5 Cara Hemat dan Aman Atur Belanja Online Lebaran

2 menit
Belanja Online Kebutuhan Lebaran (Shutterstock)
Belanja Online Kebutuhan Lebaran (Shutterstock)

Momentum Ramadan hingga Idul Fitri menjadi waktu paling banyak promo di situs belanja online atau e-commerce. Hal ini disebabkan oleh intensitas dan minat konsumen yang meningkat seiring dengan kebutuhan lebaran yang juga bertambah.

Tradisi masyarakat Indonesia yang menyambut lebaran dengan penuh suka cita, menjadi ciri khas setiap tahun jika tren belanja masyarakat meningkat tajam.

Namun, dengan banykanya promo dari berbagai situs e-commerce, ada baiknya

konsumen lebih bijak dalam berbelanja online, jangan sampai karena mengikuti promo e-commerce finansial menjadi terbebani.

1. Tentukan Barang Prioritas

Jika belnaja online menjadi pilihan dikala kebutuhan lebaran meningkat, maka yang harus dilakukan adalah menentukan skala prioritas barang yang akan dibeli secara online.

Hitung dengan cermat mulai dari harga barang, biaya ongkos kirim, hingga jangka waktu pengiriman,

jangan sampai paket atau barang yang dipesan untuk hari raya, baru tiba setelah Lebaran karena jasa pengiriman

atau ekspedisi mengalami overload pengiriman.

Dengan menentukan prioritas tersebut, nafsu belanja online bisa dikontrol dengan baik, agar tidak membeli

barang yang memang tidak diperlukan atau hanya mengikuti kemauan saja.

2. Jangan Terjebak Promo

Promosi menjelang hari-hari besar keagamaan tentu akan semakin masif, namun ada baiknya memperhatikan promo diskon atau cashback dari perusahaan e-commerce.

Jangan membeli barang berdasarkan promosi tapi membeli berdasarkan kebutuhan bukan keinginan atau karena potongan harga yang tinggi.

Bandingkan produk yang ingin dibeli dengan membuka berbagai situs e-commerce dengan itu bisa mendapatkan harga terbaik dari barang yang akan dibeli dan tentunya bis alebih terjangkau oleh kantong.

Tapi tetaplah hati-hati agar tidak terjebak mendapat harga murah tapi kualitas murahan.

3. Pilih Penjual atau Merchant Terpercaya

Jangan tergiur dengan harga murah dan iming-iming yang menggiurkan pembeli, dalam membeli barang secara online

tentu kecermatan dan ketelitian diperlukan, bukan hanya melihat dari sisi harga yang miring.

Perhatikan track record dan rating penjualan dari merchant dengan itu dapat terhindar dari praktik

penipuan, meskipun e-commerce memiliki tingkat fitur keamanan yang tinggi bagi pembeli, namun ketelitian dan hati-hati menjadi kunci utama.

Sebab tak selamanya barang dengan harga miring itu memiliki kualitas yang baik, bisa jadi itu produk tiruan.

4. Pilih Metode Pembayan yang Aman

Dalam belanja online, salah stau yang paling vital dalah proses pembayaran, pilih dan cermat dalam menggunakan metode pembayaran, jangan sampai salah pilih dan membahayakan daa yang dikeluarkan untuk membeli barang atau kebutuhan.

Pada e-commerce biasanya pembayan akan dilakukan kepada rekening perusahaan, tidak rekening pribadi atau rekening yang diminta oleh penjual, sebab keamanan pembayaran menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh pelaku e-commerce.

Pilihlah pembayaran yang aman dan nyaman seperti bank transfer kepada rekening perusahaan, hingga menggunakan dompet digita atau e-money yang disediakan oleh perushaaan.

5. Pertimbangkan Ongkos Kirim

Biaya ongkos ekspedisi kargo barang tengah meningkat, dengan ini ada baiknya memperhatikan biaya yang dikeluarkan untuk ongkos kirim, apakah sesuai dengan harga barang dibeli atau malah lebih mahal ongkos kirimnya.

Jika beruntung, pilihlah e-commerce yang menawarkan pengiriman gratis atau memberikan subsidi ongkos kirim.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.