Bisnis Bangkrut Bisa Dihindari dengan Lakukan 7 Tips Sederhana Ini

4 menit

Ada banyak pelaku bisnis bangkrut gara-gara gak bisa memenej usahanya dengan baik. Tapi banyak pula yang gak menyerah buat kembali bangun hingga usahanya sukses dan menjadi besar.

Kebangkrutan dalam bisnis pasti banyak dijauhi pelaku usaha. Mereka gak pengin bisnis yang dirintisnya tiba-tiba jatuh dan gagal. Akhirnya bukan untung yang didapat tapi rugi yang diperoleh.

Nah, DuitPintar merangkum beberapa tips dalam bisnis agar usaha yang kamu jalani terhindar dari kebangkrutan. Yuk simak aja.

1. Mulai dari usaha kecil

bisnis bangkrut
Mulailah usaha dari yang risikonya kecil (metrogreenbusiness)

Banyak bisnis bangkrut karena seseorang gak bisa mengukur kemampuan usahanya. Kita kadang latah melihat orang sukses berbisnis dan ingin terjun di bisnis serupa.

Padahal untuk menjadi pebisnis pemula, sebaiknya kita memilih usaha yang risikonya lebih kecil. Kita bisa memulai usaha dengan menjadi dropshipper atau menjual produk orang lain tanpa mengeluarkan modal.

Setelah dirasa usaha maju, kita bisa jadi reseller atau menjual produk orang lain dengan modal sendiri. Baru deh setelah jadi dropshipper dan reseller berkembang, kita bisa bangun usaha dan memasarkan sendiri. Lebih bagus lagi kita memperkerjakan orang buat menciptakan lapangan usaha.

[Baca: Apa Itu Dropship? Belajar Cara Mendulang Uang dari Skema Bisnis Ini Yuk]

2. Hindari berutang buat modal

Menabung untuk memulai usaha lebik baik daripada berutang ke bank atau lembaga pembiayaan lain. Soalnya, pemberi pinjaman pasti memberikan pinjaman uang dengan bunga.

Mending kalau usaha kamu berjalan lancar sehingga bisa membayar cicilan pinjaman tersebut. Lah kalau usaha kamu belum apa-apa udah memble, gimana mau bayar cicilan bank. Kalau gitu ya bisa-bisa usaha kamu bangkrut dong.

Nah, makanya agar bisnis gak bangkrut dari awal, lebih baik modal yang dikeluarkan diperoleh dari hasil tabungan atau investasi kecil-kecilan ya.

[Baca: 6 Tips agar Gak Terlilit Utang Berkali-Kali dan Berujung Bangkrut]

3. Terapkan manajemen keuangan yang teratur

bisnis bangkrut
Salah satu kunci bisnis sukses adalah pengelolaan keuangan yang teratur (finansialku)

Memulai bisnis bukan berarti gak perlu profesional seperti perusahaan-perusahaan besar. Justru untuk membangun perusahaan yang baik bisa dimulai dengan menerapkan manajemen yang baik pula. Setidaknya dalam hal pengelolaan keuangan.

Gak sedikit lho pebisnis pemula yang belum bisa memisahkan mana uang pribadi dan mana uang usaha. Kadang uang hasil usaha dipakai buat keperluan pribadi atau sebaliknya. Ujung-ujungnya pengeluaran gak terkontrol dan keuangan usaha gak bisa dilacak.

[Baca: 7 Kesalahan Pebisnis Muda Ini Jangan Ditiru Kalau Mau Sukses!]

Nah, biar bisnis gak bangkrut di tengah jalan, coba mulai terapkan manajemen keuangan yang sederhana deh. Minimal kamu lakukan pencatatan harian berapa uang usaha yang masuk dan berapa yang keluar.

Sederhananya kamu sudah harus bisa mencatat semua arus kas usahamu.

4. Kreatif dan inovatif

Percaya deh, kalau kamu punya usaha tapi gak punya kreasi dan inovasi, maka usahamu bakal gitu-gitu aja. Bahkan bisa menjadikan bisnis bangkrut lho.

Ya gimana gak, yang namanya pelanggan itu biasanya pengin ada produk baru yang ditawarkan. Kalau kamu gak bisa berpikir kreatif dan inovatif menciptakan produk baru, ya siap-siap aja si pelanggan pindah ke lain hati. Emang kamu mau bisnis kamu bangkrut gara-gara gak punya inovasi?

[Baca: Belajar dari Sevel, Jangan Lakukan 3 Hal Ini Kalau Gak Mau Bisnismu Tutup di Tengah Jalan]

5. Pasang target

bisnis bangkrut
Seperti anak panah, target kamu harus tepat sasaran, begitu juga dalam bisnis (touristmeetstraveler)

Dalam berbisnis udah jadi hal wajar jika perusahaan menerapkan target dalam usahanya. Target ini buat memacu agar usaha yang dijalankan bisa makin berkembang.

Dengan target usaha yang kamu bikin sendiri, kamu pasti berpikir bagaimana menciptakan ide-ide baru dalam bisnis. Semakin banyak ide muncul, semakin banyak pula langkah yang bisa dieksekusi.

Enak sih kalau ide-ide yang kita pikirkan bisa dieksekusi agar usaha berkembang. Kalau ide sudah jadi produk dan bisa diterima di masyarakat, percaya deh, usaha kamu gak bakal bangkrut dengan cepat.

6. Cari rekan bisnis profesional

Rekan kerja bisa jadi tulang punggung sebuah usaha bisa berkembang atau gak. Tapi jangan salah nyari partner bisnis ya. Pilih rekan bisnis yang jujur dan bertanggung jawab. Salah pilih rekan bisnis, bisa-bisa usaha yang dibangun malah ancur.

Lha iya. Banyak kok rekan bisnis yang masih menganggap pertemanan adalah segalanya. Padahal yang diharapkan adalah rekan kerja profesional yang bisa menempatkan mana saat jadi teman dan mana saat jadi rekan bisnis.

Gak mau kan, gara-gara kita bisnis bareng teman, eh malah dianya seenaknya aja saat kerja bareng. Gak disiplinlah, suka pinjam uang perusahaanlah dan lain-lain.

[Baca: 7 Tips Sukses Membangun Bisnis yang Awet Bersama Teman]

7. Evaluasi

Ini poin penting dalam menjalankan bisnis. Coba kamu evaluasi kekuatan apa yang bisa menjadikan usahamu berkembang. Sebaliknya, kelemahan apa yang membuat bisnismu selama ini mandek begitu aja.

Perbaikilah hal-hal yang menurut kamu gak perform dalam bisnis yang dijalani. Misalnya produk ABCD yang kamu jual tidak selaku produk EFGH. Cari tahu akar masalahnya.

Bisa jadi produk yang gak laku tersebut kemasannya kurang menarik. Atau bisa saja marketingnya kurang gencar dibanding produk lain.

Nah, hal-hal seperti itulah yang bisa dievaluasi agar bisnismu gak mengalami kebangkrutan. Kalau kamu gak pernah evaluasi apapun soal usahamu, maka jangan harap bisnismu akan terus berkembang. Malah sebaliknya siap-siap bisnis bangkrut tinggal nunggu waktu.

[Baca: Mau Sukses Jadi Entrepreneur Indonesia? Kenali 7 Tandanya]

MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.