Mudah, Cepat, Bisa Lewat HP! Begini Prosedur dan Biaya Bikin SIM Online

5 menit
bikin sim online
Mudah, Cepat, Bisa Lewat HP! Begini Prosedur dan Biaya Bikin SIM Online, (Ilustrasi/Shutterstock).

Bikin SIM online bukanlah perkara mustahil lagi, karena kini zaman semakin canggih begitu pula dengan pelayanan masyarakat. Polisi sudah menyediakan layanan untuk membuat maupun memperpanjang SIM secara online bagi masyarakat. 

Dengan adanya layanan ini, tentu mempermudah masyarakat khususnya yang sibuk bekerja untuk melakukan pendaftaran. Melakukan pendaftarannya cukup mudah dan simpel, lewat website atau aplikasi resmi Korlantas. 

Tapi sayangnya, layanan bikin SIM online ini cuma berlaku untuk pembuatan atau perpanjangan SIM A dan C aja. Untuk SIM selain itu, diharuskan melakukan registrasi secara langsung. 

Baca juga: Cara Daftar BPJS Mandiri Online dan Offline, Gampang Banget!

Kelebihan bikin lewat aplikasi sim online

Bikin sim online
Kelebihan bikin lewat aplikasi sim online, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pelayanan publik yang dilakukan secara online tentu bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Ada beberapa kelebihan ketika kamu melakukan registrasi SIM secara online, ketimbang harus datang langsung ke sana, berikut ini kelebihan-kelebihannya. 

1. Pendaftaran bisa dilakukan di mana saja dan kapan pun

Bikin SIM online gak perlu melakukan pendaftaran langsung ke kantor polisi, cukup menggunakan ponsel pintar, perangkat komputer, dan tentunya ada koneksi internet. Kamu bisa melakukan pendaftaran langsung secara online untuk mendapatkan jadwal ujian teori dan praktek.

2. Gak perlu antre saat melakukan pendaftaran

Sebelum ada layanan ini, kamu diharuskan untuk melakukan pendaftaran secara langsung ke kantor kepolisian. Hal yang paling bikin orang malas adalah antreannya panjang dan lama. Belum lagi kalau disuruh isi data diri secara manual. 

Tapi, dengan layanan registrasi SIM online, kamu gak perlu antre lagi deh. Tinggal klik-klik saja proses registrasi bisa langsung selesai.

3. Bisa pilih tanggal kedatangan

Meski dilakukan secara online, kamu tetap harus ke kantor kepolisian secara langsung. Kedatangan fisik diperlukan untuk ujian teori, praktek, dan pengambilan. Tapi enaknya registrasi online, kamu bisa menentukan sendiri waktu kedatangan semaumu.

4. Cepat dan akurat 

Melakukan registrasi secara online otomatis memangkas waktu yang diperlukan untuk proses pembuatan SIM secara keseluruhan. Karena pertama, kamu gak perlu menunggu lama karena antrean panjang pendaftarannya. 

Baca juga: 5 Langkah Perpanjang SIM Online Gak Pakai Ribet

Persyaratan bikin SIM online 

bikin sim online
Persyaratan bikin secara online beginih caranya, (Ilustrasi/Shutterstock).

Sebelum membahas lebih lanjut tentang prosedur registrasi online, pastikan dulu kalau kamu sudah memenuhi beberapa persyaratan-persyaratan pemilik SIM. Persyaratannya pun sama saja seperti kita datang langsung ke kantor kepolisian.

  • Sudah berumur 17 tahun 
  • Mengisi formulir pendaftaran atau registrasi
  • KTP asli yang masih berlaku
  • Dokumen keimigrasian bagi WNA

Selain administratif, kamu juga harus memenuhi persyaratan jasmani dan rohani

  • Penglihatan, pendengaran, dan fisik harus mumpuni untuk mengendarai kendaraan
  • Memiliki kemampuan berkonsentrasi yang baik
  • Cermat saat mengendarai kendaraan
  • Mampu mengendalikan diri dalam kondisi apapun saat berkendara 

Baca juga: Bye Calo, Kita Bisa Perpanjang SIM Lewat Online Tahun Ini

Panduan langkah pembuatan SIM online 

bikin sim online
Begini lho panduannya membuat SIM secara online, (Instagram).

Prosedur bikin SIM online terbilang cukup mudah dan cepat. Kamu bisa melakukannya di mana saja dan kapanpun asal ada jaringan internet yang kuat. Selain itu, langkah-langkahnya juga gak ribet, cukup mengisi data diri saja, pendaftaran sudah selesai.

