Investasi Sukuk Negara Bisa Untung Banget Walau Gak Pakai Riba, Kok Bisa?

5 menit
Investasi Sukuk Ritel dengan Tabungan (Shutterstock).

Mau berinvestasi, tapi takut bertentangan dengan prinsip agama. Ada gak pilihan investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip agama alias ketentuan syariah? Jawabannya ada, yaitu investasi Surat Berharga Syariah Negara alias Sukuk Negara.

Investasi Sukuk Negara disediakan langsung oleh Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Keuangan. Pemerintah menawarkan pilihan investasi ini dengan tujuan menghimpun dana buat pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Itu berarti dengan investasi ini, kita bukan cuma menikmati keuntungan berupa imbalan, melainkan juga menikmati keuntungan dari pembangunan yang dilakukan Pemerintah. Udah gitu kita juga turut serta dalam pengembangan pasar keuangan syariah.

Buat kamu yang tertarik dan kepengin tahu lebih lanjut, cari tahu yuk penjelasannya dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Ini yang Perlu Dilakukan Milenial untuk Membangun Kekayaan dengan Cepat

Apa aja jenis-jenisnya?

Sukuk
Apa itu sukuk? (Instagram)

Surat Berharga Syariah Negara merupakan bagian dari Surat Berharga Negara (SBN). Pemerintah sendiri menyediakan dua jenis SBN yang bisa dipilih masyarakat, yaitu Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Menurut Kementerian Keuangan, Surat Utang Negara (SUN) adalah surat berharga berupa surat pengakuan utang dalam mata uang Rupiah ataupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara sesuai masa berlakunya.

SUN dibagi dalam beberapa jenis, yaitu Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Obligasi Negara (ON). Kedua SUN ini punya masa berlaku yang rata-rata 12 bulan dan mekanisme pengembalian yang berbeda-beda.

Sementara SBSN adalah SBN yang diterbitkan berdasarkan prinsip-prinsip syariah, baik dalam mata uang Rupiah maupun valuta asing. Istilah Sukuk sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti dokumen atau sertifikat.

Sejauh ini ada dua jenis yang bisa dimiliki setiap orang, yaitu:

  • Sukuk Ritel
  • Sukuk Tabungan

Kedua jenis tersebut disediakan khusus buat Warga Negara Indonesia (WNI). Tentunya keduanya tersebut punya perbedaan masing-masin. Apa aja perbedaan-perbedaannya?

Ini lho perbedaan Ritel dengan Tabungan

Sukuk
Perbedaaannya (Instagram).

Walaupun sama-sama merupakan Surat Berharga Syariah Negara, ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Seperti apa perbedaannya?

Sukuk Ritel Sukuk Tabungan
Sasaran investor Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Minimal pemesanan Rp 5 juta (bisa berubah) Rp 2 juta (bisa berubah)
Jangka waktu 3 tahun 2 tahun
Kemungkinan diperdagangkan Dapat diperjualbelikan di pasar sekunder. Tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder, tapi ada opsi early redemption.
Imbalan Tetap dan dibayar tiap bulan. Tetap dan dibayar tiap bulan.
Manfaat buat investor Instrumen investasi Tabungan investasi
Jaminan Pemerintah 100 persen 100 persen
Pajak 15 persen final 15 persen final

 

Keuntungan-keuntungannya dan risiko

Sukuk
Keuntungan dan risikonya (instagram).

Ada beberapa keuntungan yang kamu peroleh kalau berinvestasi di Ritel ataupun Tabungan. Pengin tahu apa aja keuntungannya? Cek dalam ulasan berikut ini.

Keuntungan-keuntungan ritel

Berikut ini adalah sejumlah keuntungan yang bakal kamu dapat kalau memilih instrumen yang satu ini:

  • Keamanannya dijamin 100 persen oleh Pemerintah, termasuk dalam urusan pembayaran imbalan.
  • Dijalankan menurut Fatwa MUI dan sesuai dengan pernyataan Dewan Syariah Nasional MUI.
  • Syaratnya pembeliannya mudah karena cukup menggunakan KTP dan minimal pembelian Rp 5 juta.
  • Besaran imbalan tetap dan dibayarkan tiap bulan.
  • Pajak lebih rendah dari pajak deposito, yaitu cuma 15 persen.
  • Mudah dijulal di pasar sekunder dan bisa dijaminkan atau digadaikan.
  • Ikut serta dalam pembangunan negara.

