Banner ImageBanner Image

Bisa Sukses Sebagai Karyawan, Kenapa Enggak? Wujudkan dengan Lakukan Hal Ini

4 menit
Karyawan tetap wanita di sebuah perusahaan (Shutterstock).

Banyak orang yang berpandangan kesuksesan itu cuma milik pengusaha. Padahal, dengan berstatus sebagai karyawan, kamu bisa sukses lho.

Manfaatkan sebaik-baiknya waktu yang kamu jalani sebagai karyawan menjadi langkah awal menuju kesuksesan. Sayangnya, masih ada aja yang kurang optimal dalam memanfaatkan waktu ini. Mereka berpikir dengan bekerja keras aja udah lebih dari cukup.

Kerja keras itu sebenarnya perlu, tapi bukan berarti menjadi satu-satunya cara buat raih kesuksesan. Kamu harus melakukan beberapa hal lainnya agar bisa menunjang kerja keras yang kamu lakukan.

Seperti yang diungkap WayUp, ada beberapa hal yang sebaiknya dikejar orang-orang selama berkarier sebagai karyawan. Apa aja? Yuk, disimak.

Baca juga: Mengenal Sosok Nilam Sari, Wanita Tangguh Dibalik Suksesnya Kebab Baba Rafi

1. Apakah nilai-nilai perusahaan sama dengan nilai-nilai yang kamu yakini?

Bekerja di perusahaan (Shutterstock).

Hal ini yang salah satunya harus kamu ketahui kalau berkarier sebagai karyawan. Kesamaan nilai-nilai yang diyakini antara kamu dan perusahaan penting sekali. Sebab dengan kesamaan tersebut, kamu bisa bekerja dengan nyaman dan memberi kontribusi yang signifikan.

Emangnya kamu bisa kerja di perusahaan yang punya nilai-nilai yang bertentangan dengan yang kamu yakini? Misalnya aja kamu menyakini karyawan itu pantas dapat promo karena kinerjanya bukan karena kedekatan dengan atasan.

Bisa juga menjadi berbeda itu lebih bernilai ketimbang mengikuti selera pasar. Nilai-nilai semacam itulah yang harus dicari tahu dan dipahami benar-benar.

2. Budaya perusahaan cocok gak buat kamu?

Jangan memaksakan diri masuk ke perusahaan yang sebenarnya budayanya gak cocok (Shutterstock).

Ini juga menjadi faktor pendorong apakah kamu bisa sukses atau gak sebagai karyawan. Jangan memaksakan diri masuk ke perusahaan yang sebenarnya budayanya gak cocok dengan kepribadian kamu.

Walaupun di perusahaan tersebut kamu bisa dapat banyak benefit, belum tentu nantinya kamu bisa enjoy dalam bekerja. Setiap harinya nih yang kamu rasakan itu cuma malas dan malas buat bekerja. Ujung-ujungnya gak ada peningkatan pada performa kamu.

Kalau hal ini terus berlanjut, lama-lama hasil kerja bisa gak optimal. Kamu gak bisa raih kesuksesan yang udah ditargetkan.

Baca juga: Gak Sampai Rp 50 Ribu, Hand & Body Lotion Murah Ini Bikin Kulitmu Makin Lembut

3. Apakah rekan-rekan kerja bisa diajak kerja sama?

Rekan kerja (Shutterstock).

Sukses atau gagalnya mencapai prestasi kerja juga bergantung dari tim kerja. Kalau kamu bergabung dalam tim kerja yang solid, besar peluang buat mencapai target lho.

Beda kalau kamu dengan rekan kerja yang lain gak bisa kerja sama. Mau berusaha kayak gimana pun, mustahil deh bisa memperoleh hasil yang diinginkan.

Cocok atau enggaknya kamu dengan rekan kerja harus kamu ketahui sebelum akhirnya menginjak tiga bulan bekerja. Itulah kenapa ada masa probation yang tujuannya bukan semata-mata apakah kamu bisa kerja atau gak, melainkan juga beri ke kamu buat bisa beradaptasi.

4. Apakah ada kesempatan buat belajar di tempat kerja?

Belajar di tempat kerja (Shutterstock).

Teruslah belajar sekalipun kamu udah lulus dari bangku kuliah. Mempelajari hal-hal baru bisa menambah kualitas diri sebagai karyawan. Dengan begitu, kamu pun punya daya tarik yang bikin perusahaan-perusahaan berebut mendapat talenta seperti kamu.

Gak cuma belajar dengan ambil pendidikan lanjutan atau di tempat kursus, kamu juga bisa belajar di tempat kerja. Malahan ilmu-ilmu yang didapat dengan belajar di tempat kerja lebih tepat guna buat perkembangan karier kamu lho.

Inilah yang perlu kamu cari tahu di tempat kerja kamu sekarang. Apakah ada kesempatan buat belajar banyak hal di sana? Adakah progres atau pengalaman berarti yang kamu dapat?

Kalau gak menemukan hal-hal tersebut, lebih baik keluar dan kerja di tempat lain aja deh. Sebab kesuksesan kamu dalam berkarier juga tergantung dari seberapa skill yang kamu kuasai.

Baca juga: Tak Kie: Kedai Kecil Klasik yang Melegenda di Tengah Menjamurnya Bisnis Kopi Kekinian

5. Apakah ada kesempatan bagi karyawan buat naik jabatan?

Naik jabatan (Shuttertsock).

Di mana-mana orang naik jabatan atau gak dinilai dari prestasi yang dibikinnya. Merasa udah bekerja dengan baik dan capai target, tapi belum ada promosi? Itu tandanya ada yang salah dengan tempat kerja kamu.

Perusahaan yang baik itu adalah perusahaan yang membuka kesempatan bagi karyawannya buat menerima tanggung jawab yang lebih besar. Singkatnya ya naik jabatan. Tentu aja naik jabatan ini juga diiringi dengan kenaikan gaji dan penambahan benefit.

Jadi, buat kamu yang berstatus karyawan, perhatikan deh hal-hal di atas kalau pengin sukses dan maju dalam karier. Intinya, jangan pernah menyerah atau pasrah gitu aja buat mendapat yang terbaik. Kejar terus selagi kesempatan itu selalu datang. (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan