Biar Kantong Gak Buntung, Begini Tips Memilih dan Membeli Mobil Bekas

5 menit
Beli mobil bekas
Biar Kantong Gak Buntung, Begini Tips Memilih dan Membeli Mobil Bekas, (Ilustrasi/Pixabay).

Beli mobil bekas bisa menjadi pilihan buat kamu yang pengin memiliki kendaraan roda empat namun punya bujet terbatas. Stereotip negatif tentang mobil bekas emang gak bisa dihindari pada hari ini.

Banyak yang masih percaya bahwa mobil bekas itu gampang rusak dan bakal menghabiskan biaya buat pemeliharaan lebih boros. Padahal semua itu belum tentu benar lho asalkan kamu pintar-pintar saat memilih dan membelinya.

Pertumbuhan jumlah kendaraan yang semakin meningkat setiap tahunnya membuat industri otomotif Tanah Air berkembang cukup pesat. Terlihat dari data penjualan mobil baru pada tahun 2018 yang mencapai 1,15 juta unit atau naik lebih dari 7 persen dari tahun 2016 dan 2017.

Gak mau kalah dengan mobil baru, mobil bekas pun mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan pada kuartal pertama tahun 2019 ini. Angkanya mencapai 30 sampai 50 persen dari penjualan tahun lalu di periode yang sama.

Fakta itu memperlihatkan bahwa mobil bekas masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat.  Sebelum kamu menjadi salah satu bagian dari mereka, yuk kita simak hal-hal apa aja yang mesti diperhatikan saat membeli mobil bekas biar gak rugi.

Baca juga: Wiih, Ini Dia 5 Mobil Termahal di Dunia dan Para Pemiliknya

Alasan kenapa harus membeli mobil bekas?

Beli mobil bekas
Pengin membeli mobil bekas ini alasannya mengapa mesti beli, (Ilustrasi/Pixabay).

Jawaban yang paling utama buat  pertanyaan yang satu ini udah pasti karena keterbatasan dana. Sedikit berbeda dengan mobil baru yang harganya turun akibat ada tipe baru yang dirilis.

Mobil bekas cenderung memiliki harga yang jauh lebih murah. Sehingga kamu tetap bisa menggunakan sebagian uang buat keperluan lainnya yang gak kalah penting.

Alasan selanjutnya yang bisa menjadi pertimbangan adalah dengan harga lebih murah kamu bisa mendapatkan fitur mobil lebih banyak dan kece dibandingkan membeli mobil baru. Terutama fitur keamanan yang menyangkut nyawa si pengemudi serta penumpang.

Yang terakhir ada pembiayaan kredit yang lebih mudah buat dilakukan. Hari ini udah banyak startup yang menyediakan fasilitas bayar cicilan dengan mudah. Selain memudahkan dari sisi pembiayaan, biasanya mereka juga mengiklankan berbagai macam jenis mobil yang bakal dijual. Jadi kamu gak perlu repot lagi cari-cari mobil bekas ke dealer.

Baca juga: Mengedepankan Rasa dan Digitalisasi, Fore Coffee Berhasil Memikat Pecinta Kopi

Tempat jual beli mobil bekas Jakarta

Beli mobil bekas
Ini tempat-tempat buat membeli mobil bekas, (Ilustrasi/Pixabay).

Buat membeli mobil bekas kamu bisa mengunjungi beberapa showroom atau dealer yang khusus menjual mobil bekas. Buat kamu yang tinggal di daerah Jakarta Selatan bisa mengunjungi dealer Mobil 88 yang berada di daerah Cilandak atau tepatnya ada di seberang Citos.

Atau jika jaraknya kejauhan dengan domisili kamu, bisa mengunjungi bursa mobil bekas Tems Otomart yang letaknya di Grand ITC Permata Hijau.

Lalu yang tinggal di daerah Jakarta Barat bisa datang ke Best Car Mobilindo yang ada di daerah Joglo, Kembangan. Selain itu ada AHM Auto Mobil bekas yang berada di ruko Taman Palem Lestari, Cengkareng.

Buat yang tinggal di Jakarta Utara bisa mampir ke AG Mobilindo yang lokasinya ada di WTC Mangga Dua lantai 7. Koleksi mobilnya cukup lengkap mulai dari sedan sampai MPV tersedia di sana.

Terakhir di daerah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat, kamu bisa mengunjungi dealer Arjuna Motor yang berada di daerah Jatiwaringin dan Makmur Sukses Motor yang letaknya di Mega Glodok lantai 2.

Baca juga: Pesaing HR-V dan CX-3 Kini Hadir! Hyundai Kona Dibanderol Rp 363,9 Juta

Cara memilih mobil bekas yang berkualitas

Beli mobil bekas
Cara yang tepat buat memilih mobil bekas, (Ilustrasi/Pixabay).

