Cuma Modal Rp 5 Juta, Bisnis Keripik Pisang Eriska Rein Laris Manis!

5 menit
Cuma Modal Rp 5 Juta, Bisnis Keripik Pisang Eriska Rein Laris Manis!, (Mahardian Prawira/MoneySmart.id).

Rein.nana adalah bisnis makanan ringan yang tengah dijalani oleh bintang film “A Man Called Ahok”, Eriska Rein. Hanya dengan modal Rp 5 juta rupiah, bisnis makanan ringan Eriska Rein ini terbilang laris manis lho.

Belum setahun usia bisnis yang tengah dilakoni oleh Eriska Rein. Ibu satu anak ini emang pandai nih melirik peluang buat berbisnis. Selain mengusung namanya sebagai artis, Eriska Rein juga melihat peluang lainnya saat merintis bisnis makanan ringan ini.

Baca juga: Bisnis Makanan Anjlok, HERO Tutup Gerai dan PHK Karyawan

Momen bulan Ramadan emang menjadi sasaran Eriska Rein saat merintis merek keripik pisangnya Rein.nana. Belum lama ini, redaksi MoneySmart.id berkesempatan nih berbincang-bincang dengan Eriska Rein seputar bisnis makanan ringan kekinian yang ia lakoni.

Modal awal buat bisnis makanan ringan ini cuma Rp 5 juta lho!

Modal awal buat bisnis makanan ringan ini cuma Rp 5 juta lho!, (Jovian Onggowinarso/MoneySmart.id).

Kami pun mencoba mengorek-ngorek berapa besar sih modal yang perlu ia keluarkan buat menjalani bisnis cemilan Rein.nana ini?

“Berapa ya waktu itu ya?,” bukanya tertawa.

“Pemesanan pertamanya itu sekitar Rp 5 juta ya, nggak terlalu besar karena ini kan snack ya terus aku kan gak bermain dengan maksudnya gambling dengan main besar dulu,” tambahnya seru.

Baca juga: Kenali 7 Tanda-tanda kalau Kamu Belum Siap buat Memulai Berbisnis

Oh iya buat menjalankan merek Rein.nana ini, Eriska menjalani gak sendirian lho. Ia memiliki partner bisnis yang gak lain teman dekat sang suami, Mithu Nisar.

Bahan-bahan yang digunakan buat bisnis makanan ringan ini langsung didatangkan dari Blitar, Jawa Timur 

Bahan-bahan yang digunakan buat bisnis makanan ringan ini langsung didatangkan dari Blitar, Jawa Timur, (Mahardian Prawira/MoneySmart.id).

Pisang yang diperoleh Eriska Rein buat bisnis keripiknya emang datang dan diolah di kota Blitar, Jawa Timur. Nah, balik lagi nih buat menjalankan bisnis makanan ringan ini, Eriska emang gak mau mengambil banyak risiko, apalagi dengan mengeluarkan modal besar-besaran. Baginya dengan cara bertahap dan melihat pasar merupakan salah satu strategi yang ia ambil demi Rein.nana bisa tetap bertahan di pasaran dan bersaing dengan merek lain.

“Nah, modalnya segitu mas dengan berapa pieces, berapa kemasan. Ini aku tes dulu terjual gak? Terus kalau udah terjual waktu itu ternyata ramai nih wah udah habis akhirnya aku pesan lagi dan next kuotanya ditambah, dan next kuotanya selalu ditambah,” jelasnya.

Sebelum menjalankan bisnis makanan ringan ini, Eriska Rein emang pernah merintis bisnis pakaian ready to wear. Balik lagi, ia pun mengambil pelajaran dari bisnis sebelumnya ya dengan gak mau terlalu terlena dengan segalanya.

Baca juga: Biar Baju Preloved Jualan Kamu Laris Manis! Ternyata Ini 5 Rahasianya

“Karena aku dari pembelajaran yang maksudnya aku dari bisnis yang sebelum pisang ini, aku bisnis baju ya yang dari SMA,” urainya lagi.

“Dan aku emang tipe yang ini tuh untuk mengisi waktu luang aku dari pada kebuang mendingan aku isi dengan bisnis ini ya kan, namanya juga masih muda jadi dari yang kecil-kecil smeoga kedepannya bagus,” tegasnya Eriska Rein.

Bisnis makanan ringan milik Eriska Rein ini ada lima rasa keripik pisang lho

Bisnis makanan ringan milik Eriska Rein ini ada lima rasa keripik pisang lho, (Jovian Onggowinarso/MoneySmart.id).