Risiko-risiko investasi ini

Di bawah ini adalah beberapa risiko yang bisa aja terjadi kalau berinvestasi di SBSN yang satu ini.

  • Adanya risiko likuiditas yang mana investor sulit menjualnya di pasar sekunder dengan harga pasar yang wajar.
  • Adanya penurunan harga di pasar sekunder akibat naiknya tingkat suku bunga.

Keuntungan-keuntungan investasi tabungan

Sementara berinvestasi di jenis yang satu ini, kamu bisa mendapat keuntungan-keuntungan sebagai berikut.

  • Adanya jaminan dari Pemerintah buat pembayaran pokok dan imbalan.
  • Imbalan yang diberikan di atas bunga deposito bank-bank BUMN.
  • Imbalan mengambang sesuai dengan perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate.
  • Imbalan selalu dibayar tiap bulan.
  • Adanya early redemption tanpa dikenakan redemption cost oleh Pemerintah.
  • Bisa diakses secara online.
  • Berinvestasi di Sukuk Tabungan sama aja dengan mendukung pembangunan nasional.
  • Benar-benar dijalankan sesuai dengan prinsip syariah.

Baca juga: Pengin Investasi dari Barang Koleksi Pribadi? Bisa Aja Kok! Mudah Banget

Risiko-risiko investasi Sukuk Tabungan

Risiko yang didapat dengan berinvestasi disini cuma satu, yaitu gak bisa diperdagangkan ataupun dialihkan.

Di mana dan gimana cara belinya

Sukuk
Bagaimana cara membelinya (Instagram)

Sampai sini apakah kamu berminat buat berinvestasi Sukuk Negara? Kalau kepengin memilikinya, kamu bisa membelinya dengan melalui prosedur-prosedur berikut ini.

Begini prosedur pembelian Sukuk Ritel

Kalau kamu memilih instrumen investasi yang satu ini, ikuti prosedur-prosedur pembeliannya berikut ini.

  • Hubungi atau datangi salah satu Mitra Distribusi yang telah ditunjuk Kementerian Keuangan.
  • Di sampaikan maksud kedatanganmu serta buka rekening dana bank umum dan rekening surat berharga. Nantinya kamu bakal dibuatkan Single Investor Identification (SID).
  • Siapkan dana sesuai ketentuan, yaitu minimal Rp 1 juta – Rp 5 juta.
  • Isi formulir dan tunjukkan identitas diri berupa KTP.
  • Kemudian tunggu hasil penjatahan dari Pemerintah.

Daftar mitra distribusi pembelian Sukuk Ritel.

  • Bank BRISyariah
  • Bank Central Asia (BCA)
  • Bank Commonwealth
  • Bank Danamon Indonesia
  • Bank DBS Indonesia
  • Bank HSBC Indonesia
  • Bank Mandiri
  • Bank Maybank Indonesia
  • Bank Mega
  • Bank Muamalat Indonesia
  • Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Bank OCBC NISP
  • Bank Panin
  • Bank Permata
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  • Bank Syariah Mandiri
  • Bank Tabungan Negara (BTN)
  • CIMB Niaga
  • Citibank N.A. Indonesia
  • Standard Chartered Bank
  • Bahana Sekuritas
  • Trimegah Sekuritas Indonesia

Begini prosedur pembelian Sukuk Tabungan

Enaknya berinvestasi di Sukuk Tabungan nih kamu bisa melakukannya secara online. Gimana caranya? Yuk, disimak.

