Ini Calon Ibukota Negara Baru Indonesia, Penduduknya Cuma 1,5 Juta Jiwa

2 menit
Ilustrasi Ibukota Baru Indonesia (Shutterstock)
Ilustrasi Ibukota Baru Indonesia (Shutterstock)

Rencana pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke luar Jawa terus mencuat dan menjadi isu panas. 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemindahan Ibu Kota masih dalam pengkajian pemerintah dalam menentukan lokasi yang dipilih.

Akan tetapi, Bambang mengatakan, lokasi Ibu Kota baru nantinya akan lebih kecik dibandingkan Jakarta dan tidak akan bersaing dengan Jakarta.

“Saya tekankan ibu kota baru nanti, kalau diputuskan akan dibuat tidak didesain untuk menyaingi Jakarta, tidak didesain untuk sebesar Jakarta,” kata Bambang di Jakarta.

Adapun, Bambang mengungkapkan, terdapat skenario bagi Ibu Kota Negara baru yakni akan didesain tidak lebih dihuni oleh 900 ribu hingga 1,5 juta penduduk.

“Ibu kota baru ini tidak harus menjadi kota besar,” ujarnya.

Dirinya menekankan, Ibu Kota baru nantinya akan menjadi pusat pemerintahan dan pusat bisnis dan keuangan akan tetap terpusat di Jakarta seperti saat ini.

Lembaga keuangan seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan tetap berada di Jakarta.

“Ide jakarta sebagai pusat bisnis. Tetapi pemerintahan ditambah kedutaan, eksekutif, legislatif, yudikatif, tentunya akan berada di ibu kota baru,” kata Bambang.

Tiga Alternatif Pemindahan Ibu Kota

Bambang menegaskan, saat ini pemerintah belum memutuskan lokasi tepatnya. Hanya saja masih terpaku pada tiga alternatif Ibukota baru saat rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo pekan lalu.

Pertama dengan membuat distrik pemerintahan di sekitar Monas, Jakarta Pusat.

Kemudian, alternatif kedua memindahkan ibu kota ke wilayah yang tidak jauh dengan Jakarta, dan, alternatif ketiga adalah memindahkan ibu kota ke wilayah baru.

“Memang dalam ratas Pak Presiden menegaskan bahwa kita tidak hanya bicara ibu kota baru kita bicara pembangunan wilayah, sehingga alternatif tiga yang dipilih. Karena bisa membantu mengurangi kesenjangan antara Jawa dan luar Jawa,” pungkas Bambang.

Ibukota Baru Indonesia sendiri rencananya akan berada di luar Jawa. Kalimantan dan Sulawesi mencuat sebagai kandidat utama, namun semuanya masih sebatas wacana. Pemindahan juga diyakini bakal membutuhkan waktu dan biaya yang sangat lama dan besar.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

 

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.