Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 428 Kuadriliun! Ini 7 Bursa Saham Terbesar di Dunia

4 menit
bursa saham
Ilustrasi bursa saham. (Shutterstock)

Untuk para investor, bursa saham menjadi salah satu hal yang paling penting dalam mencari keuntungan. Segala bentuk transaksi perdagangan bisa dipantau di tempat ini secara real time. Selain itu, bagi para pengusaha yang pengin mengembangkan usahanya bisa mendapatkan modal yang lumayan banyak jika melakukan IPO alias me-listing perusahaannya di bursa.

Di Indonesia sendiri, kita mengenal Bursa Efek Indonesia yang menyelenggarakan aktivitas perdagangan saham berskala nasional selama ini.

Semenjak BEI didirikan pada tahun 1912 oleh pemerintahan Hindia Belanda, sudah ada lebih dari 600 perusahaan yang menjejakkan kakinya di lantai bursa. 

Hampir semua negara di dunia memiliki bursa sahamnya sendiri-sendiri. Tapi dari sekian banyak kira-kira mana ya yang memiliki nilai kapitalisasi terbesar? Langsung aja yuk kita cek daftarnya berikut ini.

Baca juga: Perbedaan Indeks Saham Amerika Serikat antara Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq

7. Bursa saham London – Rp 54 kuadriliun

bursa saham london
London Stock Exchange.(Shutterstock)

Mengutip dari Largest, di urutan paling buncit ada London Stock Exchange yang udah berdiri semenjak tahun 1698 atau berumur lebih dari 320 tahun. Ini menjadikan LSE menjadi salah satu yang tertua di dunia. 

Di lembaga ini terdapat paling gak 2.600 perusahaan dari 60 negara yang tercatat secara resmi dalam sesi perdagangan setiap harinya.

Untuk nilai kapitalisasinya sendiri menyentuh angka US$ 3,8 triliun atau setara Rp 54 kuadriliun.

Baca juga: Selain Facebook, Media Sosial Ini Bisa Dikoleksi Juga Lho Saham-Sahamnya

6. Hong Kong Stock Exchange – Rp 61 kuadriliun

bursa saham hong kong
Hong Kong Stock Exchange. (Shutterstock)

Selanjutnya, dari kawasan Asia, ada Hong Kong Stock Exchange yang udah berdiri dari tahun 1891 dan menjadikannya salah satu yang tertua di Asia. 

Ini gak lepas dari peran ekonomi Hong Kong yang sangat besar di Asia bersama dengan Jepang, China dan Korea Selatan saat ini. Bahkan, pada Oktober 2017, gedung bursa ditutup karena seluruh perdagangan dilakukan secara elektronik dan nyaris tidak ada transaksi fisik sama sekali.

Kapitalisasi Hong Kong Stock Exchange sendiri menduduki posisi keenam di dunia dengan nilai US$ 4,3 triliun atau sebesar Rp 61 kuadriliun.

Baca juga: 4 Saham Perusahaan Milik Para Wong Solo yang Sukses Melantai di Bursa Saham

5. Euronext – Rp 65 kuadriliun

bursa saham euronext
Euronext Stock Exchange. (Shutterstock)

Gak hanya sebuah negara yang bisa mendirikan bursa saham, sebuah organisasi regional besar seperti Uni Eropa pun bisa mendirikan pasar tersendiri. Euronext sendiri didirikan pada tahun 2000 yang lalu di kota Amsterdam, Belanda.

Euronext terdiri dari beberapa gabungan bursa seperti London, Paris, Brussels, Amsterdam dan Lisbon. Modal utama yang bisa membuat Uni Eropa mampu mendirikan perdagangan saham adalah mata uang sendiri serta zona ekonomi eksklusif yang udah berjalan selama puluhan tahun.

Nilai kapitalisasinya sendiri ditaksir sebesar US$4,6 triliun atau setara Rp 65 kuadriliun.

4. Shanghai Stock Exchange – Rp 78 kuadriliun

bursa saham shanghai
Shanghai Stock Exchange. (Shutterstock)

Kembali lagi ke Asia, ada negeri Tirai Bambu China yang punya Shanghai Stock Exchange. Berdiri pada tahun 1990, bursa saham ini adalah yang terbesar kedua di Asia.

Gak hanya perusahaan domestik yang memperdagangkan sahamnya di sana, tapi juga terdapat beberapa perusahaan asing yang mencoba peruntungannya mendapatkan modal dari para investor lokal China.

Diperkirakan nilai kapitalisasi dari Shanghai Stock Exchange mencapai US$ 5,5 triliun atau setara Rp 78 kuadriliun.

3. Tokyo Stock Exchange – Rp 79 kuadriliun

bursa saham tokyo
Tokyo Stock Exchange. (Shutterstock)

Duduk di posisi ketiga ada Tokyo Stock Exchange yang menjadi sentral perdagangan saham di kawasan Jepang. Berdiri dari tahun 1878, bursa ini jadi salah satu yang tertua di Asia. 

Biasa disebut dengan Nikkei, Tokyo Stock Exchange adalah bursa saham terbesar nomor 1 di benua Asia mengalahkan China dan Hong Kong. Pendirian bursa ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memasukkan pengaruh perekonomian barat ke kekaisaran Jepang. 

Nikkei sendiri memiliki nilai kapitalisasi mencapai US$ 5,6 triliun atau sebesar Rp 79 kuadriliun.

2. Nasdaq – Rp 156 kuadriliun

bursa saham nasdaq
Nasdaq. (Shutterstock)

Pasti kamu sering mendengar bursa saham yang satu ini, kan? Nasdaq sendiri didirikan pada tahun 1971 di kota New York, Amerika Serikat. 

Tempat perdagangan ini sendiri dimiliki oleh sebuah perusahaan bernama Nasdaq Nordiq atau dikenal dengan OMX yang bergerak di bidang finansial. Salah satu perbedaan yang paling mencolok dibandingkan lantai bursa lainnya ialah mereka berfokus di saham perusahaan teknologi.

Nilai kapitalisasi pasar dari Nasdaq sendiri menyentuh nominal US$ 11 triliunan atau setara Rp 156 kuadriliun.

1. New York Stock Exchange – Rp 428 kuadriliun

bursa saham new york
New York Stock Exchange. (Shutterstock)

Yang duduk di posisi puncak ada New York Stock Exchange yang udah berdiri semenjak tahun 1792.

NYSE hampir menguasai 40 persen pasar saham dunia dengan nilai kapitalisasi mencapai US$ 30 triliun atau sebanyak Rp 428 kuadriliun. Kalau kamu penggemar klub Manchester United maka bisa membeli sahamnya disini. Tertarik untuk membelinya?

Nah itulah 7 bursa saham terbesar yang ada di dunia saat ini. Kira-kira kapan ya Bursa Efek Indonesia bisa bertengger di daftar tersebut? (Editor: Ruben Setiawan)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1