Banner ImageBanner Image

Udah Kerja Keras tapi Gak Kaya-Kaya? Coba Cek Daftar Kesalahan Ini

3 menit
Pengin jadi orang kaya

Menjadi orang kaya selalu bagian dari cita-cita kebanyakan orang. Berbagai cara pun mereka gunakan untuk mewujudkannya. Namun, gak sedikit yang masih memelihara kebiasaan-kebiasaan hingga menjadi kesalahan yang bikin mereka gak bisa kaya.

Ada beberapa kesalahan yang menurut para pakar keuangan sebaiknya dihindari demi kesehatan finansial.

Asal tahu aja, kesehatan finansial menentukan apakah seseorang dapat menjadi kaya atau gak.

Dikutip dari CNBC, berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya jangan dilakukan kalau pengin jadi orang kaya.

Apa aja? Yuk, disimak di sini:

Investasi berdasarkan sentimen semata

Investasi
Investasi

Gak sedikit para investor yang investasi dengan membeli saham berdasarkan sentimen semata. Sah-sah aja sih beli saham dengan pertimbangan tersebut, tapi penasihat keuangan menganggap hal tersebut menjadi kesalahan yang dilakukan para investor pemula.

Suze Orman, penasihat keuangan yang juga penulis buku Women and Money, menyebutkan pembelian saham dengan cara tersebut sebagai kekeliruan. Bahkan, dia menyarankan para investor pemula buat berinvestasi di reksa dana ETF atau indeks.

Sekadar diketahui, reksa dana Exchange Traded Fund (ETF) adalah reksa dana yang acuannya pada indeks tertentu. Misalnya, reksa dana ETF LQ 45 yang mengacu pada indeks saham LQ 45.

Dengan berinvestasi di reksa dana ETF, return yang kamu peroleh cenderung stabil ketimbang investasi di saham individu. Perlahan, tapi pasti harapanmu jadi orang kaya bisa terwujud.

Baca juga:

Ramalan Kondisi Keuangan di 2019, Ini Zodiak yang Akan Kaya Raya dan Kesusahan 

Terlalu buru-buru beli mobil baru

Membeli mobil
Membeli mobil

Kesalahan yang satu ini paling sering ditemukan di generasi milenial. Mereka terlalu buru-buru mengambil keputusan buat beli mobil baru. Padahal, membeli mobil baru sama aja menambah beban pengeluaran.

Selain pengeluaran bertambah karena beli bahan bakar, bayar parkir, servis, dan sebagainya, mobil itu gak dinilai sebagai aset. Sebab nilainya dari waktu ke waktu terus terdepresiasi alias menyusut.

Coba aja deh kamu cek besaran pajak kendaraan yang dibayarkan tiap tahun. Pasti angkanya cenderung menurut dibanding tahun-tahun sebelumnya. Itu berarti nilai jual kendaraanmu mengalami penurunan sejak pertama kali dibeli.

Itulah kenapa disarankan lebih baik membeli mobil bekas. Sebab, harganya lebih murah. Mobil bekas yang dipakai penyewaan mobil paling direkomendasikan. Sebab jarak tempuhnya masih kecil.

Baca juga:

10 Orang Terkaya Sejagat Tahun 2019, Mana Idolamu?

Keliru menggunakan kartu kredit

Pakai kartu kredit
Pakai kartu kredit

Kesalahan ini juga umum dilakukan generasi millenial. Mereka masih punya pandangan keliru mengenai kartu kredit. Makanya mereka dikit-dikit transaksi pakai alat pembayaran nontunai ini.

Dianggapnya kartu kredit itu gak ubahnya kayak kartu debit. Padahal, menggunakan kartu kredit sama aja berutang. Di mana-mana utang pasti dikenakan bunga.

Fatalnya lagi nih gak sedikit dari mereka yang sering banget pilih opsi pembayaran minimal. Tentu aja hal tersebut malah bikin angka tagihan mereka membengkak.

Kalau dibiarkan terus, gak menutup kemungkinan bisa gagal bayar nanti yang ujung-ujungnya terlilit utang.

Di sinilah pentingya menyeleksi kebutuhan yang bakal dibelanjakan dengan kartu kredit. Misalnya aja kamu pengin beli smartphone karena smartphone yang sekarang udah gak bisa buat WhatsApp lagi.

Agar gak terlalu membebani bujet pengeluaran, lebih baik pembelian smartphone dilakukan dengan cicilan kartu kredit. Biar hemat, pilihlah merchant yang menawarkan cicilan bunga 0 persen. Terus hindari pembayaran minimum agar bunganya tetap 0 persen.

Intinya, gunakan kartu kredit buat hal-hal yang benar-benar dibutuhkan kalau pengin jadi orang kaya. Bukan pakai kartu kredit buat tujuan konsumtif semata.

Masih berpikir menabung uang bisa bikin kaya

Menabung
Menabung

 

Kenyataannya nih menabung uang itu sama sekali gak bikin kamu jadi orang kaya. Kalau pengin kaya, janganlah menabung uang, tapi menabung saham, emas, obligasi, atau reksa dana.

Seperti yang kamu tahu, bunga yang bank berikan buat tabungan terbilang kecil. Malahan nih agar bisa bayar biaya administrasinya, kamu harus punya tabungan minimal sebesar Rp 25 juta. Itu berarti selama kamu menabung ke angka Rp 25 juta, nilainya tergerus tiap bulan.

Jumlah tabungan segitu aja baru bisa buat bayar bunga. Itu berarti keuntungan dari bunga gak bisa diharapkan sama sekali. Makanya lebih baik uangnya diinvestasikan ke saham, emas, obligasi, atau reksa dana.

Sebagai informasi aja nih, kamu bisa dapat return hingga 20 persen setahun kalau berinvestasi di saham. Jauh lebih besar daripada investasi di deposito. Tentu aja dengan return yang sebesar itu, kamu kemungkinan besar menjadi orang kaya.

Sekarang udah tahu kan kesalahan-kesalahan yang wajib dijauhi kalau pengin jadi orang kaya. Jadi, mulai dari sekarang jangan lagi deh memelihara kesalahan-kesalahan di atas. Semoga benar-benar kesampaian ya keinginan jadi orang kayanya! (Editor: Chaerunnisa)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan