Cuannya Gede! Ini 6 Keuntungan Bisnis Startup Dibandingkan Usaha Konvensional

4 menit
Cuannya Gede! Ini 6 Keuntungan Bisnis Startup Dibandingkan Usaha Konvensional, (Ilustrasi/Shutterstock).

Hari ini buat memulai sebuah bisnis startup udah jauh lebih mudah dibandingkan membangun usaha konvensional. Kemajuan teknologi dan kemudahan regulasi yang dibuat oleh pemerintah merupakan beberapa penyebabnya.

Pamor perusahaan rintisan gak bisa dipungkiri lagi udah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengusaha. Contoh startup yang telah sukses seperto Go-Jek, Tokopedia dan BukaLapak menjadi salah satu pemicu utamanya.

Tetapi banyak juga dari generasi milenial yang masih takut buat terjun ke startup. Dan memilih bekerja atau bahkan memilih membuka usaha konvensional dengan produk fisiknya yang bisa terlihat.

Padahal kita mengetahui bahwa mereka cenderung memiliki kreativitas dan inovasi yang lebih tinggi dibandingkan golongan umur lainnya. Sayang jadinya kalau kemampuan tersebut hanya tersimpan di dalam pikiran dan gak diwujudkan menjadi ide brilian.

Nah, supaya ide-ide kamu gak mubazir mending langsung aja yuk cek 6 alasan dengan memulai bisnis startup sekarang dibandingkan usaha konvensional berikut ini:

Baca juga: Enak Banget Deh! Ini 5 Keuntungan Kerja di Perusahaan Besar di Indonesia

1. Bisnis startup gak butuh lokasi yang terlalu strategis

bisnis startup
Buat startup gak memerlukan lokasi yang strategis, (Ilustrasi/Shutterstock).

Mengutip dari On Startups, berbeda dengan usaha konvensional, perusahaan rintisan gak memerlukan lokasi yang tepat dan strategis buat memulainya. Sebab modal utama dari jenis bisnis kayak gini adalah internet di mana hal itu gak mengenal ruang dan waktu.

Dengan begitu kamu gak perlu lagi memikirkan biaya kantor yang mahal buat tempat bekerja bersama kolega. Lumayan uangnya bisa digunakan buat keperluan lainnya yang menunjang aktivitas usaha kayak iklan dan sumber daya manusia.

Baca juga: Penting Buat Generasi Milenial! Ini 6 Kunci Sukses Bekerja di Dunia Startup

2. Bisnis startup punya pasar yang lebih luas

bisnis startup
Startup memiliki potensi pasar yang lebih luas dibandingkan usaha konvesional, (Ilustrasi/Shutterstock).

Masih ada hubungannya sedikit dengan lokasi, modal utama tadi yang memanfaatkan teknologi internet membuat bisnis kamu gak lagi terbatas lagi oleh jarak. Sehingga orang di manapun, di seluruh dunia dapat melihat etalase produk kamu yang dijual.

Lain cerita kalau kamu memilih usaha konvensional yang bertumpu di satu lokasi aja, pangsa pasar lebih terbatas lantaran letak geografisnya gak mencangkup seluruh wilayah.

Bisa aja sih kamu memasarkan produk itu melalui media sosial tapi biaya yang dikeluarkan udah pasti bertambah dan menjadi kurang efisien.

Baca juga: Kaum Difabel Gak Perlu Minder Lagi, Startup Ini Siap Bantu Kamu Cari Kerja

3. Startup memerlukan modal yang relatif lebih rendah

bisnis startup
Startup memerlukan modal yang relatif lebih rendah, (Ilustrasi/Shutterstock).

Karena gak perlu mengeluarkan biaya yang banyak pada beberapa keperluan seperti sewa tempat, belanja barang fisik dan sumber daya manusianya bikin modal usaha relatif rendah.

Kadang kita sering mendengar kalau salah satu kendala seseorang sulit buat membuka usaha adalah keterbatasan modal. Namun, hal itu kini udah bisa sedikit teratasi dengan munculnya model perusahaan rintisan.

4. Ilmu startup bisa kamu temukan di mana-mana

bisnis startup
Ilmu startup kamu bisa pelajari di mana aja dan kapan aja, bisa diakses dengan mudah, (Ilustrasi/Shutterstock).

Seiring semakin menjamurnya perusahaan rintisan yang sukses di seluruh dunia, banyak juga para pengusaha membagikan pengalaman dan ilmunya dalam membangun sebuah usaha ini.

Hal tersebut bisa kamu dapatkan dari berbagai macam sumber seperti media sosial, Youtube bahkan portal berita. Dan yang lebih enaknya lagi semua itu bisa kamu dapatkan secara gratis!

Pengalaman kayak gini mungkin sulit didapatkan ketika dunia startup belum berkembang 5 sampai 10 tahun yang lalu.

5. Bisnis ini bisa menyelesaikan masalah di masyarakat

bisnis startup
Bisnis ini bisa menyelesaikan masalah di masyarakat, (Ilustrasi/Shutterstock).

Setiap orang pasti pengin membantu masalah yang dihadapi oleh orang lain. Hanya aja keterbatasan waktu serta kemampuan kadang bikin kita sulit mewujudkannya.

Melalui usaha rintisan kamu bisa melakukan hal tersebut tanpa sulit-sulit lagi meluangkan waktu serta tenaga. Sebab apa yang kita bisniskan udah membantu mengatasi permasalahan banyak orang.

Contohnya seperti Traveloka yang membantu orang yang pengin liburan murah dan Tokopedia yang menolong masyarakat buat mencari kebutuhan tanpa harus pergi ke toko retail.

Hal kecil seperti itu tanpa kita sadari udah membantu mengatasi masalah yang ada di masyarakat selama ini lho.

6. Merubah pandangan orang terhadap suatu hal sepele

bisnis startup
Bisnis ini merubah pandangan orang terhadap suatu hal sepele, (Ilustrasi/Shutterstock).

Lewat kreativitas dan invovasi yang kamu miliki bisa mengubah hal kecil. Tadinya gak diperhitungkan oleh orang-orang, namun menjadi sesuatu yang bikin masyarakat bergantung padanya.

Salah satu contoh konkritnya adalah ojek. Sebelum adanya Go-Jek, transportasi yang satu ini dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Tetapi hari ini ada ratusan ribu bahkan jutaan orang Indonesia yang bergantung olehnya, hebat bukan?

Nah, itu dia 6 keuntungan kamu memulai bisnis startup dibandingkan dengan bisnis konvensional yang gak memanfaatkan teknologi. Jadi tunggu apalagi buat memulai usaha rintisan, siapa tahu perusahaan kamu bisa jadi Unicorn selanjutnya di Tanah Air. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1