Ini Dia Situs Baru Jual Beli Reksa Dana yang Bisa Dilirik Investor Pemula

3 menit
beli reksadana
Ilustrasi reksa dana. (Shutterstock)

Bukan cuma belanja yang bisa online, beli reksadana online juga sama sekali gak sulit. Sebab, agen-agen penjual reksadana baru terus bermunculan seiring dengan berjalannya waktu.

Tepat pada 16 Oktober 2019, meluncur sebuah platform baru yang bisa membantumu membeli reksadana secara online. Namanya adalah Investasikita yang berada di bawah naungan PT Nadira Investasikita Bersama. 

Marketplace reksadana online yang berbasis di Kemang, Jakarta Selatan, ini telah meraih lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pendirinya ternyata adalah mantan petinggi dari perusahaan marketplace reksadana terbesar di Indonesia.

Pastinya, Investasikita itu berbeda dengan marketplace-marketplace lain yang kamu ketahui. Mau tahu lebih jauh soal fakta dari platform ini? Yuk simak ulasannya.

Baca juga: Apa Untungnya Investasi Reksa Dana? Ini Fakta-Faktanya yang Banyak Orang Belum Tahu

1. Robo Advisory

beli reksadana
Keuntungan reksa dana gak kena pajak. (Instagram/@investasi_kita)

Investasikita mengklaim bahwa mereka adalah platform jual beli reksadana pertama di Indonesia yang menggunakan Robo Advisory System. Apa itu Robo Advisory?

“Kita memiliki teknologi Robo Advisory yang bernama RoboKita. Fungsi dari Robo Advisory ini adalah untuk membantu nasabah memilih reksa dana mereka sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasinya,” ujar Co-Founder sekaligus Managing Director Investasi Kita, Fajrin Hermansyah dalam press conference di Crematology, Jakarta Selatan.

Fajrin menambahkan, investor awam seringkali kesulitan menentukan reksa dana mana yang harus mereka beli. Oleh karena itu, mereka akan dibantu oleh RoboKita.

Selain itu, mereka juga bisa membantu nasabah melakukan rebalancing portfolio ketika performa reksa dana yang mereka beli performanya agak loyo. Tapi rebalancing itu sifatnya adalah saran lho ya, soal keputusan rebalancing tetap ada di tangan investor.

Intinya, tujuan RoboKita ini ya meminimalisir risiko dan mengoptimalkan returns alias imbal hasil ketika kita beli reksadana.

Baca juga: Ini Potensi Keuntungan Investasi Reksa Dana dan Produk Terbaik Berdasarkan Jenisnya

2. Goal-based investment

beli reksadana
(Instagram/@investasi_kita)

Nah ini yang paling penting diketahui dan bisa dibilang, inilah fitur yang diklaim paling membantu para investor pemula.

Fitur ini mempermudah investor mengumpulkan uang untuk tujuan tertentu. Sebut saja untuk liburan, beli mobil, sekolah lagi, atau menikah. 

Setelah tujuan itu dipilih, tentukan saja tenor investasinya, dan RoboKita bakal langsung memilih reksa dana yang tepat untuk dibeli.

“Kita kerja sama dengan 25 wedding vendor. Mekanismenya gini, kita akan buat perhitungan investasi mereka, dan ketika investor sudah mulai disiplin menyisihkan dana sesuai dengan tenor yang ditentukan, mereka akan kami pertemukan dengan vendor yang sudah bekerja sama dengan kami,” ujar co-Founder sekaligus Business Director Investasikita, Teddy Sunandar.

Jika investor tiba-tiba berubah pikiran soal tujuan investasi ini, maka sah-sah saja bagi mereka buat membatalkan hal ini dan mengambil keuntungan investasinya, atau lanjut.

Baca juga: Ini 3 Besar Pengelola Reksa Dana Syariah Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

3. Ada 47 reksa dana yang dijual di sini

beli reksadana
(Instagram/@investasi_kita)

Jumlah reksa dana yang bisa dibeli di Investasikita ada 47, dan mereka juga sudah bekerja sama dengan 15 perusahaan manajer investasi.  

Sejauh ini, Investasikita menjual empat jenis reksa dana yang umum dijual di pasaran. Sebut saja seperti pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

Pilihannya lumayan banyak dong. Tapi buat kamu yang masih bingung memilih reksa dananya, serahkan saja pada RoboKita.

Urusan beli reksa dana jadi lebih praktis!

4. Minimal investasi Rp 10 ribu aja

beli reksadana
(Instagram/@investasi_kita)

Berapa minimal investasi di Investasikita? Gak mahal, Rp 10 ribu saja juga sudah bisa. 

Tapi harus diingat lho, dengan modal segitu ya imbal hasilnya juga kecil. Gak usah pelit-pelit deh soal investasi reksa dana. 

Sepuluh persen dari total penghasilan sudah cukup untuk menghasilkan cuan yang lumayan besar dalam setahun. Akan tetapi, investasinya harus disiplin dan harus diprioritaskan. 

Itulah sekilas mengenai Investasikita untuk beli reksadana yang baru saja meluncur. Sayangnya, mereka memang belum memiliki aplikasi dan untuk saat ini kamu hanya bisa mengaksesnya lewat website yaitu investasikita.com. 

Tapi seiring dengan berjalannya waktu, gak menutup kemungkinan mereka juga akan mengembangkan produknya. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.