Rein.nana sendiri memiliki aneka rasa nih. Mulai dari yang manis seperti honey, cokelat, susu. Ada juga yang gurih dan pedas seperti spicy dan cheese buat keripik pisang yang ia jual ke pasaran.

Buat masalah quality control, Eriska Rein emang turun langsung nih mulai dari rasa hingga kemasan yang digunakan. Meskipun gak mendatangi kota Blitar, Jawa Timur, Eriska Rein selalu tek-tokan dengan rekan bisnisnya ini.

Namanya juga pemilik ya, mau gak mau mesti terjun langsung lho buat mengkontrol produk yang ia lepas ke pasaran.

“Iya, iya aku ikut kebetulan kalau turun langsung ke kota Blitarnya langsung sih aku belum sempat ke sana karena aku ada jadwal yang lain-lainya, tapi akan ya,” terangnya.

“Cuma kita sistemnya gampang jadi kita kirim sampel jadi awal-awal dia kirim sampel terus aku cobain, pertama kali aku cobain kenapa aku berani karena aku ya enak ya, dan dia bilang ini semua komposisinya gak pakai pengawet,” ungkapnya lagi.

Eriska Rein gak tanggung-tanggung turun langsung buat jaga kualitas barang jualan 

Eriska Rein gak tanggung-tanggung turun langsung buat jaga kualitas barang dagangan, (Mahardian Prawira/MoneySmart.id).

Nah, buat merintis bisnis makanan ringan ini, Eriska Rein dan partner emang memilih bahan-bahan yang berkualitas banget. Bahkan, partner bisnisnya ini udah menjamin kalau bahan-bahan yang digunakan buat bisnis keripik pisang ini memiliki food grade yang baik lho.

“Semuanya dia pakai yang bagus gak bikin tenggorokan sakit, gradenya bagus dan food gradenya bagus. Udah tuh aku cobain semuanya enak. Pas kedepannya enak aku selalu kontrol nih pengen yang cokelatnya lebih manis,” jelasnya.

“Ada yang permintaanya kaya dark cokelat gitu, ada yang pengin ditambahin dan aku emang kontrol terus sih ya. Emang kita selalu komunikasi ya buat urusan bisnis ini,” urainya.

Buat soal rasa, Eriska Rein emang sengaja memilih rasa-rasa yang udah umum nih bagi lidah kebanyakan orang Indonesia. Merek keripik pisang Rein.nana ini emang terbilang cukup banyak lho. Ada lima rasa buat si cemilan keripik pisang ini, mulai dari honey, milk, chocolate, spicy hingga cheese.

Soal rasa ia juga berdiskusi nih sebelum produk keripik pisang ini dijual. Partner bisnisnya lah yang memulai pertama kali buat tes pasar di kota Blitar, Jawa Timur.

Meskipun owner, Eriska Rein tetap langsung terjun langsung ke bisnisnya

Meskipun owner, Eriska Rein tetap langsung terjun langsung ke bisnisnya, (Jovian Onggowinarso/MoneySmart.id).

“Rasa itu kalau ngobrol sama yang teman suami aku yang di Blitar, emang maksudnya dia mungkin udah mengecek pasaran di sana jadi kita ambil rasa yang umum ya,” terangnya.

“Jadi yang manis ada, yang asinnya ada, yang pedasnya ada, kaya kita ngecek rasa yang umumnya dulu,” tandasnya.

Gimana nih kamu terinspirasi gak melihat kerja keras Eriska Rein merintis bisnis makanan ringan berupa keripik pisang yang diberi nama Rein.nana ini? Buat kamu yang pengin memulai bisnis bisa lho melihat gimana caranya Eriska Rein gimana memulainya.

Oh iya meskipun kamu udah punya modal dan menyerahkan ke partner bisnis mu, jangan pernah melepasnya begitu aja. Coba lihat deh cara Eriska dalam menjalani bisnisnya ini.

Ia gak segan-segan lho terjun langsung buat menjaga kualitas produk Rein.nana ini. Menjaga kualitas barang dagangan emang perlu banget nih buat kamu-kamu yang owner.

Sebagai owner jangan cuma duduk manis aja, gak ada salahnya lho ikut terjun langsung demi kelangsungan bisnis mu ini. Cara Eriska Rein ini bisa kamu tiru lho saat menjalankan sebuah bisnis.

(Editor: Mahardian Prawira)

Mahardian Prawira
Mahardian Prawira

Penyuka cokelat dan kopi yang mulai menyukai seputar dunia investasi, ekonomi dan bisnis. Lebih menyukai dan menghargai sebuah proses dalam mencapai sesuatu! Xoxo...