Sah-Sah Saja Beli Mobil Dulu, Asalkan Kamu dalam 3 Kondisi Ini

3 menit
Beli mobil
Sah-sah saja beli mobil dulu asalkan dalam 3 kondisi ini (Shutterstock)

Rumah memang sebuah kebutuhan primer, tapi gak selamanya orang memutuskan beli mobil dulu ketimbang beli rumah akan menyebabkan kerugian.

Rumah memang kebutuhan pokok yang harus tercukupi oleh kita. Sementara itu, mobil hanya sebuah kebutuhan tersier alias pelengkap.

Harga rumah memang bakal naik. Sementara itu, harga mobil bakal terjun seiring dengan berjalannya waktu.

Akan tetapi, harus dipahami juga, ada kalanya membeli mobil adalah hal yang perlu dilakukan terlebih dulu. Apalagi, saat bulan Ramadan ini lagi banyak diskon mobil bertebaran.

Nah, jika kamu seseorang yang mengalami tiga kondisi ini. Maka, pertimbangkan saja deh untuk beli mobil:

1. Ketika masih tinggal di rumah orangtua, dan gak jadi tulang punggung keluarga

Beli mobil
Beli mobil sah dilakukan ketika masih tinggal di rumah orangtua, dan gak jadi tulang punggung keluarga (Pixabay)

Sah-sah saja nabung dan beli mobil dulu ketika kita masih tinggal di rumah orangtua dan gak menjadi tulang punggung keluarga. Mengapa?

Beban finansial kita tentu gak seberat mereka yang jadi tulang punggung dan kita pun masih punya “papan”.

Namun, bukan berarti di masa yang akan datang kita gak perlu beli rumah ya! Aset properti satu ini sangat penting untuk masa depanmu.

Karena itu, jadikan saja mobil sebagai aset yang produktif. Sebut saja untuk cari uang tambahan lebih besar lagi.

Baca juga: Punya Duit Rp 100 Juta, Lebih Baik Beli Mobil atau Rumah?

2. Saat jalan tol jadi satu-satunya akses paling efisien menuju tempat kerja

Beli mobil
Beli mobil sah dilakukan saat jalan tol jadi satu-satunya akses paling efisien menuju tempat kerja (Pixabay)

Rumah orangtuamu di dekat jalan tol dan jarak dari rumah ke kantor adalah 24 km. Sementara itu, gak ada bus atau stasiun kereta yang ada di sana. Kalau ada, mesti nyambung angkot sana-sini.

Jika kamu memaksakan diri naik transportasi online, maka diprediksi dalam sehari ongkos transportnya bisa luar biasa mahal. Belum lagi harus bayar tol.

Mau kos bisa sih, tapi pengeluarannya pasti luar biasa. Dan kamu pun bisa mendadak bangkrut menghadapi kondisi seperti itu.

Dua hari ongkos transportasi mungkin setara dengan konsumsi bensin mobil seminggu. Karena itu, jika kondisi kamu seperti ini sebaiknya membeli mobil untuk mengatasinya.

Baca juga: Kredit Mobil Baru Atau Beli Mobil Bekas Secara Cash? Ini Untung Ruginya

3. Gaji sudah dua digit

Beli mobil
Beli mobil saat gaji sudah dua digit (Pixabay)

Nah ini dia yang paling penting di antara yang lain. Mau apapun situasinya, kalau gajinya belum dua digit, mending gak usah beli mobil dulu deh.

Bukan apa-apa, mereka yang dianggap layak mengkredit mobil dengan tenor ideal (empat tahun), umumnya adalah yang bergaji dua digit. So, ketika gajimu masih satu digit, mendingan fokus beli rumah saja deh dan kos saja untuk sementara waktu.

Pada intinya, nominal kredit mobil yang ideal adalah maksimal 30 persen dari penghasilan perbulan. Di bawah itu tentu lebih baik, dan di atas itu gak ideal.

Itulah tiga kondisi yang kiranya bisa membuat seseorang diperbolehkan membeli mobil terlebih dulu, sebelum beli rumah. Intinya, kalau ada salah satu dari tiga kondisi ini gak dialami, maka kamu lebih baik fokus beli rumah dulu ya. (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.