Bujet Pas-Pasan Bukan Berarti Gak Bisa Liburan. Coba 4 Destinasi Ini

4 menit
gak bisa liburan

Indonesia adalah surganya destinasi wisata. Dari ujung timur sampai barat, ada saja lokasi yang enak buat dijadikan pelesiran.

Wisata sejarah ada, gunung banyak, pantai apa lagi. Mau seumur hidup mendatangi destinasi wisata itu satu-satu pun mungkin gak cukup waktunya saking banyaknya.

Namun orang gak hanya ngeluh soal waktu ketika akan merencanakan wisata. Yang juga sering dijadikan alasan untuk menunda liburan adalah doku alias duit.

Padahal, selain banyak, destinasi wisata di Indonesia murah-murah. Tentunya kita gak sedang bicara tentang Bunaken atau Raja Ampat ya.

[Baca: Sekali Traveling Tapi Berkualitas atau Sering Tapi Seadanya?]

Memang, mahal-murahnya ongkos wisata itu relatif. Tapi secara umum, berwisata ke daerah-daerah cantik itu cukup menguras kantong, terlebih jika daerah asalnya jauh.

Namun jangan khawatir. Mau mengunjungi sederet destinasi wisata di Indonesia dengan modal pas-pasan masih bisa kok. Termasuk bagi yang tinggal di Jakarta.

Berikut ini 4 destinasi wisata yang terkenal murah, cocok untuk meredakan stres buat penghuni ibu kota yang lagi berjuang mempertebal dompet.

1. Yogyakarta

gak bisa liburan
Jogja itu luas lho, sudah pernah menjelajahi Jogja belum? (Jl. Malioboro / anekatempatwisata)

Sugeng rawuh dumateng Ngayogyokarto. Begitu sapaan selamat datang ke Yogyakarta dalam bahasa Jawa. Provinsi ini adalah gudangnya kampus.

Tahu dong apa artinya. Yup, harga-harga produk dari makanan sampai pakaian pun kelas mahasiswa. Di sekitar Malioboro, banyak hotel berharga miring tapi fasilitas oke.

Mau makan, Rp 10 ribu sudah bisa kenyang di angkringan. Dapat nasi, lauk, plus es teh manis. Lokasi yang bisa dikunjungi antara lain:

– Pantai Parangtritis, Depok, Parangkusumo di Bantul
– Pantai Indrayanti, Sundak, Samas, Baron, Kukup, Krakal di Gunungkidul
– Gua Pindul, Jomblang, Kalisuci di Gunungkidul
– Candi Prambanan di Kalasan
– Candi Borobudur di Magelang
– Malioboro, Taman Pintar, Keraton, di pusat Kota Yogyakarta

Harga tiket masuk lokasi wisata itu antara Rp 2.000-30.000. Kalau mau lebih hemat, bisa cari agen travel yang menawarkan paket wisata sekaligus.

Dari Jakarta, bisa naik bus, kereta, atau pesawat. Disarankan naik kereta ekonomi seperti Bengawan atau Progo biar gak kena macet tapi murah, sekitar Rp 60-125 ribu.

[Baca: Mau Liburan Ke Jogja? Simak Nih Daftar 10 Hotel Bujet Rp 200 Ribu dengan Wi-FI di Jogja]

2. Malang

Kota di Jawa Timur ini lokasinya sangat strategis. Mau ke Batu, dekat. Ke Bromo atau Semeru juga begitu. Mau ke pantai juga ada banyak pilihan.

gak bisa liburan
Buat yang suka gunung, yuk jalan-jalan ke Bromo (Gunung Bromo / badrulmozila)

Urusan makan, gampang. Di warteg Malang, nasi, sayur, plus telur cuma Rp 5.000-6.000. Mau tambah es teh, siapkan Rp 2.000-3.000.

Atau mau cari makanan khasnya, tahu tek cuma Rp 8.000. Sate Malang komplet, paling Rp 15 ribu.

Di sekitar alun-alun banyak pilihan hotel murah di Malang. Lokasinya pas di tengah kota lagi. Destinasi wisata yang bisa didatangi:

– Jatim Park 1 dan 2
– Batu Night Spectacular
– Museum Angkut
– Gunung Semeru dan Bromo
– Pantai Balekambang dan Goa Cina
– Selecta

Harga tiket termahal paling di Jatim Park, karena ada wahana seperti di Dufan. Sisanya, ramah di kantong. Biar lebih irit, datang pakai kereta Matarmaja yang harga tiketnya Rp 100 ribuan.

3. Bogor

Gak perlu jauh-jauh dari ibu kota. Di Bogor, sejumlah atraksi wisata bisa dicoba. Bahkan gak perlu nginep untuk bisa having fun melepas penat.

gak bisa liburan
Buat yang tinggal di Jakarta, jalan-jalan aja ke Bogor. Gak perlu nginep, jajanan enak-enak terus udaranya juga segar (Istana Bogor / destinasian)

Soal makan bisa dibikin super duper irit kalau mau bawa bekal dari rumah. Cocok nih buat yang mau liburan sekeluarga.

Tapi kalau mau jajan di sana pun gak sampai merogoh kantong dalam-dalam kok. Makan Rp 7.000 kenyang di warteg juga masih bisa, tapi dengan teh tawar. Warung Padang Rp 8.000 juga masih bisa ditemukan di Bogor.

Destinasi wisata yang bisa dikunjungi:

– Puncak
– Kebun Raya
– Istana Bogor
– Prasasti Batutulis
– Museum PETA
– Curug Cibaliung
– Wisata kuliner

Mau ke Bogor dari Jakarta bisa pakai KRL, lalu sambung pakai angkot. Tapi kalau mau yang lebih praktis sih mending kendaraan sendiri, atau rental mobil bila mau sekeluarga.

[Baca: Lihat Manisnya Bisnis Rental Mobil ala Si Cermat]

4. Kebumen

Destinasi wisata ini termasuk gak mainstream. Coba, tahu gak di mana lokasi Kebumen? Jawa Barat? Yak, betul….betul….ngawur.

Kebumen ada di Jawa Tengah, dekat dengan Yogyakarta. Apa-apa di sini murah, lho. Punya duit Rp 250 juta sudah bisa dapet rumah baru dengan luas tanah 90 m2. Bisa buat investasi.

gak bisa liburan
Jangan salah, kuliner di Kebumen itu enak-enak dan murah-murah. Ayok lah. Kamu juga bisa lihat benteng bersejarah ini sambil selfie-selfie(Benteng Van der Wijck / spadepicnic)

[Baca: Jangan Ragu Berinvestasi, Ini Investasi yang Menguntungkan Walau Bukan Investor]

Kulinernya pun lezat dan murah meriah. Cobain deh sate ambal, harganya Rp 8.000-10.000.  Ada pula soto Tamanwinangun. Porsinya besar, pakai daging entok, harganya Rp 10.000 saja.

Penginapan berharga terjangkau juga banyak pilihannya di sini. Bahkan pemerintah kabupatennya sudah menyediakan data alamat plus nomor telepon hotel di Kebumen.

Destinasi wisata yang bisa didatangi:

– Pantai Ayah
– Pantai Karangbolong
– Goa Barat
-Curug Silancur
– Benteng Van der Wijck
– Goa Jatijajar

Mau ke Kebumen, sama seperti sebelumnya, naik kereta aja. Naik yang jurusan Solo atau Yogyakarta, nanti bisa turun di Stasiun Kebumen.

Gimana, sudah terbayang bagaimana destinasi wisata di 4 daerah di atas? Lokasinya masih di Pulau Jawa, mengingat bujet jadi pertimbangan utama.

Meski murah, pengalaman wisata di daerah-daerah tersebut tetap bisa mengesankan. Siap liburan? Yuk, susun dulu bujetnya biar gak kebobolan di tengah jalan.

[Baca: Menyusun Liburan Sendiri atau Pakai Travel Agent, Mana yang Lebih Menguntungkan]

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.