Sebelum Interview, Ini Berkas Lamaran Kerja yang Wajib Kamu Siapkan

4 menit
Berkas Lamaran Kerja yang Wajib Dipersiapkan Sebelum Melamar (Shutterstock).
Berkas Lamaran Kerja yang Wajib Dipersiapkan Sebelum Melamar (Shutterstock).

Untuk bisa dipanggil interview oleh sebuah perusahaan kamu tentu harus mengirimkan berkas lamaran kerja yang lengkap agar profil pribadi bisa ditinjau oleh tim HR. Tapi umumnya setiap korporasi memiliki syarat yang berbeda satu dengan yang lain.

Itu bisa terjadi karena kebijakan manajemen yang udah ditentukan sebelumnya. Apakah mereka pengin memerlukan berkas tertentu yang bersifat merinci atau sekedar yang seperlunya aja.

Contohnya seperti di perusahaan rintisan atau startup yang relatif lebih simpel dalam proses rekrutmen dibandingkan perusahaan konvensional yang membutuhkan waktu serta berkas lebih banyak.

Upaya tersebut bukan semata-mata untuk mempersulit para pencari kerja aja, namun juga memastikan bahwa pihak korporasi  bisa mendapatkan pegawai yang lolos kualifikasi serta cocok dengan apa yang dibutuhkan oleh manajemen.

Oleh karena itu kamu wajib memperhatikan berkas lamaran kerja berikut ini yang wajib dikirimkan dan dibawa saat datang pertama kali melamar pekerjaan.

1. Berkas lamaran kerja terpenting adalah Curriculum Vitae (CV)

Berkas Lamaran Kerja
CV untuk melamar pekerjaan (Shutterstock).

Hal pertama yang paling mendasar dan penting adalah Curriculum Vitae atau biasa disingkat dengan CV. Pihak HR pasti melihat kertas ini pertama kali dibandingkan kertas lainnya karena melihat kualifikasi pelamar yang dipilih.

Beberapa hal yang wajib dicantumkan dalam CV adalah nama, alamat email, telepon, riwayat pendidikan, pengalaman kerja serta skill yang dimiliki oleh kamu selama kuliah ataupun diluar kegiatan tersebut.

Selain informasi tersebut desain CV kamu juga harus menarik dan menjabarkan semua hal di atas dengan ringkas. Sebab pihak HR gak memiliki waktu yang banyak untuk memperhatikan satu per satu pelamar yang mendaftar lowongan kerja tertentu.

2. Surat lamaran

Berkas Lamaran Kerja
Membuat surat lamaran pekerjaan (Shutterstock).

Kedua ada surat lamaran yang menginformasikan tentang minat serius kamu untuk melamar kerja di posisi yang dilamar. Selain itu biasanya juga di surat lamaran ini kamu menuliskan darimana kamu mengetahui lowongan kerja tersebut bisa dari Instagram, portal lowongan kerja ataupun sumber lainnya.

Surat lamaran ini sebaiknya ditunjukkan kepada tim HR atau kepala departemen jika kamu kenal dengannya.

3. Formulir data pribadi dari perusahaan

Berkas Lamaran Kerja
Mengisi data di formulir saat datang ke wawancara kerja (Shutterstock).

Ketiga adalah formulir data pribadi yang kadang suka terlupakan oleh para pencari kerja. Gak sedikit orang yang lupa mengisi berkas ini ketika datang untuk psikotes ataupun wawancara.

Gak semua perusahaan memiliki prosedur ini, namun bagi yang memberikannya kepada pelamar beberapa informasi yang harus diisi antara lain adalah nama, nilai IPK, riwayat pekerjaan hingga ekspektasi gaji yang diinginkan.

Biasanya formatnya dikirimkan melalui email pribadi, jadi kamu harus rutin dan teliti mengeknya.

4. Foto copy Ijazah yang udah dilegalisir dan transkrip nilai

Berkas Lamaran Kerja
Membawa foto copy berkas seperti ijazah (Shutterstock).

Berkas lamaran kerja selanjutnya yang harus disertakan adalah foto copy Ijazah serta transkrip nilai. Ini berguna untuk meyakinkan pihak HR bahwa kamu benar-benar pernah kuliah di Universitas yang kamu tulis di CV serta prestasi akademik yang ada sesuai dengan apa yang diakui pihak kampus.

Pastikan bahwa foto copy Ijazah serta transkrip nilai tersebut udah dilegalisir oleh pihak kampus sebagai bukti yang sah dan diakui.

5. KTP dan Kartu Keluarga

Berkas Lamaran Kerja
Kartu Tanda Penduduk (Shutterstock).

Kelima ada KTP dan Kartu Keluarga sebagai berkas pelengkap. Walaupun gak signifikan mempengaruhi kemungkinan kamu lolos ke proses rekrutmen selanjutnya, tapi berkas lamaran kerja yang satu ini penting bagi pihak perusahaan untuk mengetahui alamat bila sewaktu-waktu terjadi hal yang penting pengin disampaikan.

6. Pas foto 3×4 dan 4×6

Berkas Lamaran Kerja
Jangan lupa membawa pas photo (Shutterstock).

Keenam ada pas foto yang dibutuhkan untuk tanda pengenal lainnya selain KTP dan Kartu Keluarga. Umumnya pihak perusahaan membutuhkan yang berukuran 3×4 atau 4×6 sebanyak 2 atau 3 lembar masing-masingnya.

Semakin update foto yang kamu gunakan akan membantu pihak HR mengenali kamu dengan lebih mudah.

7. Sertifikat atau piagam penghargaan

Berkas Lamaran Kerja
Sertifikat penghargaan (Shutterstock).

Hal yang gak boleh ketinggalan juga sertifikat jika kamu saat kuliah atau setelah kuliah memiliki kemampuan tertentu seperti bahasa Inggris (TOEFL atau IELTS) dan pendidikan informal lainnya yang bisa memperbesar kemungkinan kamu dipanggil oleh pihak perusahaan.

Jika kamu juga memiliki piagam penghargaan atas prestasi tertentu di bidang akademis maupun non akademis juga bisa disertakan.

8. Surat SKCK

Berkas Lamaran Kerja
Surat SKCK

Berkas lamaran kerja terakhir ada Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang kamu harus buat di polsek terdekat. Berkas ini sebetulnya bukan hal yang wajib kamu bawa dan hanya perlu dibawa ketika pihak perusahaan memintanya sebagai syarat.

SKCK dipertimbangkan oleh perusahaan untuk melihat bahwa kamu gak punya rekam kriminal atau hal negatif lainnya yang bisa membuat perusahaan ragu untuk memilih kamu sebagai calon pegawai.

Nah itulah 8 berkas lamaran kerja yang harus kamu persiapkan jika pengin dipanggil oleh pihak perusahaan. Walaupun gak menjamin bisa diterima secara pasti, tapi hal fundamental ini harus kamu perhatikan agar kemungkinan diterima semakin besar. Semoga sukses! (Editor: Winda Destiana Putri).

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1