Dijamin Bakalan Rugi Kalau Abaikan Hal-Hal Ini Saat Mau Beli Mobil Baru

4 menit
Beli mobil baru harus perhatikan hal-hal ini. (Shutterstock)
Beli mobil baru harus perhatikan hal-hal ini. (Shutterstock)

Sejak diizinkannya pembayaran uang muka 0 persen alias DP 0 persen oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), banyak yang bilang angka penjualan mobil bakal melonjak. Sebab, banyak orang yang jadi tertarik buat beli mobil baru.

Emang sih ini menjadi momentum banget buat beli mobil impian. Namun, dengan adanya kesempatan emas ini, bukan berarti kamu bisa melakukan pembelian tanpa perencanaan ya. Emangnya kamu mau rugi dan menyesal dengan keputusan yang udah kamu ambil? Gak kan pastinya.

Karena itu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan nih sebelum beli mobil baru. Apa aja? Dikutip dari HuffPost, inilah hal-hal yang wajib kamu tahu kalau pengin beli mobil baru.

Baca juga: Mirip, Ini 6 Mobil Cina yang Dibilang Mirip Banget Mobil Mewah

1. Kapan waktu membelinya?

Tunggu waktu yang tepat buat beli mobil. (Shutterstock)
Tunggu waktu yang tepat buat beli mobil. (Shutterstock)

Hal pertama yang sebaiknya kamu perhatikan betul-betul sebelum beli mobil baru adalah waktu pembeliannya. Pertimbangkan mulai dari ketersediaan dana dan waktu pemasaran mobil yang kamu incar.

Oh, iya. Ketersediaan dana yang dimaksud di sini adalah dana darurat ya. Namun, kalau menyiapkan dana sebagai uang muka, juga gak apa-apa. Hal tersebut justru bagus. Soalnya kamu gak berat nantinya buat bayar cicilan dengan adanya DP.

Kenapa dana darurat harus siap dulu? Hal ini bertujuan agar kamu siap menghadapi kemungkinan terburuk yang bisa aja terjadi dan mengancam keuangan kamu nantinya.

Kalau dana darurat udah siap, kamu tinggal cari tahu kapan waktunya peluncuran atau pameran mobil diadakan. Pasalnya, melakukan pembelian pada saat-saat seperti itu bisa bikin kamu mendapat harga jual yang bagus. Karena biasanya dealer akan memberikan promo berupa diskon, maupun pemberian bonus aksesoris.

Baca juga: Koleksi Mobil Mewah Putri Cantik Keturunan Langsung Nabi Muhammad

2. Belinya cash atau kredit?

Beli mobil mending cash atau kredit? (Shutterstock)
Beli mobil mending cash atau kredit? (Shutterstock)

Kamu harus memastikan apakah berencana beli mobil baru secara cash atau kredit. Emang sih dihitung-hitung lebih baik beli cash. Namun, kalau dana belum cukup dan kebelet punya mobil baru, bayar secara kredit juga gak apa-apa kok.

Kalau belinya secara cash, nanti kamu diminta melakukan transfer dana ke rekening di dealer. Umumnya, dana ditransfer dalam jumlah tertentu. Setelah itu, kamu bakal terima surat pemesanan kendaraan atau SPK. Sisanya bisa kamu lunasi nanti setelah terima SPK.

Katakanlah sisa pembayaran telah disetor. Kamu tinggal menunggu buat mendapatkan STNK dan TNKB selama 14 hari kerja. Lalu, kamu tinggal menunggu diberikannya BPKB selama kira-kira 2 bulan.

Sementara itu, kalau belinya secara kredit, kurang lebih prosesnya sama seperti beli cash. Menunggu STNK dan TNKB selama 14 hari kerja. Bedanya, BPKB baru diberikan setelah cicilan lunas.

Satu hal lagi yang harus kamu perhatikan dari pembelian secara kredit adalah besaran bunga yang ditetapkan pada cicilan. Ada baiknya kamu lakukan survei terlebih dulu buat mencari leasing atau finance mana yang tawarkan bunga terjangkau.

Terus, kamu juga harus cari tahu profil atau reputasi si leasing atau finance. Apakah kinerjanya benar atau gak? Apakah kalau telat bayar cicilan, proses penagihannya bakal dilakukan secara semena-mena atau mengikuti aturan yang berlaku? Dengan begitu, kamu jadi nyaman dalam kredit mobil.

Baca juga: Ini Keunggulan Mobil 1.500 cc dari Sisi Finansial

3. Belinya secara online atau offline?

Beli mobil secara online atau offline. (Shutterstock)
Beli mobil secara online atau offline. (Shutterstock)

Enaknya, sekarang ini beli mobil udah bisa dilakukan secara online. Dengan begitu, kamu gak usah repot-repot lagi berkunjung dari dealer satu ke dealer lainnya.

Namun, kekurangan dari pembelian online ini adalah kamu jadi gak tahu seperti apa kondisi mobil yang dibeli. Apakah ada cacatnya? Apakah ada yang kurang? Terus kamu juga gak leluasa mau pilih yang mana.

Inilah alasan kenapa masih banyak yang beli mobil secara offline. Walaupun merepotkan, mereka bisa menentukan sendiri mobil pilihan mereka.

Terus, gak menutup kemungkinan keputusan bisa aja berubah karena tawaran dari pihak dealer. Misalnya aja, meski awalnya kamu mau beli mobil Honda tipe tertentu, namun kamu berubah pikiran setelah diberi tahu pihak dealer bahwa ada mobil Honda tipe lainnya yang menawarkan fitur lebih lengkap. Padahal, selisih harganya gak jauh-jauh amat.

4. Kalau beli kredit, jangan ambil tenor yang lama dan cicilannya gak lebih dari 30 persen gaji

Kalau beli mobil, cicilan jangan melebihi 30 persen pemasukan. (Shutterstock)
Kalau beli mobil, cicilan jangan melebihi 30 persen pemasukan. (Shutterstock)

Kenapa gak dianjurkan ambil kredit dengan tenor yang lama? Asal tahu aja nih, harga kendaraan itu terus menyusut. Coba aja kamu cek pajak kendaraan tahun ini sama tahun lalu. Pasti ada selisihnya alias kamu bayar pajak lebih murah.

Makanya biar gak rugi-rugi amat, ambil kredit dengan tenor yang gak terlalu lama. Total cicilan yang kamu bayarkan jadinya gak berat-berat amat. Terus besaran cicilan yang dibayarkan tiap bulannya jangan lebih dari 30 persen gaji.

Lebih dari itu, kamu bakal terbebani nantinya. Lagi pula cicilan yang besar juga gak bagus buat kesehatan keuangan.

Sampai sini kamu udah tahu kan sekarang apa aja yang perlu diperhatikan sebelum beli mobil baru? Dengan memerhatikan hal-hal yang disebutkan di atas tadi, dijamin deh kamu gak bakal menyesal nantinya telah melakukan pembelian mobil baru. (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!