Memilih mobil bekas emang sedikit gampang-gampang susah, perlu ketelitian dan kesabaran dalam melakukannya. Tips pertama yang bisa kita lihat adalah dari sisi fisik mobil itu sendiri.

Apakah ada lecet di bagian body dan pernah  gak mengalami perbaikan. Setelah dari sisi luar kamu juga mesti cek bagian interior, kalau ada lecet atau kotor sedikit sih wajar.

Tapi kalau keadannya masih mulus itu bisa jadi poin plus buat kamu. Jangan lupa cek fungsi perlengkapan yang ada di dahsboard mobil dan sektor lainnya.

Selanjutnya masuk ke sektor mesin, perhatikan bagian mesin apakah ada kebocoran yang terjadi di situ karena bisa menjadi masalah yang serius di kemudian hari. Dan lihat di sekeliling ruang mesin ada gak warna cat yang tergolong baru, sebab bila ada itu bisa jadi indikasi kalau mesin pernah diturunkan akibat kecelakaan atau pernah menerjang banjir.

Periksa juga kondisi mobil ketika dinyalakan, biasanya suara atau getaran yang terlalu kuat bisa mengindikasikan sebuah masalah di mesin. Lihat juga jumlah odometer yang udah dijalani oleh mobil tersebut.

Pada bagian administrasi, periksa juga kelengkapan surat-surat seperti STNK, BPKB dan pajak masih hidup atau gak.

Bujet saat membeli mobil bekas

Beli mobil bekas
Ini bursa mobil bekas yang bisa jadi pilihan kmau, (Ilustrasi/Pixabay).

Sebagai referensinya, berikut ini adalah beberapa merek dan jenis mobil yang bisa dibeli dengan bujet sekitar Rp 50 juta dan Rp 100 juta di pasar. 

Harga mobil bekas dibawah 100 juta

Buat mobil keluarga yang bisa menampung sampai 7 penumpang kamu bisa membeli Toyota Avanza bemesin 1.300 cc tipe G keluaran tahun 2004 dengan harga sekitar Rp 75 jutaan. Untuk di atasnya ada tipe E dan S yang diluncurkan pada tahun 2005 dengan harga Rp 80 sampai 100 jutaan.

Di jenis mobil perkotaan dengan 5 tempat duduk kamu bisa memilih Honda Jazz bermesin 1.500 cc keluaran tahun 2004 dengan harga Rp 85 jutaan. Atau Peugeot 206 bermesin 2.000 cc keluaran tahun 2010 kebawah dengan harga yang kurang lebih sama.

Isuzu Panther keluaran tahun 2002 yang menggunakan mesin diesel juga bisa menjadi pilihan dengan rentang harga sekitar Rp 80 jutaan sampai Rp 100 jutaan. Karena menggunakan diesel, konsumsi bahan bakarnya jadi bisa lebih hemat.

Harga mobil bekas dibawah 50 juta

Walaupun pilihannya semakin terbatas, kamu tetap bisa membeli mobil bekas dengan harga dibawah Rp 50 juta kok. Untuk tipe keluarga bisa membeli Toyota Kijang bermesin 1.800 cc tipe G keluaran tahun 1996 seharga Rp 45 jutaan. Mobil yang cukup legendaris ketika masanya.

Sektor city car bisa memilih Hyundai Atoz bermesin 1.000 cc keluaran tahun 2002 yang punya harga sekitar Rp 47 jutaan. Sedangkan buat sedan bisa mencoba Honda Accord bermesin 2.300 cc keluaran tahun 1999 senilai Rp 49 jutaan.

Yang mau membeli mobil untuk keperluan usaha bisa membeli Suzuki Carry Box bermesin 1.000 cc keluaran tahun 2008 seharga Rp 50 jutaan.

Perawatan mobil bekas

Beli mobil bekas
Perhatikan hal-hal berikut ini saat membeli mobil bekas, (Ilustrasi/Pixabay).

Dalam memelihara mobil bekas yang terpenting adalah rutin pergi ke bengkel karena daya tahan mobil tersebut tergolong lebih lemah dibandingkan mobil baru. Atau bila perlu cari bengkel mobil yang khusus mereparasi tipe atau merek mobil tertentu supaya penanganannya bisa lebih tepat.

Beberapa bagian yang penting diperhatikan adalh sektor mesin, kaki-kaki mobil dan radiator. Khusus buat mobil keluaran tahun 2005-an ke bawah bisa menggunakan bensin beroktan 88 agar gak merusak mesin. Dan juga pastikan selalu memanaskan mesin sebelum menggunakannya. Kalau jarang digunakan, panaskan paling gak 2 sampai 3 hari sekali buat menjaga kesehatan mesin.

Itu dia tips dalam memilih dan beli mobil bekas supaya gak rugi. Jadi kamu tertarik gak nih buat membelinya? (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1