Nekad Buka Bengkel Mobil dengan Modal Rp 100 Juta, Begini Tipsnya!

4 menit
Nekad Buka Bengkel Mobil dengan Modal Rp 100 Juta, Begini Tipsnya!, (Ilustrasi/Pixabay).

Membuka usaha bengkel mobil merupakan bisnis yang membutuhkan modal cukup banyak. Walaupun bervariasi antara satu dengan yang lain, tapi paling gak kamu butuh modal sekitar Rp 100 juta buat memulainya.

Biar gak rugi, kamu mesti memperhatikan tips berikut ini agar bisa dapat untung terus. Lho, gimana caranya?

Setiap tahunnya jumlah kendaraan roda empat terus meningkat. Gak aneh makanya melihat keadaan di kota-kota besar setiap jam pulang kantor selalu diisi dengan kemacetan.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik, tahun 2017 tercatat ada  15.493.068 unit mobil yang dimiliki secara pribadi. Jumlah tersebut berpotensi meningkat sampai hari ini melihat karakteristik penduduk kita yang konsumtif.

Emang sih gak melanggar aturan, tapi fenomena tersebut bisa menimbulkan berbagai macam masalah yang lebih besar kedepannya. Di sisi lain peningkatan tersebut juga bisa menjadi sebuah lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak yang melihatnya sebagai kesempatan.

Salah satunya dengan membuka bengkel. Ketika membuka bisnis ini dipikiran kita pasti membutuh dana yang gak sediking memang, diperkirakan butuh modal minimal Rp 100 juta buat memulainya dengan skala kecil.

Biaya tersebut udah menghitung berbagai hal diliuar tenaga ahli yang variatif seperti peralatan sebanyak 30 persen, perlengkapan 30 persen,  menyewa lahan yang gak terlalu besar namun cukup buat ditempati sebanyak 40 persen, seperti yang dikutip dari Bisnis UKM.

Dengan modal terbatas tersebut pasti keuntungan bengkel mobil menjadi hal yang sangat krusial bukan? Nah, maka dari itu penting tahu gimana tips biar menghasilkan cuan seperti berikut ini. 

Baca juga: Cuma Bermodalkan Rp 5 Juta, Coba 12 Peluang Usaha yang Menjanjikan Tahun Ini

1. Tentukan lokasi yang tepat

Bengkel Mobil
Pilih lokasi yang tepat dan strategis ketika pengin buka bengkel, (Ilustrasi/Pixabay).

Layaknya bisnis pada umumnya, menentukan lokasi yang tepat buat membuka usaha adalah poin krusial. Sebaiknya pilih lokasi yang dekat dengan perumahan atau tempat tinggal di mana pemiliknya memiliki kendaraan roda empat. Sehingga kamu bisa menjadi pilihan buat mereka yang pengin servis kendaraannya.

Dan kalau bisa hindari tempat yang membutuhkan ketenangan karena pada dasarnya bengkel akan membuat suara yang sedikit berisik bagi lingkungan sekitarnya. Beberapa fasilitas yang dapat kamu hindari adalah seperti rumah sakit, sekolahan dan tempat ibadah. 

Baca juga: Berencana Nambah Cuan? Ini Peluang Usaha dengan Modal Kecil di Akan Datang

2. Pilih jenis bengkel yang mau dimulai

Bengkel mobil
Pilih jenis bengkel yang mau dibuka, (Ilustrasi/Pixabay).

Dalam membuka usaha bengkel kamu memiliki beberapa jenis usaha yang bisa dipilih seperti bengkel resmi, bengkel umum, bengkel tune up dan bengkel modifikasi.  Pasti kamu pernah mendengarnya ya kan?

Buat skala kecil mungkin bengkel resmi sulit terwujud karena biayanya terbilang jauh lebih mahal karena membutuhkan lahan, peralatan dan perlengkapan yang jauh lebih besar. Kamu bisa sesuaikan bujet dengan memilih bengkel umum, tune up atau modifikasi aja.

Baca juga: Industri Makanan dan Minuman Bakal Makin Kinclong Loh, Buruan Sikat Sahamnya

3. Memperhitungkan kompetitor

Bengkel mobil
Coba deh memikirkan kompetitor sebelum membuka usaha bengkel, (Ilustrasi/Pixabay).

Walaupun terlihat sebagai ancaman, namun kompetitor bisa menjadi faktor yang menguntungkan bisnis kamu lho. Coba pelajari apa yang menurut kamu menjadi kekurangan dari kompetitor tersebut dan tutupi kesalahan itu pada bisnis yang tengah dijalankan oleh mu.

Kompetitor juga bisa membuat persaingan menjadi lebih sehat karena bakal memicu kreativitas dan inovasi yang mungkin sebelumnya belum dilakukan para pelaku usaha bengkel.

4. Menyiapkan tenaga ahli yang baik

Bengkel Mobil
Rekrut montir yang ahli dan pengin bekerja secara loyal. (Ilustrasi/Pixabay).

Hal yang satu ini emang agak gampang-gampang susah dalam menjalankannya karena baru akan terasa jika operasional udah berjalan. Yang bisa kamu lakukan buat mencegah hal tersebut ialah dengan menguji sejauh apa montir tahu tentang dunia otomotif serta sebesar apa kemauan mereka berkomitmen bekerja.

Bisa juga kamu membuka kotak saran kepada konsumen apa yang kira-kira kurang dari pelayanan montir yang memperbaiki mobilnya. Dengan begitu kita bisa melihat sisi negatif maupun positif para tenaga ahli.

5. Peralatan dan perlengkapan usahakan lengkap

Bengkel mobil
Pilih peralatan yang bagus dan prioritaskan saat pengin membuka bengkel, (Ilustrasi/Pixabay).

Kalau kamu punya bujet yang terbatas dalam pengadaan perlengkapan dan peralatan sebaiknya prioritaskan yang penting terlebih dahulu seperti kunci-kunci, obeng, serta perkakas yang bisa membantu pekerjaan para tenaga ahli menjadi lebih cepat selesai.

Karena jika ada peralatan atau perlengkapan yang kurang lengkap jelas akan menghambat pekerjaan para montir. Apesnya lagi malah pekerjaan perbaikan gak bisa selesai. Kalau udah gitu konsumen bisa ogah balik ke bengkel kamu lagi.

6. Dengarkan keluhan pelanggan

Bengkel Mobil
Coba selalu mendengarkan keluhan pelanggan karena itu bisa memperbaiki kualitas bengkel mu, (Ilustrasi/Pixabay).

“Pembeli adalah raja” mungkin istilah tersebut merupakan kata-kata yang tepat buat menjelaskan tips keenam ini. Banyak pengusaha yang gulung tikar gara-gara kurang mendengarkan keluhan dari konsumen dan merasa yang dilakukan udah jadi yang terbaik.

Lakukan langkah ini semenjak kamu memulai usaha agar gak terlambat ya.

Gimana udah puas belum sama tips-tipsnya? Untuk membuka usaha bengkel mobil emang sangat diperlukan ketekunan agar keuntungan sedikit demi sedikit bisa didapat. Tetap semangat dan sukses selalu! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1