Bawa Ganja Senilai Rp 18 Miliar di Jet Pribadi, Bos Anak Usaha Coca Cola Ditangkap

4 menit
bos coca cola
David Alkiviades. (Instagram/@alidavid)

Mengejutkan, seorang miliuner pemegang saham Coca Cola, Alkiviades “Alki” David, ditangkap di St Kitts and Nevis, Karibia. Dilansir dari Vice, David kedapatan membawa 5 ribu tanaman ganja dalam jet pribadi.  Kalau dijual, harga tanaman-tanaman ganja tersebut mencapai Rp 18 miliar!

Media asing memang menyebut David sebagai seorang bos Coca Cola, namun sejatinya David bukanlah bagian dari keturunan keluarga pendiri brand minuman ini.

Pria asal Yunani ini adalah pemilik perusahaan anak perusahaan minuman bersoda ini, yaitu Coca Cola Hellenic Bottling Company. Perusahaan asal Yunani itu didirikan tahun 1969 di Athena, dengan nama Hellenic Bottle Company S.A, namun di tahun 2000 perusahaan minuman Coca Cola mengakuisisinya.

Di tahun 2008, Leventis-David Group menguasai mayoritas saham dari Coca Cola Hellenic Bottling Company yang telah punya pabrik minuman di 28 negara. Bisa dibilang, perusahaan ini punya fundamental yang bagus lho, sahamnya saja aktif diperdagangkan di Bursa Saham London.

Ingin tahu seputar fakta-fakta miliuner yang kerap diwarnai kontroversi ini? Simak ulasannya yuk.

Baca juga: Tanpa Sadar 10 Perusahaan Ini Bikin Kamu Ketergantungan pada Produk-produknya

1. Coca Cola bukan yang pertama, David memulai bisnis di dunia hiburan

bos coca cola
Laman surat kabar yang memberitakan seputar penangkapan David. (Instagram/@alkidavid)

Bisa dibilang, David adalah seorang yang lahir dari keluarga pengusaha. Saat ini, dia pun menjadi pewaris dari bisnis keluarganya yang sudah malang melintang.

Keluarganya mengelola usaha di bidang trading dan logistik. Namun saat ini, usaha mereka sudah merambah ke berbagai sektor, sebut saja seperti manufaktur, pabrik botol, hingga properti.

Namun bisnis pertama yang dimulai David pada tahun 1998 justru jauh dari hal yang berbau pabrik. Dia justru mendirikan agensi model bernama Independents Model.

Kemudian, di tahun 2006, dia meluncurkan sebuah aplikasi streaming film bernama FilmOn bersama Elliott Kastner.

Baca juga: Makan di Restoran Cepat Saji, Begini Gaya Orang Terkaya Dunia Santap Junk Food

2. Aktor sekaligus sutradara

bos coca cola
Pernah jadi aktor, pernah pula jadi sutradara. (Instagram/@alkidavid)

Selain aktif di dunia bisnis, ternyata David juga merupakan seorang aktor lho. Dia sudah tampil di berbagai film dan serial televisi yang mungkin sudah pernah kamu tonton.

Sebut saja seperti The Bank Job, dia memerankan karakter mekanik Siprus yang bernama Bambos. Lalu di serial drama Inggris, Waking the Dead, di mana dia memerankan karakter Coban.

Kurang lebih ada 14 film yang dia bintangi deh. Tapi mungkin, film-film itu gak terlalu populer di sini.

Dan uniknya, selain jadi aktor dia juga sering nyambi jadi sutradara atau editor. Multitasking juga ya ternyata.

Baca juga: Mengintip 10 Iklan Televisi Termahal Sepanjang Masa, Mana yang Paling Keren?

3. Punya Hologram USA

bos coca cola
Punya bisnis Hologram USA namanya. (Instagram/@alkidavid)

Gak cuma pernah main film dan jadi sutradara, pemegang saham Coca Cola ini juga ternyata memiliki bisnis lain bernama Hologram USA. Selain berfungsi sebagai teater, tempat ini pun sering dijadikan tempat pertunjukan musik besar di Amerika.

Sebut saja seperti konser Mariah Carey, Tupac Shakur, atau event-event red carpet Hollywood lain.

4. Sering memicu kontroversi

bos coca cola
Doyan picu kontroversi. (Instagram/@alkidavid)

Secara personal, David ternyata memiliki sifat yang kurang baik dan tergolong menjengkelkan. Kebiasaan buruk itu pun kerap dilakukan di tempat-tempat kerja.

Hologram USA sendiri telah menerima banyak gugatan yang disebabkan karena perilaku David. Sebut saja seperti tindakan pelecehan seksual terhadap mantan karyawan, penyewaan jasa penari bugil, hingga penyebaran foto-foto cabul di lingkungan kerja.

Si penggugat pun berhasil menerima tuntutan ganti rugi sebesar US$ 11 juta atau Rp 159 miliar dari kasus ini. Parah juga ya, lama-lama bisa bangkrut aja tuh bisnisnya.

5. Mengantongi kekayaan Rp 40 triliun

bos coca cola
Tajir melintirrr. (Instagram/@alkidavid)

Walaupun sering terlibat tindakan kontroversi, David tetap saja menjadi seorang dengan harta berlimpah. Total kekayaannya mencapai US$ 2,8 miliar atau setara dengan Rp 40 triliun!

Ya iyalah, wong Coca Cola Hellenic Bottling Company itu adalah salah satu dari tiga manufaktur botol terbesar di dunia. Bukan cuma brand Coca Cola saja yang botolnya diproduksi di sini, melainkan ada Fanta, Nestea, Pulpy Lemon, Schweppes, Powerade dan lainnya. Pokoknya minuman-minuman non-alkohol.

Di tahun 2018, mereka berhasil mencetak laba sebesar 6.657, 1 juta Euro atau Rp 107 triliunan. Leventis-David Group menguasai 23 persen saham perusahaan ini, sementara itu The Coca-Cola Company memiliki 22,9 persennya.

Itulah sekilas fakta Alki David, miliuner yang kerap didera kontroversi. Yang jelas, pria ini memang ditangkap karena mencoba melarikan diri dari St Kitts and Nevis. Alhasil dia dibebaskan setelah bayar denda Rp 4,3 miliar.

Meski demikian David dikabarkan akan muncul di pengadilan pada 23 September 2019. Kita lihat saja gimana hasilnya, bisa saja dampaknya signifikan ke saham perusahaannya. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Pensiunan jurnalis, praktisi humas, dan seseorang sempat aktif di dunia beladiri campuran. Sekarang telah menjadi perencana keuangan yang sangat antusias dengan hal-hal yang berkaitan dengan pasar modal.