  • Membeli secara online bisa dilakukan dengan mengakses www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan.
  • Pilih Mitra Distribusi yang udah ditentukan Kementerian Keuangan.
  • Lakukan registrasi buat bikin Single Investor Identification (SID) dan Rekening Surat Berharga.
  • Setelah mengikuti semua petunjuk yang diberi, lakukan pembayaran lewat teller, ATM, internet banking, hingga mobile banking sesuai batas waktu yang ditentukan.
  • Menerima bukti konfirmasi kepemilikan lewat Sistem Elektronik MiDis dan email yang terdaftar.

Daftar mitra distribusi pembelian Sukuk Tabungan

  • Bank Central Asia (BCA)
  • Bank Mandiri
  • Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Bank Permata
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  • Bank Tabungan Negara (BTN)
  • Trimegah Sekuritas Indonesia
  • Bareksa Portal Investasi
  • PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)
  • Investree
  • PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku)
  • Bank Syariah Mandiri
  • BRI Syariah

Inilah penjelasan kesesuaian Sukuk Negara dengan prinsip-prinsip syariah

Agar semakin mantap berinvestasi di Sukuk Negara, kamu perlu tahu dulu ini penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI mengenai SBSN. Berikut ini ulasannya.

Kesesuaian Sukuk Ritel dengan prinsip-prinsip syariah

Di bawah ini adalah prinsip-prinsip syariah yang dijalankan pada instrumen yang satu ini.

  • Skema akad Sukuk Ritel didasarkan pada Fatwa DSN MUI Nomor 76/DSN-MUI/VI/2010 tentang SBSN Ijarah Asset to be Leased.
  • Akad dibikin Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara Indonesia.
  • Aset yang jadi underlying adalah kombinasi antara Barang Milik Negara sebesar 35 persen dan proyek/kegiatan di beberapa Kementerian Negara dan Lembaga sebesar 65 persen.

Kesesuaian Sukuk Tabungan dengan prinsip-prinsip syariah

Berikut ini adalah prinsip-prinsip syariah yang ada pada instrumen SBSN ini.

  • Penerbitan Sukuk Tabungan diterbitkan dengan dengan akad Wakalah.
  • Akad dibikin Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara Indonesia.
  • Aset yang jadi underlying adalah kombinasi antara Barang Milik Negara sebesar 35 persen dan proyek/kegiatan di beberapa Kementerian Negara dan Lembaga sebesar 65 persen.

Daftar Sukuk Negara yang telah diterbitkan

Tercatat, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah beberapa kali menerbitkan Sukuk Negara, baik itu Sukuk Ritel maupun Sukuk Tabungan. Berikut ini adalah daftarnya.

Daftar Sukuk Ritel yang telah terbit

Sukuk Ritel Penerbitan Jatuh Tempo Tenor Imbalan (persen)
SR-001 25-02-2009 25-02-2012 3 tahun 12,00
SR-002 10-02-2010 10-02-2013 3 tahun 8,70
SR-003 23-02-2011 23-02-2014 3 tahun 8,15
SR-004 21-03-2012 21-09-2015 3,5 tahun 6,25
SR-005 27-02-2013 27-02-2016 3 tahun 6,00
SR-006 05-03-2014 05-03-2017 3 tahun 8,75
SR-007 11-03-2015 11-03-2018 3 tahun 8,25
SR-008 10-03-2016 10-03-2019 3 tahun 8,30
SR-009 22-03-2017 10-03-2020 3 tahun 6,90
SR-010 21-03-2018 10-03-2021 3 tahun 5,90
SR-011 28-03-2019 10-03-2022 3 tahun 8,05

 

Daftar Sukuk Tabungan yang telah terbit

Sukuk Ritel Tanggal Penetapan Jatuh Tempo Tenor Imbalan (persen)
ST-001 07-09-2016 07-09-2018 2 tahun 6,90
ST-002 27-11-2018 10-11-2020 2 tahun 8,30
ST-003 25-02-2019 10-02-2021 2 tahun 8,15
ST-004 24-05-2019 10-05-2021 2 tahun 7,95

 

Nah, itu tadi penjelasan mengenai Sukuk Negara, jenis-jenisnya, keuntungannya, risikonya, di mana membelinya, cara membelinya, hingga daftar Sukuk Negara yang telah terbit. Semoga informasi di atas bermanfaat ya! (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan