Kisah Sukses Sugimin, Pengusaha Warung yang Untung 25% Berkat Teknologi

2 menit
buka warung
Sugimin, pengusaha kelontong yang cuan 25% buka warung (Dok Tokopedia)

Buka warung dan mendapat penghasilan naik hingga 25 persen? Mau gak? Masa gak mau sih!

Adalah Sugimin, seorang pemilik warung di wilayah Bekasi, Jawa Barat, yang mengaku cuan yang diterimanya dari buka warung telah naik 25 persen. Angka tersebut lumayan besar untuk sebuah usaha warung kelontong. 

Sugimin mengaku, warungnya memang diserbu masyarakat belakangan ini. Kok bisa, gimana caranya? 

1. Gak cuma jual barang kebutuhan sehari-hari

Buka warung
Gak cuma jual barang kebutuhan sehari-hari (MoneySmart/Aulia Akbar)

Pada awal buka warung, Sugimin memang punya dua jenis usaha. Jual perlengkapan sehari-hari, dan jualan pulsa. Bisnis ini sudah bertahan hingga tiga tahun lho!

Alhasil, dia bertemu dengan perwakilan Tokopedia dan meng-install aplikasi Mitra Tokopedia. 

“Penghasilan itu naik 25 persen dari sebelumnya. Semuanya jadi mudah ketika ada Mitra Tokopedia ini,” ungkap Sugimin dalam Group Discussion yang diselenggarakan di kantor Tokopedia, belum lama ini.

Mudah yang dimaksud ialah dari sisi jualan pulsa, dan menjadi pos pembayaran untuk berbagai layanan seperti BPJS, token listri, tagihan, dan lainnya.

“Penjualan pulsa atau pembelian token listrik untuk warga kampung itu cukup tinggi. Di sekitar tempat saya tinggal, banyak yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga. Mereka membeli pulsa untuk kerabatnya di kampung atau membayar token listrik untuk rumah mereka di luar kota,” jelasnya. 

Untuk memudahkan proses ini, Sugimin rela menyiapkan modal printer bluetooth. Itu dilakukan agar bukti pembayaran bisa diverivikasi langsung.

Baca juga: Jualan Emas Digital, Bukalapak dan Tokopedia Gak Perlu Izin Pemerintah

2. Jual pulsa pakai aplikasi Mitra Tokopedia

Jual pulsa pakai aplikasi Mitra Tokopedia (Dok Tokopedia)

Sugimin mengatakan, aplikasi Mitra Tokopedia sangat user friendly bagi para mitra. AVP New Retail of New Retail Tokopedia, Adi Putra, mengatakan dalam melakukan pengembangan aplikasi, Tokopedia memang cukup inovatif.

“Kita men-develop produk kita dengan turun ke lapangan, dan mengajak pemilik toko melakukan demo aplikasi dari UI UX-nya. Fokus ke konsumen adalah DNA dari Tokopedia. Kita harus menciptakan produk yang terbaik bagi mitra kami,” ujar Adi Putra.

Khusus buat yang mau buka warung, aplikasi Mitra Tokopedia juga diklaim sangat praktis ketimbang aplikasi lain, dan memang canggih. 

Pulsanya mudah masuk, dan hanya dengan mengetik nomor ponsel saja, providernya sudah bisa dideteksi. Selain itu, harga yang ditawarkan aplikasi tersebut lebih murah. 

Itulah sekilas cerita sukses Pak Sugimin dan warung kelontongnya. Mau sukses seperti Pak Sugimin? Terapkan saja teknologi! (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.