bakalan sehat  ke depannya.

Dan kerusakan ini munculnya tanpa disadari lho. Tahu-tahu aja rusak dan kamu mesti keluar duit buat servis. (Editor: Mahardian Prawira).

 

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.