Bingung Kembangkan Karier di Perusahaan Ternama Atau Startup, 5 Hal Ini Bisa Meyakinkanmu

4 menit
Suasana bekerja di Startup (Shutterstock).

Setelah menempuh pendidikan kuliah selama 4 tahun, atau bahkan lebih, kamu tentu ingin dapat pekerjaan cepat. Ilmu yang selama ini dipelajari, ingin segera diaplikasikan di dunia kerja. Tapi sayangnya, saat ini kalau kamu lulusan baru, pasti kesulitan bisa cepat mendapat pekerjaan yang sesuai dengan bidangmu.

Tapi bukan berarti kamu gak bisa diterima kerja suatu perusahaan ya. Hanya saja perusahaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan kamu perlu ekstra kerja keras. Bahkan di dunia saat ini lulusan apapun mencari pekerjaan tanpa koneksi memang sangat sulit.

Kalau kamu saat ini sedang bimbang, memilih perusahaan apa yang akan kamu naungi, apakah memilih perusahaan ternama atau startup, jangan khawatir karena lima hal ini bisa memantapkan pilihanmu tersebut.

1. Perusahaan mapan sudah terkenal, sementara startup masih merintis

Suasana kantor startup (Pixabay).

Keuntungan bekerja di perusahaan yang sudah mapan, kamu bisa merasa bangga ketika ditanya orang lain. Selain itu, buat kamu yang baru meniti karier, bekerja di perusahaan mapan bisa jadi nilai tambah karena cenderung stabil. Tapi jangan salah, persaingan masuk ke perusahaan ternama biasanya ketat, dan tekanan kerja juga cukup kuat.

Sementara bekerja di startup karena masih merintis, peluangnya cukup besar, pegawainya pun gak sebanyak perusahaan mapan. Keuntungannya kinerja kamu bisa terpantau sehingga tidak bisa main-main. Meski kendalanya, kamu harus lebih proaktif memperkenalkan perusahaan ke hadapan klien.

2. Peraturan perusahaan mapan ketat, startup fleksibel

Peraturan di sebuah perusahaan ternama atau mapan cenderung baku dan ketat.

Peraturan di sebuah perusahaan ternama atau mapan cenderung baku dan ketat. Seperti gaya berpakaian harus rapi, kemeja, sepatu pantofel dan membawa tas jinjing. Sementara di perusahaan startup, peraturan lebih fleksibel. Kamu bisa bekerja menggunakan kaos, celana jeans, bahkan bisa mengenakan sandal lho.

Bahkan biasanya jam kerja di perusahaan mapan cenderung lebih pagi dari jam 9 to 5 sementara di startup kamu bisa datang jam 10 dan pulang jam 7 malam. Tergantung pekerjaan kamu saat itu, apakah sudah selesai atau belum.

3. Jenjang karier di perusahaan mapan terarah, di startup lebih ke eksplorasi keahlian yang dimiliki

Suasana bekerja di Startup (Pixabay).

Kalau kamu menginginkan karier yang lebih terarah dengan jobdesk yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, perusahaan ternama bisa dipilih. Karena disana biasanya pegawai ditempatkan sesuai dengan latar belakang pendidikan.

Sementara di startup, jika kamu pengin mengeksplorasi hal baru diluar dari latar belakang pendidikan, bisa dilakukan disana. Kamu gak harus bekerja sesuai dengan pendidikan, tapi apa kemampuan yang dimiliki. Karena banyak lulusan tertentu yang justru lebih passion atau berbakat di bidang lain yang gak sesuai dengan pendidikannya.

Perbedaannya lain yang lebih mencolok, di perusahaan mapan kamu bekerja satu bidang, sementara di startup kamu harus bisa multitasking karena jumlah pegawai lebih sedikit. Tapi hal ini jangan kamu jadikan beban ya, hal ini justru bagus untuk membuatmu lebih banyak belajar.

4. Perbedaan gaji cukup mencolok

Gaji di startup dan perusahaan mapan berbeda (Pixabay).

Urusan gaji memang masing-masing perusahaan memiliki kebijakan masing-masing. Bahkan ada beberapa yang tidak menerima gaji sesuai UMP, melainkan ada tunjangan lain sehingga hasil yang diterima cukup sesuai.

Baik itu perusahaan mapan ataupun startup memiliki peraturan penggajian yang berbeda. Ada perusahaan mapan yang menawarkan gaji cukup besar, THR, uang cuti hingga bonus akhir tahun.

Ada juga yang tidak seperti itu. Perusahaan startup pun sama, jika ikut membangun perusahaan dari awal, kamu bisa mendapatkan penghasilan yang cukup besar. Tapi ada juga perusahaan startup yang memang menggaji karyawannya cukup besar. Semua tergantung di kamu, mana penawaran yang lebih oke dan bisa diterima.

5. Perbedaan jumlah pegawai

Perusahaan mapan memiliki jumlah pegawai yang lebih banyak ketimbang startup.

Perusahaan mapan memiliki jumlah pegawai yang lebih banyak ketimbang startup. Apalagi kalau perusahaan tersebut sudah memiliki cabang di luar kota, sehingga sesama rekan kerja belum tentu saling mengenal.

Di startup, pegawai yang ada cenderung sedikit sehingga kamu bisa saling mengenal satu sama lain. Biasanya startup hanya memiliki 30-50 orang pegawai saja, sementara perusahaan mapan bisa mencapai ribuan orang.

Jadi, lebih menarik mana nih menurut kamu? Mau memulai karier di perusahaan apapun semuanya memberikan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi, apapun pekerjaan yang kamu pilih, bekerja lah dengan baik. Jadi pegawai teladan, karena kesuksesan karier terletak pada dirimu sendiri, bukan orang lain atau tempat bekerja.

Jangan sia-siakan usia produktif dengan melakukan hal gak berguna. Apalagi kalau tujuanmu bekerja adalah mencari uang demi keluarga. Bekerjalah sebaik mungkin, tunjukkan potensimu kepada atasan ya. Selamat mencoba! (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be