Ini Cara Mudah Meminta Surat Rujukan BPJS Kesehatan dari Faskes ke Rumah Sakit

4 menit
Kartu BPJS Kesehatan (Shutterstock)

BPJS Kesehatan kini menjadi salah satu program pemerintah yang diandalkan oleh banyak orang dari berbagai kalangan. Mengapa?

Pasalnya dengan mengandalkan kartu BPJS, kamu dapat berobat ke dokter tanpa perlu mengeluarkan uang sedikit pun alias gratis.

Selain itu, saat ini setiap perusahaan juga sudah mengurusi BPJS Kesehatan. Jadi, kamu juga udah gak perlu ribet lagi dan tinggal memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan. Enak banget kan? Hal itulah yang membuat banyak orang sangat mengandalkan kartu sakti yang satu ini.

Meski begitu, kamu tetap harus mengeluarkan bujet untuk membayar iuran setiap bulan. Tapi, nominal tersebut tentu aja gak seberapa dibanding dengan manfaat yang kamu dapatkan.

Baca juga: Di Bawah Rp 100 Ribuan! Ini Perlengkapan Traveling yang Wajib Kamu Miliki

Memang berapa sih biaya iuran yang harus dikeluarkan setiap bulan?

BPJS Kesehatan
Bayar iuran asuransi kesehatan (Shutterstock).

Seperti yang dikutip dari situs resmi BPJS Kesehatan, segini iuran BPJS yang terbagi menjadi tiga kelas, yaitu:

  • Kelas III, biaya iuran per bulan sebesar Rp 25.500
  • Kelas II, biaya iuran per bulan sebesar Rp 51.000
  • Kelas I, biaya iuran per bulan sebesar Rp 80.000

Walaupun berbeda-beda, tapi untuk pelayanannya sama aja kok. Karena yang membedakan hanya jenis ruang perawatan saat kamu harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Sedangkan untuk obat-obatan yang diberikan tidak memiliki perbedaan.

Ya, siapa sih orang yang ingin sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Tapi, jika memang harus demikian, kamu tentu gak perlu ketar-ketir memikirkan biaya perawatan yang meledak. Pasalnya, semua biaya akan ditanggung oleh pihak BPJS.

Akan tetapi, untuk mendapatkan fasilitas tersebut. Tentu gak bisa sembarangan lho. Jadi, kamu gak bisa tuh langsung berobat ke rumah sakit yang kamu inginkan. Melainkan harus datang ke faskes tingkat 1 dahulu.

Apa sih faskes tingkat 1 itu?

BPJS Kesehatan
Asuransi kesehatan (Ilustrasi by Shutterstock).

Ya, faskes tingkat 1 atau Fasilitas Kesehatan tingkat pertama (FKTP) merupakan fasilitas kesehatan yang meliputi klinik, puskesmas maupun dokter pribadi yang sudah bekerja sama dengan pihak BPJS.

Faskes itu umumnya dipilih oleh peserta BPJS saat mereka mengajukan pendaftaran BPJS Kesehatan pertama kalinya. Jadi, para peserta BPJS yang pengin berobat jalan gratis dari BPJS harus mengunjungi klinik yang sudah dipilih sebagai faskes tingkat 1 pilihannya.

Nah, kalau kamu ingin berobat ke rumah sakit. Maka kamu harus mendapatkan surat pengantar alias surat rujukan dulu dari faskes.

Baca juga: Bingung Mau Kemana Saat Libur Panjang Pemilu dan Jumat Agung? Lakukan Kegiatan Ini Aja

Lalu, gimana cara meminta surat rujukan?

BPJS Kesehatan
Surat rujukan (Ilustrasi by Shutterstock).

Meskipun kamu diharuskan untuk berobat ke faskes tingkat 1. Tapi bukan berarti kamu gak bisa lho mendapatkan pengobatan dari rumah sakit.

Namun, tetap saja gak bisa sembarangan. Karena ada beberapa persyaratan yang sudah ditentukan oleh BPJS hingga akhirnya peserta BPJS bisa berobat ke rumah sakit. Apa saja? Simak di sini yuk:

Ada dua kondisi di mana peserta bisa mendapatkan perawatan di rumah sakit, seperti:

  • Dalam kondisi darurat, peserta bisa langsung datang ke IGD rumah sakit tanpa harus mengunjungi faskes tingkat 1 terlebih dahulu.
  • Sementara untuk pasien non gawat darurat, maka diharuskan untuk berobat ke faskes. Jika dinilai pasien harus dirujuk ke rumah sakit. Umumnya pasien akan diberi lembar rujukan yang berisi data pasien, nama rumah sakit dan juga poli rumah sakit dimana pasien harus melakukan pengobatan.

Untuk mendapatkan surat rujukan tersebut, pasien tidak bisa meminta langsung atau membuatnya atas permintaan sendiri, maupun dibuat secara online. Karena pihak dokter lah yang akan menentukan apakah peserta BPJS harus dirujuk ke rumah sakit atau tidak.

Surat rujukan BPJS ke rumah sakit, biasanya akan dikeluarkan oleh faskes apabila kondisi pasien tidak memungkinkan untuk ditangani oleh faskes. Dokter biasanya akan langsung menerbitkan rujukan tanpa harus diminta.

Namun jika kondisi pasien bisa ditangani, pasien akan diminta untuk melakukan rawat jalan di faskes tingkat 1 sampai pasien sembuh.

Hal tersebut juga berlaku untuk pasien yang sebelumnya sudah mendapatkan surat rujukan dari faskes. Jadi, jika sewaktu-waktu penyakitnya kambuh, jangan nekat langsung datang ke rumah sakit dengan membawa surat rujukan yang sebelumnya, karena kemungkinan besar akan ditolak. Pasien dapat meminta langsung surat rujukan ke petugas faskes.

Bagaimana cara berobat ke rumah sakit dengan surat rujukan?

BPJS Kesehatan
Pergi ke rumah sakit dengan BPJS (Ilustrasi by Shutterstock).

Jika kamu sudah mendapatkan surat rujukan berobat ke rumah sakit dari faskes. Ada beberapa dokumen yang harus kamu persiapkan untuk bisa mendapatkan pengobatan gratis, yaitu:

  • Surat rujukan dari faskes 1.
  • Fotokopi dan asli KTP.
  • Fotokopi asli Kartu KIS atau Kartu BPJS.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).

Sediakan fotokopi untuk masing masing dokumen minimal dua lembar, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Ingin Liburan Nyaman Menenangkan Tanpa Diganggu Pekerjaan, Ikuti 5 Cara Ini

Setelah itu, kamu tinggal mengikuti langkah-langkah yang diberikan oleh petugas rumah sakit. Sedikit informasi, kalau kamu baru bisa menikmati layanan berobat gratis jika kartu BPJS aktif. Jika kartu kamu dalam kondisi nonaktif, sebaiknya segera lakukan semua tunggakan dan mengaktifkan kartu BPJS.

Gimana, mudah banget kan berobat hanya dengan mengandalkan kartu BPJS Kesehatan? (Editor: Winda Destiana Putri).

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!