  1. Membuka situs registrasi online di sim.korlantas.polri.go.id.
  2. Klik pilihan ‘Pendaftaran SIM Online’ di halaman depannya
  3. Mengisi data permohonan (jenis permohonan, golongan SIM, Polda kedatangan, Satpas kedatangan untuk ujian)
  4. Mengisi data diri secara lengkap termasuk Nomor Induk Kependudukan
  5. Mengisi data keadaan darurat 
  6. Konfirmasi data yang telah diisikan
  7. Memilih metode pembayaran pembuatan atau perpanjangan SIM
  8. Memilih tanggal kedatangan ke Satpas (untuk perpanjangan SIM, jangan memilih tanggal kedatangan melebihi masa berlaku SIM)
  9. Mengisi rekening pengembalian dana (dana pendaftaran akan dikembalikan bila pemohon mengundurkan diri atau tidak lolos ujian)
  10. Menyetujui pendaftaran SIM online
  11. Setelah itu tinggal datang ke kantor Satpas yang telah dipilih saat registrasi
  12. Menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendapatkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani
  13. Foto dan pengambilan sidik jari 
  14. Ujian praktek untuk menguji keterampilan dalam berkendara

Sayangnya gak semua Satpas bisa menerima pembuatan secara online. Jadi sebelum melakukan pendaftaran, cek dulu Satpas mana saja yang menerima layanan ini. Kota-kota besar dan metropolitan biasanya sudah ada, contohnya, i SIM online Bekasi, SIM online Bandung, dan SIM online Surabaya. 

Biaya untuk bikin SIM online

bikin sim online
Segini lho kisaran biaya membuat SIM secara online, (Ilustrasi/Shutterstock).

Biaya pembuatan SIM dengan perpanjangan SIM berbeda. Mengenai tarifnya, sudah diatur di dalam PP Nomor 60 tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Biaya untuk penerbitan SIM baru 

  • SIM A dan A umum: Rp 120 ribu
  • SIM B1 dan B1 Umum: Rp 120 ribu
  • SIM B2 dan B2 Umum: Rp 120 ribu
  • SIM C: Rp 100 ribu 
  • SIM D: Rp 50 ribu

Biaya perpanjangan SIM di seluruh daerah, termasuk perpanjang SIM Jakarta

  • SIM A dan A Umum: Rp 80 ribu
  • SIM B1 dan B1 Umum: Rp 80 ribu
  • SIM B2 dan B2 Umum: Rp 80 ribu
  • SIM C: Rp 75 ribu
  • SIM D: Rp 30 ribu

Besaran biaya itu berlaku untuk pembuatan atau perpanjangan SIM dengan datang langsung ke Satpas. Sementara untuk pembuatan SIM secara online bakal dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 5.000. 

Bagi mereka yang mengundurkan diri dari proses pembuatan SIM, atau misalnya tidak lolos ujian teori dan praktek, uang dibayarkan akan dikembalikan ke rekening telah didaftarkan saat registrasi online. 

Kalau mengundurkan diri, uang akan dikembalikan selama 1 x 24 jam sejak tanggal pengunduran diri. Sedangkan buat yang tidak lolos ujian, dana bakal dikembalikan 1 x 24 jam setelah keputusan hasil ujian diumumkan. Dana bakal dikembalikan maksimal seperti besaran uang yang dibayarkan. 

Cara bayar biaya bikin SIM online lewat Bank BRI 

Bikin SIM Online
Begini nih cara bayarnya saat memutuskan buat SIM secara online, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pembayaran bikin SIM online bisa dilakukan melalui Bank BRI yaitu menggunakan virtual account BRIVA. Ada dua metode, yaitu lewat ATM atau mobile banking.

Pembayaran lewat ATM BRI 

  1. Masukkan PIN
  2. Pilih ke menu pembayaran 
  3. Lanjut pilih menu BRIVA 
  4. Masukkan kode bayar yang didapatkan setelah registrasi online

Pembayaran melalui internet banking 

  1. Masuk ke aplikasi BRI Mobile 
  2. Pilih menu pembayaran 
  3. Lalu klik menu BRIVA
  4. Terakhir masukkan kode pembayaran yang didapatkan usai registrasi online

Layanan bikin SIM online ini baru diluncurkan pada September 2019 ini. Selain layanan itu, Polri juga meluncurkan SIM Pintar. SIM Pintar atau Smart SIM ini merupakan terobosan baru di dunia kepolisian, jadinya SIM gak cuma sebatas kartu identitas dan izin mengendarai saja, tetapi juga bisa digunakan untuk melakukan pembayaran-pembayaran seperti halnya uang elektronik! Keren banget kan? (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.